
Bola.net - - Meski mendapat kritikan dari para rival soal sasis trellis baja yang mereka pakai di MotoGP, KTM takkan terpengaruh dan berjanji takkan meninggalkan konsep sasis tersebut. Hal ini dinyatakan CEO KTM, Stefan Pierer, kepada Motorsport Total.
Dari enam pabrikan MotoGP, KTM satu-satunya pihak yang memakai sasis tersebut, sementara sisanya memakai sasis aluminium twin-spar tradisional. Menurut Pierer, sasis trellis baja adalah keunggulan KTM, hingga mereka selalu sukses di setiap ajang balap yang mereka geluti.
"Kami takkan pernah menyingkirkan sasis trellis karena ini salah satu keunggulan utama motor kami. Sasis ini punya fleksibilitas dan tak berat, hingga kami bisa berkuasa di berbagai disiplin balap motor," ungkap pria asal Austria ini.
Belajar dari Supercross dan Dakar
Ketika pabrikan lain memprediksi KTM akan meninggalkan konsep sasis baja menuju konsep aluminium seperti lainnya, Pierer justru sangat yakin timnya akan menguasai MotoGP dengan sasis tersebut, tak peduli berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pengembangan motor RC16.
"Kami butuh 11 tahun untuk menang di Supercross, lalu juara lima kali beruntun. Kami juga butuh tujuh tahun untuk menang di Reli Dakar, dan kini kami 18 kali juara beruntun. Mungkin saja 10 tahun lagi kami bisa mendominasi MotoGP juga," ujarnya.
Pierer juga menyatakan pihaknya tak ingin mengikuti jejak Ducati, yang sejatinya juga pernah pakai sasis baja pada 2003 dan sukses merebut gelar 2007. Meski begitu, mereka beralih ke konsep serat karbon pada 2009, lalu ikut memakai konsep aluminium pada 2012.
Ogah Ikuti Jejak Ducati
Dengan sasis serat karbon maupun aluminium, hingga kini Ducati belum lagi merebut gelar. Pierer juga menegaskan bahwa pihaknya ingin motor MotoGP KTM punya teknologi yang sangat berdekatan dengan motor-motor jalanan yang mereka produksi. "Jika kami mengikuti strategi Ducati, kami bakal kalah," tegasnya.
"KTM punya dua alasan turun di dunia balap: berinovasi dan menjual motor. Motor MotoGP Ducati tak ada kaitannya dengan motor yang ada di toko. Menurut saya, balapan lebih dari sekadar hal emosional. Itulah alasan motto saya, 'Menang hari Minggu, jualan hari Senin'," tutupnya.
KTM untuk pertama kali turun di MotoGP sepenuhnya sebagai tim pabrikan pada 2017 lalu. Hingga kini, hasil terbaik mereka adalah finis ketiga lewat Pol Espargaro di MotoGP Valencia 2018 dalam kondisi basah. Dalam kondisi kering, hasil terbaik KTM adalah finis kedelapan di Austin pada April lalu, juga lewat Espargaro.
Baca Juga:
- Franco Morbidelli Tekad Teruskan Tren Positif di MotoGP Prancis
- Quartararo Jelang MotoGP Prancis: Termotivasi, Juga Terbebani
- Uji Coba Jerez Produktif, Jorge Lorenzo Ingin Kompetitif di Le Mans
- Santai di Formula 1, Marc Marquez Siap Hadapi MotoGP Prancis
- Joan Mir Yakin Performanya Tak Berbeda dari Alex Rins
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dovizioso Antisipasi Persaingan Ketat di MotoGP Le Mans
Otomotif 15 Mei 2019, 15:35
-
Empat Tim Moto2 Beri Sogokan Demi Gaet Fabio Quartararo
Otomotif 15 Mei 2019, 14:30
-
'Joan Mir Pasti Jadi Salah Satu Rider Terbaik MotoGP'
Otomotif 15 Mei 2019, 13:45
-
Bidik Kemenangan Kedua, Suzuki Ogah Pikirkan Gelar Dunia
Otomotif 15 Mei 2019, 12:00
-
CEO KTM Pede Bisa Dominasi MotoGP 10 Tahun Lagi
Otomotif 15 Mei 2019, 11:15
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR