Bola.net - Jenson Button yakin serunya persaingan yang terjadi di Formula 1 GP Amerika Serikat (AS) hari Minggu (18/11) waktu setempat membuktikan bahwa Sirkuit Austin atau Circuit of the Americas (COTA) memang layak menggelar balapan sekaliber F1.
COTA menggelar balapan F1 pertama di Negeri Paman Sam sejak tahun 2007 silam. Sebelum ini, AS terakhir kali menggelar balapan F1 di Sirkuit Indianapolis Motor Speedway (IMS).
Button yang merupakan pebalap McLaren mampu bertarung melawan para rivalnya dan finis di posisi kelima. Padahal, ia menjalani start dari posisi ke-12 dan sempat melorot ke posisi ke-16 pada lap pertama.
"Hasil akhir ini memang bukan harapan kami. Namun saya bertarung cukup baik dengan beberapa pebalap lain," ujar Button. "Menyenangkan bisa membalap di COTA. Grip yang sedikit pada lap pertama membuat kami semua terkecoh. Saya rasa semua mobil sempat melebar di tempat yang sama."
Pebalap Inggris tersebut juga mengaku senang karena pertarungan-pertarungan yang terjadi di COTA benar-benar adil dan sportif, termasuk pertarungannya dengan pebalap Lotus, Kimi Raikkonen.
"Begitu banyak aksi saling salip, namun semuanya bersih. Kimi memberi saya ruang di jalur luar. Ia membalap dengan fair," lanjutnya. "Start dari posisi ke-12 dan harus finis di tempat kelima memang tidak memuaskan, namun mengingat apa yang terjadi di lap pertama, saya bisa katakan hasil ini cukup fantastis," pungkas juara dunia 2009 itu. (as/kny)
COTA menggelar balapan F1 pertama di Negeri Paman Sam sejak tahun 2007 silam. Sebelum ini, AS terakhir kali menggelar balapan F1 di Sirkuit Indianapolis Motor Speedway (IMS).
Button yang merupakan pebalap McLaren mampu bertarung melawan para rivalnya dan finis di posisi kelima. Padahal, ia menjalani start dari posisi ke-12 dan sempat melorot ke posisi ke-16 pada lap pertama.
"Hasil akhir ini memang bukan harapan kami. Namun saya bertarung cukup baik dengan beberapa pebalap lain," ujar Button. "Menyenangkan bisa membalap di COTA. Grip yang sedikit pada lap pertama membuat kami semua terkecoh. Saya rasa semua mobil sempat melebar di tempat yang sama."
Pebalap Inggris tersebut juga mengaku senang karena pertarungan-pertarungan yang terjadi di COTA benar-benar adil dan sportif, termasuk pertarungannya dengan pebalap Lotus, Kimi Raikkonen.
"Begitu banyak aksi saling salip, namun semuanya bersih. Kimi memberi saya ruang di jalur luar. Ia membalap dengan fair," lanjutnya. "Start dari posisi ke-12 dan harus finis di tempat kelima memang tidak memuaskan, namun mengingat apa yang terjadi di lap pertama, saya bisa katakan hasil ini cukup fantastis," pungkas juara dunia 2009 itu. (as/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kerusakan Alternator Buat Red Bull Cemaskan F1 GP Brazil
Otomotif 19 November 2012, 20:00
-
Finis Keempat, Massa Enggan Terima Hukuman Demi Bantu Alonso
Otomotif 19 November 2012, 19:00
-
Puas Hasil F1 GP AS, Raikkonen Ingin Pertahankan Peringkat Tiga
Otomotif 19 November 2012, 18:00
-
Button Kagum F1 GP Amerika Serikat Berjalan Sportif
Otomotif 19 November 2012, 17:00
-
Masalah Teknis Buat Webber Gagal Finis di F1 Amerika
Otomotif 19 November 2012, 15:00
LATEST UPDATE
-
Arsenal Juara, David Raya Jadi Pahlawan dalam Senyap
Liga Inggris 26 Mei 2026, 18:18
-
Benarkah Chicago Fire PDKT ke Robert Lewandowski?
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 16:52
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
























KOMENTAR