Bola.net - Pebalap Go & Fun Honda Gresini, Alvaro Bautista akhirnya angkat bicara untuk menanggapi kritikan tajam Valentino Rossi yang ia terima usai balap MotoGP Catalunya, Spanyol akhir pekan lalu.
Pada lap pertama, ban depan motor Bautista mengalami selip dan nyaris menabrak Rossi yang ada di depannya. Bautista pun terjatuh dan gagal finis. Untungnya, Rossi melepas rem dan melebar, hingga tak ikut terseret ke area gravel.
The Doctor pun kembali geram, mengingat keduanya bertabrakan dan sama-sama gagal finis di MotoGP Italia lalu. "Lagi-lagi ia melakukannya dengan saya. Saya rasa ini sangat bodoh. Ia melakukan teknik pengereman yang mustahil dilakukan. Manuvernya tak berguna, karena saya lebih cepat darinya. Jika bertemu pebalap terdepan, ia menjadi sedikit gila," ujar Rossi usai balap.
Bautista pun mengaku tak sengaja melakukannya dan berdalih bahwa kondisi lintasan merupakan salah satu faktor mengapa dirinya terjatuh. "Tentu saya tidak lebih senang daripada dia, karena saya gagal finis. Saya sangat berhati-hati saat melalui beberapa tikungan pertama. Saya mengerem dengan cara yang tidak berbeda dengan saat latihan, mungkin kondisi lintasan adalah masalahnya," ujarnya.
Pebalap Spanyol inipun menjelaskan kronologi peristiwa tersebut dari sudut pandangnya. "Saya mencoba bertahan di jalur dalam. Seperti biasa Vale juga tak mau tersalip, jadi ia bertahan di samping saya. Ia berada di sisi luar dan saya mencoba untuk tidak memotong jalurnya. Saya berusaha bertahan di garis balap saya sendiri karena tak ingin menabrak siapapun. Sayangnya, saya terjatuh," lanjutnya.
Meski berhasil finis keempat, Rossi dikabarkan meminta Badan Pengawas Balap MotoGP meninjau ulang gaya balap Bautista. Namun Bautista mengaku tak mau ambil pusing.
"Banyak pebalap yang telah mengalami insiden ini. Saya cukup dekat untuk menyalip Vale, dan pebalap yang paling kecewa adalah saya, dan bukan yang tidak terjatuh. Semua orang berhak mengatakan apa yang mereka pikirkan, namun saya hanya akan fokus menghadapi apa yang ada di lintasan. Itulah cara terbaik untuk 'bicara'," tutup Bautista. (mcn/kny)
Pada lap pertama, ban depan motor Bautista mengalami selip dan nyaris menabrak Rossi yang ada di depannya. Bautista pun terjatuh dan gagal finis. Untungnya, Rossi melepas rem dan melebar, hingga tak ikut terseret ke area gravel.
The Doctor pun kembali geram, mengingat keduanya bertabrakan dan sama-sama gagal finis di MotoGP Italia lalu. "Lagi-lagi ia melakukannya dengan saya. Saya rasa ini sangat bodoh. Ia melakukan teknik pengereman yang mustahil dilakukan. Manuvernya tak berguna, karena saya lebih cepat darinya. Jika bertemu pebalap terdepan, ia menjadi sedikit gila," ujar Rossi usai balap.
Bautista pun mengaku tak sengaja melakukannya dan berdalih bahwa kondisi lintasan merupakan salah satu faktor mengapa dirinya terjatuh. "Tentu saya tidak lebih senang daripada dia, karena saya gagal finis. Saya sangat berhati-hati saat melalui beberapa tikungan pertama. Saya mengerem dengan cara yang tidak berbeda dengan saat latihan, mungkin kondisi lintasan adalah masalahnya," ujarnya.
Pebalap Spanyol inipun menjelaskan kronologi peristiwa tersebut dari sudut pandangnya. "Saya mencoba bertahan di jalur dalam. Seperti biasa Vale juga tak mau tersalip, jadi ia bertahan di samping saya. Ia berada di sisi luar dan saya mencoba untuk tidak memotong jalurnya. Saya berusaha bertahan di garis balap saya sendiri karena tak ingin menabrak siapapun. Sayangnya, saya terjatuh," lanjutnya.
Meski berhasil finis keempat, Rossi dikabarkan meminta Badan Pengawas Balap MotoGP meninjau ulang gaya balap Bautista. Namun Bautista mengaku tak mau ambil pusing.
"Banyak pebalap yang telah mengalami insiden ini. Saya cukup dekat untuk menyalip Vale, dan pebalap yang paling kecewa adalah saya, dan bukan yang tidak terjatuh. Semua orang berhak mengatakan apa yang mereka pikirkan, namun saya hanya akan fokus menghadapi apa yang ada di lintasan. Itulah cara terbaik untuk 'bicara'," tutup Bautista. (mcn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bautista Akhirnya Tanggapi Kritik Tajam Rossi
Otomotif 20 Juni 2013, 21:15
-
Uji Coba Lancar, Rossi Tak Sabar Nanti MotoGP Belanda
Otomotif 20 Juni 2013, 18:15
-
Lorenzo Pimpin Uji Coba Tertutup MotoGP di Aragon
Otomotif 20 Juni 2013, 00:15
-
Yamaha Tak Cemaskan Sisa Mesin Lorenzo-Rossi
Otomotif 19 Juni 2013, 20:00
-
Rossi Bakal Pakai Fasilitas Pribadi untuk Didik Pebalap Muda
Otomotif 19 Juni 2013, 11:00
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR