Bola.net - - Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig mengaku prihatin melihat level performa rider Ducati Corse, Jorge Lorenzo di MotoGP selama dua musim belakangan. Dalam wawancaranya bersama Movistar, Puig bahkan yakin satu-satunya jalan keluar Lorenzo dari keterpurukan adalah kembali pindah tim.
Lorenzo bergabung dengan Ducati sejak awal 2017, dan sepanjang musim ia hanya mampu merebut tiga podium dan mengalami paceklik kemenangan. Dalam lima seri pertama musim ini, ia belum juga merebut podium, dan baru sekali masuk 10 besar.
"Yang akan saya katakan bukan hal baru. Jorge tak pernah menyatu dengan motor itu, dan ia takkan terbiasa. Ia tahu itu. Ia ambil keputusan untuk ganti tim, hal yang jelas bebas ia lakukan, dan ia tengah membayar konsekuensinya. Tapi di saat yang bersamaan ia juga harus memperhitungkannya," ujar Puig.
Pria Spanyol ini mengaku dapat memahami alasan Lorenzo meninggalkan Yamaha usai sembilan musim bersama, namun juga yakin Lorenzo harus membuka mata lebar-lebar, bahwa level performanya saat ini sungguh tak sesuai dengan koleksi lima gelar dunia Grand Prix yang ia miliki.
"Anda melakukan sebuah hal demi sesuatu dalam hidup atas alasan apapun, tapi jelas situasi Jorge tak baik, karena ia adalah juara dunia. Ia punya lima gelar dan ia tak boleh dalam situasi seperti sekarang ini. Saya sangat menghormatinya, karena saya rasa ia juara sejati, dan kejuaraan ini kehilangan dirinya karena ia tak ada di depan," ungkap Puig.
Belakangan, nama Lorenzo pun kerap disebut-sebut akan menjadi rider kedua Suzuki Ecstar, dan Puig pun mengaku bakal memberikan dukungan penuh apabila Por Fuera benar-benar memutuskan hengkang dari Ducati demi menuju pabrikan lain.
"Jika Anda tidak bisa menyatu dengan motor itu, Anda harus ganti tim. Seorang juara adalah orang dengan kebanggaan dan keberanian. Jadi saya tak yakin ia mampu menerima bahwa di sinilah levelnya. Satu-satunya hal yang bisa ia lakukan adalah ganti motor. Entah apa ia akan melakukannya, tapi ia tak boleh tampil di level ini," pungkas Puig.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bos Honda: MotoGP 'Kehilangan' Jorge Lorenzo
Otomotif 23 Mei 2018, 14:45
-
Ducati: Miller Tetap di Pramac, Takkan Gantikan Lorenzo
Otomotif 22 Mei 2018, 14:15
-
Jorge Lorenzo Tetap Tak Cemaskan Nasibnya di Ducati
Otomotif 22 Mei 2018, 13:15
-
Tangki Penuh Bikin Lorenzo Kelelahan di MotoGP Prancis
Otomotif 21 Mei 2018, 11:45
-
Jorge Lorenzo: Raih Hasil Baik Dulu, Baru Bicara Kontrak
Otomotif 18 Mei 2018, 10:00
LATEST UPDATE
-
Jadwal Semifinal Piala Afrika 2025: Senegal vs Mesir, Nigeria vs Maroko
Bola Dunia Lainnya 11 Januari 2026, 07:00
-
Persita vs Borneo FC: Alasan Kekalahan Borneo FC di Tangan Persita
Bola Indonesia 11 Januari 2026, 06:59
-
Proliga 2026: Bandung BJB Tandamata Incar Kemenangan atas Jakarta Popsivo Polwan
Voli 11 Januari 2026, 06:49
-
Mengenal Cesar Meylan, Si Jenius Tangan Kanan John Herdman di Timnas Indonesia
Tim Nasional 11 Januari 2026, 06:43
-
Charlton vs Chelsea: Rating Pemain The Blues usai Menang Telak di Piala FA
Liga Inggris 11 Januari 2026, 06:36
-
Man of the Match Charlton vs Chelsea: Tosin Adarabioyo
Liga Inggris 11 Januari 2026, 05:47
-
Prediksi Inter vs Napoli 12 Januari 2026
Liga Italia 11 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Barcelona vs Real Madrid 12 Januari 2026
Liga Spanyol 11 Januari 2026, 02:00
-
Man of the Match Man City vs Exeter City: Antoine Semenyo
Liga Inggris 11 Januari 2026, 01:49
-
Head-to-Head Barcelona vs Real Madrid Jelang Final Piala Super Spanyol 2026
Liga Spanyol 11 Januari 2026, 00:10
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52


























KOMENTAR