Bola.net - 'Sangat kebingungan' mungkin merupakan kata yang tepat untuk menggambarkan benak Jenson Button yang hanya mampu meraih dua poin di empat seri terakhir di Formula 1 musim ini. Di Kanada, rekan setimnya di McLaren, Lewis Hamilton malah berhasil memenangi balapan.
Setelah kehilangan banyak waktu di hari Jumat karena gearbox mobilnya harus diganti sebanyak dua kali, Button menyelesaikan sesi kualifikasi pada hari Sabtu di posisi kesepuluh, sebelum akhirnya melorot ke posisi 16 usai balapan pada hari Minggu (10/6).
"Saya suka membalap bersama mobil F1, jadi kegagalan ini bukan karena kepercayaan diri saya dan juga tidak ada hubungannya dengan ban," ujar Button. "Tidak ada alasan mengapa saya harus menjadi satu-satunya orang yang tidak bisa memaksimalkan kerja ban dengan benar."
Ketika ditanya mengapa ia kehilangan ritme balapan dengan jarak yang sangat jauh dengan para pebalap di depan, ia menjawab, "Saya belum mendapatkan petunjuk tentang itu."
"Itu terjadi begitu saja. Setiap kali kami mendapatkan ide bagus, ternyata ide kami tidak bekerja dengan baik dan kami tidak bisa mendapatkan progres," ungkapnya. "Catatan waktu saya tidak menunjukkan bahwa saya dua detik lebih lambat ketimbang Lewis, jadi saya hanya berada jauh di belakang."
"Ini sudah terjadi di beberapa balapan terakhir, dan saya tidak tahu mengapa," pungkas juara dunia F1 tahun 2009 tersebut.
Kini Button berada di posisi kedelapan pada klasemen sementara pebalap di bawah Romain Grosjean dari tim Lotus, dan tertinggal 43 poin dari Hamilton yang kini berada di puncak klasemen. (gpu/kny)
Setelah kehilangan banyak waktu di hari Jumat karena gearbox mobilnya harus diganti sebanyak dua kali, Button menyelesaikan sesi kualifikasi pada hari Sabtu di posisi kesepuluh, sebelum akhirnya melorot ke posisi 16 usai balapan pada hari Minggu (10/6).
"Saya suka membalap bersama mobil F1, jadi kegagalan ini bukan karena kepercayaan diri saya dan juga tidak ada hubungannya dengan ban," ujar Button. "Tidak ada alasan mengapa saya harus menjadi satu-satunya orang yang tidak bisa memaksimalkan kerja ban dengan benar."
Ketika ditanya mengapa ia kehilangan ritme balapan dengan jarak yang sangat jauh dengan para pebalap di depan, ia menjawab, "Saya belum mendapatkan petunjuk tentang itu."
"Itu terjadi begitu saja. Setiap kali kami mendapatkan ide bagus, ternyata ide kami tidak bekerja dengan baik dan kami tidak bisa mendapatkan progres," ungkapnya. "Catatan waktu saya tidak menunjukkan bahwa saya dua detik lebih lambat ketimbang Lewis, jadi saya hanya berada jauh di belakang."
"Ini sudah terjadi di beberapa balapan terakhir, dan saya tidak tahu mengapa," pungkas juara dunia F1 tahun 2009 tersebut.
Kini Button berada di posisi kedelapan pada klasemen sementara pebalap di bawah Romain Grosjean dari tim Lotus, dan tertinggal 43 poin dari Hamilton yang kini berada di puncak klasemen. (gpu/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sebastian Vettel Resmi Ikuti Race of Champions 2012
Otomotif 11 Juni 2012, 21:45
-
Finis di Posisi Keempat, Vettel Akui Red Bull Belajar Banyak
Otomotif 11 Juni 2012, 19:30
-
Button Akui Penyebab Masalah McLaren Masih Misterius
Otomotif 11 Juni 2012, 18:45
-
Alonso: 'Perjudian' Ferrari di Kanada Gagal Terbayarkan
Otomotif 11 Juni 2012, 18:15
-
Perez: Podium Hal Terakhir Yang Saya Pikirkan
Otomotif 11 Juni 2012, 04:50
LATEST UPDATE
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR