
Bola.net - Tak pelak lagi helm menjadi perlengkapan yang penting bagi para pembalap MotoGP. Helm merupakan alat yang mendukung keselamatan mereka di area kepala. Marc Marquez pun menjadi salah satu pembalap yang sangat memedulikan kualitas helm yang ia pakai.
Pada musim kompetisi 2025, setidaknya ada 11 merek helm yang mendukung 22 pembalap MotoGP. Marquez pun bekerja sama dengan Shoei, dan mereka sudah menjalin kolaborasi selama bertahun-tahun. Shoei juga mendukung Alex Marquez dan Fabio di Giannantonio.
Shoei merupakan perusahaan helm asal Jepang yang berdiri sejak 1958. Semua helm Shoei didesain dan diproduksi di Jepang, meski didistribusikan dan dijual secara global. Tak cuma mendukung para rider MotoGP, Shoei juga menyuplai helm beberapa rider Moto2, Moto3, WorldSBK, WorldSSP, dan MXGP.
Uji Kelayakan Helm yang Harus Dilalui Shoei di MotoGP

Seperti merek lainnya, helm Shoei harus melewati berbagai tes kelayakan agar bisa dipakai di MotoGP. Snell Foundation jadi lembaga yang digandeng Federasi Balap Motor Internasional (FIM) untuk menilai kelayakan helm MotoGP dan WorldSBK. Syarat utama yang harus dimiliki adalah lapisan polystyrene dengan ketebalan 2,5 cm.
Syarat uji yang pertama adalah tes ketahanan panas, dan yang kedua adalah tes benturan. Untuk tes ketahanan panas, helm harus didinginkan dalam suhu 10°C dan langsung dipanaskan dalam suhu 50°C, kemudian direndam di dalam air selama 12 jam.
Untuk tes benturan, helm harus dijatuhkan dari ketinggian 2,5 meter di atas permukaan besi dengan kecepatan 20,8 km/jam. Tes ini perlu dilakukan karena tak jarang pembalap MotoGP terlempar dari motor dan terjatuh keras di aspal. Selain itu, kekuatan tali pengaman helm juga harus diuji.
3 Tipe Helm Shoei yang Dihomologasi FIM

Helm-helm yang telah dihomologasi oleh FIM Racing Homologation Programme (FRHP) untuk MotoGP adalah standar FRHPhe-01 dan FRHPhe-02 sampai 31 Desember 2025. Mulai 1 Januari 2026, hanya helm FRHPhe-02 yang akan dihomologasi oleh FRHP dan MotoGP.
Ada tiga tipe helm Shoei yang sudah lolos homologasi oleh FRHP. Mereka adalah X-Fifteen, X-Fourteen, dan tentunya X-SPR Pro, yakni tipe yang digunakan oleh Marquez Bersaudara dan Giannantonio. Ketiga helm ini masih standar FRHPhe-01, sehingga harus diuji kembali demi mendapatkan standar FRHPhe-02 pada Januari 2026 nanti.
Menurut laman resmi Shoei Helmets UK, X-SPR Pro replika milik Marquez Bersaudara dan Giannantonio memiliki harga £819.99 atau Rp18,1 juta. Harga yang sama juga dipatok untuk X-SPR Pro replika milik Wayne Gardner dan Daijiro Kato. Di lain sisi, X-SPR Pro standar memiliki harga £699.99 atau Rp15,5 juta.
Nah, apakah Bolaneters tertarik untuk membelinya? Berikut daftar pembalap motor yang helmnya disuplai oleh Shoei.
Daftar Pembalap Motor yang Memakai Helm Shoei
- Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) - MotoGP
- Alex Marquez (Gresini Racing) - MotoGP
- Fabio di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46) - MotoGP
- Toprak Razgatlioglu (Rokit BMW Motorrad) - WorldSBK
- Bahattin Sofuoglu (Yamaha MotoXRacing) - WorldSBK
- Jake Dixon (Elf Marc VDS Racing) - Moto2
- Deniz Oncu (Red Bull KTM Ajo) - Moto2
- Zonta van den Goorbergh (RW Racing GP) - Moto2
- Can Oncu (Yamaha BLU CRU Evan Bros Team) - WorldSSP
- Niki Tuuli (QJMotor Factory Racing) - WorldSSP
- Noah Dettwiler (CIP Green Power) - Moto3
Sumber: Shoei Europe, Shoei Helmets UK
Baca Juga:
- Tak Cepat Puas, Aldi Satya Mahendra Ingin Tampil Lebih Tangguh Usai Tembus 5 Besar di WorldSSP Ceko 2025
- Yamaha Indonesia Bantu Arai Agaska Makin Pede di R3 BLU CRU World Cup demi Ikuti Jejak Aldi Satya Mahendra
- Yamaha Indonesia Puji Konsistensi Aldi Satya Mahendra di WorldSSP 2025, Makin Dekati Grup Papan Atas
- Yamaha Indonesia Cari Bibit-Bibit Pembalap Gen Z, Pantau Tren 3 Tahun ke Depan
- Seri Riau Diikuti Total 576 Starter, Yamaha Cup Race Diharapkan Jadi Tangga Pembalap Indonesia ke Kancah Dunia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Sementara MotoGP 2025 Usai Seri Prancis di Le Mans
Otomotif 11 Mei 2025, 20:28
LATEST UPDATE
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
-
Prediksi Arsenal vs Liverpool 9 Januari 2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR