
Bola.net - - Pembalap Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales mengaku terpaksa mengambil risiko tinggi sepanjang balapan di Le Mans, Prancis akhir pekan lalu dan nyaris terjatuh di setiap tikungan hanya demi finis di posisi tujuh. Hal ini disampaikan rider Spanyol tersebut kepada Motorsport.
Start dari posisi delapan, Vinales segera melorot ke posisi 13 pada lap ketiga. Ia pun harus susah payah bertarung melawan Franco Morbidelli, Alex Rins, Aleix Espargaro, Pol Espargaro dan Cal Crutchlow demi memperbaiki posisi. Usaha Top Gun mulai berbuah hasil di tujuh lap terakhir, namun tetap gagal merebut podium.
"Saya mampu memperbaiki posisi karena saya mencoba jatuh di setiap tikungan dan karena saya tak mau finis ke-10 dan ingin finis di papan atas. Saya tak peduli saya kecelakaan atau tidak, saya hanya berusaha sebaik mungkin. Bagian awal balapan sungguh buruk, entah kenapa. Saya tak bisa berakselerasi dan banyak rider menyalip saya," ujarnya.
Situasi yang berbeda pun dialami sang tandem, Valentino Rossi yang justru memiliki ritme balap yang lebih baik dan sukses finis ketiga, merebut podium keduanya musim ini. Vinales yang finis 18 detik di belakang The Doctor, mengakui bahwa rider Italia tersebut bekerja jauh lebih baik bersama timnya.
"Mereka bekerja lebih baik sepanjang pekan balap, sementara kami tidak. Kami jelas harus mengubah banyak hal. Tampaknya saya satu-satunya yang 'menderita' di Yamaha. Saya agak muak berada di belakang, tapi saya memutuskan berada di sini, jadi saya tak boleh mengeluh. Metode kerja kami harus berubah, karena jelas ada sesuatu yang menghambat," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Maverick Vinales Akui 'Muak' Terlempar dari Papan Atas
Otomotif 23 Mei 2018, 10:15
-
Klasemen Sementara MotoGP 2018 Usai Seri Prancis
Otomotif 20 Mei 2018, 20:17
-
Maverick Vinales Tercepat di Latihan Ketiga MotoGP Prancis
Otomotif 19 Mei 2018, 16:03
-
Marquez Tercepat di Latihan Perdana MotoGP Prancis
Otomotif 18 Mei 2018, 16:09
-
Jelang MotoGP Prancis, Vinales Tekad Ulang Kemenangan
Otomotif 17 Mei 2018, 09:10
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR