
Melalui akademi ini, The Doctor berhasil menurunkan banyak pebalap muda di Moto2 dan Moto3, seperti Luca Marini, Franco Morbidelli, Francesco Bagnaia, Romano Fenati, Niccolo Antonelli dan Bulega, yang tengah menjalani musim perdananya di Moto3 setelah menjuarai kejuaraan dunia Junior Moto3 2015.
"Bekerja dengan para pebalap muda sangat menyenangkan. Saya juga senang berlatih dengan mereka. Proyek kami cukup menarik. Kami berinvestasi banyak. Para pebalap kami membuat kami senang, meraih hasil baik. Kami sangat bangga. Latihan kami lebih santai dan mudah, baik ketika di gym maupun dengan motor," ujar Rossi.
Nicolo Bulega (c) Facebook/Nicolo Bulega
"Nicolo salah satu yang sangat kuat. Ia masih sangat muda, namun punya potensi besar. Nicolo sangat agresif, tapi mampu mengendalikan diri. Ia mampu tampil kuat, tapi tak pernah berlebihan. Inilah alasan kami mendukung karirnya. Semua orang pasti bisa langsung menyadari bahwa ia bertalenta. Selain gaya balapnya, cara pendekatannya pada dunia balap meyakinkan saya," tambahnya.
Bulega yang masih berusia 16 tahun pun mengaku hingga kini masih tak percaya bisa menjadi anggota VR46 Riders Acadamy dan dididik oleh Rossi sendiri. Kini ia berada di peringkat keempat pada klasemen pebalap Moto3 dengan 55 poin, tertinggal 12 poin dari Fenati di peringkat ketiga.
"Menurut saya, Vale adalah pebalap terbaik di dunia. Tak ada yang bisa dibandingkan dengannya. Saya bertemu dengannya pertama kali di Mugello pada tahun 2009. Saya menunggu dua jam di dekat motorhome untuk bertemu dengannya. Saya berhasil foto dengannya. Saya tak bertemu dengannya lagi sampai tahun 2013, ketika Graziano Rossi (ayah Rossi) memperkenalkan saya. Setelahnya, saya masuk ke akademi," tutup Bulega. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Vinales Akui Tak Takut Permainan Mental Rossi
Otomotif 31 Mei 2016, 17:00
-
Bulega, Rider Muda Rossi yang Paling Bikin Bangga
Otomotif 31 Mei 2016, 14:00
-
'Kerja Bareng Valentino Rossi Itu Sangat Mudah'
Otomotif 31 Mei 2016, 11:05
-
Rossi: Vinales Punya Masa Depan Cerah
Otomotif 30 Mei 2016, 15:45
-
Rossi: Dovizioso Takkan Menyebalkan Bagi Lorenzo
Otomotif 30 Mei 2016, 11:05
LATEST UPDATE
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR