
Bola.net - Pembalap Aprilia Racing MotoGP, Jorge Martin, mengaku selalu mensyukuri bantuan Marc Marquez saat ia menjalani pemulihan cedera bahu pada akhir 2025 lalu. Martin senang ada rasa hormat di antara mereka.
Sepanjang 2025, Martin mengalami berbagai cedera parah sehingga absen 14 seri. Salah satu cederanya yang terparah adalah retak tulang scaphoid tangan kiri yang ia dapatkan akibat kecelakaan pada awal musim.
Pada akhir musim 2025, rasa sakitnya kambuh. Martin pun menelepon Marquez, yang lalu merekomendasikan dr. Ignacio Roger de Ona, dokter yang menangani semua cederanya selama empat tahun terakhir di Rumah Sakit Internasional Ruber, Madrid.
Pilih Dokter yang Menurut Marc Marquez Terbaik

Dr. Roger de Ona pun menyarankan operasi kedua di scaphoid dan bahu kanan Martin, yang lalu dijalankan pada Desember 2025. Operasi ini melibatkan cangkok tulang panggul untuk memperbaiki scaphoid Martin.
Martin, yang kini telah pulih,sangat terbantu atas bantuan Marquez. "Saat saya ragu dan punya beberapa pilihan dokter bedah, dia memberi saya nasihat. Dia memberi tahu saya siapa yang menurutnya terbaik," ujarnya via Marca, Sabtu (18/4/2026).
"Saya akan selalu berterima kasih atas panggilan telepon itu. Jika ada rider yang menghubungi saya untuk minta nasihat medis, saya takkan merahasiakannya. Saya akan memberi tahu mereka pilihan terbaik. Rasa hormat di dalam dan luar trek selalu ada," lanjutnya.
Pelajaran Penting dari Musim 2025 yang Kelam
Martin juga mengaku memetik banyak pelajaran penting dari musim 2025 yang kelam. Ia pun mengaku akan berusaha untuk bekerja lebih tenang dalam menjaga kebugaran fisik dan mental, demi meraih hasil baik.
"Yang terpenting, nikmati momen, karena Anda tak tahu apakah pekan depan Anda akan jatuh atau vas bunga jatuh menimpa kepala Anda dan Anda masuk rumah sakit. Sangat penting untuk menikmati diri sendiri saat merasa baik," tuturnya.
"Selain itu, jangan berlebihan. Kadang, Anda harus terima finis keempat, dan itu yang terbaik yang bisa Anda lakukan. Dan di hari lain, Anda harus menang. Tak ambil risiko yang tak perlu adalah kuncinya" tutup Martin.
Sumber: Marca
Baca Juga:
- Tak Cuma Diskusi dengan Ducati, Nicolo Bulega Negosiasi Kontrak dengan Beberapa Tim MotoGP
- Charles Leclerc Masih Percaya Bisa Juarai Formula 1 Bareng Ferrari: Waktu Kami Akan Tiba!
- Bukan di MotoGP, 'Ducati Cup' Sesungguhnya Ada di WorldSBK: Rekor Mentereng Susah Dikejar Pabrikan Lain
- Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR