
Bola.net - Formula 1 GP Monako tak pelak lagi merupakan salah satu ajang paling prestisius dalam dunia balap otomotif dan seri paling bergengsi dalam kalender F1. Anak bangsa mereka, Charles Leclerc, kembali dijagokan menang dalam gelaran pada 26-28 Mei 2023 nanti.
Sirkuit jalanan Monte Carlo sudah menggelar balapan mobil bergengsi sejak 1929, bahkan sebelum F1 dibentuk sebagai kejuaraan dunia pada 1950. Setiap balapannya tak hanya diikuti pembalap terbaik, tetapi juga didatangi berbagai tokoh-tokoh penting dunia.
Beberapa pihak yakin GP Monako jarang menyajikan balapan yang seru, tetapi itu dikarenakan sirkuitnya yang sempit dan menantang, sehingga sulit bagi para pembalap untuk melakukan aksi menyalip pada rival.
Deretan Kesialan Charles Leclerc di Monako

Meski dianggap jarang menyajikan balapan yang sengit, Monako punya alasan sendiri untuk bangga menjadi tuan rumah F1, terutama sejak 2018. Pasalnya, mereka memiliki pembalap lokal, Charles Leclerc, yang dikenal sangat bertalenta. Apalagi, ia membela tim legendaris, Scuderia Ferrari.
Sayangnya, Leclerc diketahui kerap mengalami sial tiap kali berlaga di kandang sendiri. Kesialan ini dimulai sejak ia masih berlaga di Formula 2 pada 2017. Kala itu, ia start dari pole, tetapi dipaksa gagal finis akibat kerusakan suspensi usai melakoni pit stop.
Pada 2018, ketika membela Alfa Romeo Sauber, ia mengalami kerusakan rem yang membuatnya menabrak Brendon Hartley dan gagal finis. Pada 2019, Ferrari melakukan blunder di kualifikasi yang membuat Leclerc start ke-16. Dalam balapan, ia menabrak dinding pembatas, yang menyebabkan kerusakan ban dan lantai mobil.
Pernah Sial Gara-Gara Blunder Ferrari

Usai ditiadakan akibat Covid-19 pada 2020, GP Monako kembali digelar pada 2021. Dalam sesi kualifikasi, Leclerc menyabet pole sebelum ia menabrak dinding chicane Swimming Pool yang menyebabkan bendera merah. Sayang, sebelum start balapan, ditemukan masalah pada mobil Leclerc, sehingga ia harus absen.
Pada 2022, Leclerc akhirnya mendapatkan kans nyata untuk menyabet kemenangan di rumah sendiri ketika berhasil memimpin balapan. Namun, Ferrari salah memilih strategi pit stop dalam menghadapi cuaca yang tak menentu. Leclerc pun harus legawa finis keempat.
Namun, Leclerc tentu belum menyerah demi meraih kemenangan perdananya di hadapan publik sendiri. Jika berhasil, maka namanya akan bersanding dengan para legenda F1 yang sukses memenangi salah satu Grand Prix paling menantang dalam kalender balap ini.
Daftar Pemenang Formula 1 GP Monako
Tiga kali juara dunia Formula 1, Ayrton Senna (c) McLaren.com/McLaren Automotive
Dalam sejarah F1 GP Monako, mendiang Ayrton Senna masih menjadi pembalap dengan kemenangan terbanyak. Nah, siapa saja pembalap yang sukses meraih kemenangan di Sirkuit Monte Carlo lebih dari sekali? Berikut daftarnya.
Ayrton Senna: 6 kemenangan (1987, 1989, 1990, 1991, 1992, 1993)
Graham Hill: 5 kemenangan (1963, 1964, 1965, 1968, 1969)
Michael Schumacher: 5 kemenangan (1994, 1995, 1997, 1999, 2001)
Alain Prost: 4 kemenangan (1984, 1985, 1986, 1988)
Stirling Moss: 3 kemenangan (1956, 1960, 1961)
Jackie Stewart: 3 kemenangan (1966, 1971, 1973)
Nico Rosberg: 3 kemenangan (2013, 2014, 2015)
Lewis Hamilton: 3 kemenangan (2008, 2016, 2019)
Juan Manuel Fangio: 2 kemenangan (1950, 1957)
Maurice Trintignant: 2 kemenangan (1955, 1958)
Niki Lauda: 2 kemenangan (1975, 1976)
Jody Scheckter: 2 kemenangan (1977, 1979)
David Coulthard: 2 kemenangan (2000, 2002)
Fernando Alonso: 2 kemenangan (2006, 2007)
Mark Webber: 2 kemenangan (2010, 2012)
Sebastian Vettel: 2 kemenangan (2011, 2017)
Baca juga:
- Kocak! Punya Pacar Baru, Marc Marquez Tanya Arti 'Bucin' ke Fans Indonesia
- Toprak Razgatlioglu Buru Gelar WorldSBK Bareng BMW, Tepis Rivalitas ROKit vs Red Bull
- Alex Marquez dan Enea Bastianini Latihan Bareng di Mugello Jelang MotoGP Italia
- Honda Resmi Comeback Penuh ke Formula 1 2026 Bareng Aston Martin
- Daftar Pembalap WorldSBK 2024: Andrea Locatelli Resmi Bertahan di Yamaha
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Honda Resmi Comeback Penuh ke Formula 1 2026 Bareng Aston Martin
Otomotif 24 Mei 2023, 11:25
-
Kawasan Imola Banjir Parah, Formula 1 GP Emilia Romagna Resmi Dibatalkan
Otomotif 17 Mei 2023, 18:50
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 22 Februari 2026, 08:16
-
Setelah dari Manchester United, Casemiro Bakal Main Bareng Lionel Messi?
Liga Inggris 22 Februari 2026, 07:58
-
Legenda Man United Kritik Aura Arne Slot, Begini Respons Pelatih Liverpool
Liga Inggris 22 Februari 2026, 07:39
-
Juventus vs Como: Sudah Kalah, Juve Dicemooh Suporternya Sendiri Pula
Liga Italia 22 Februari 2026, 07:05
-
Rapor Pemain Real Madrid vs Osasuna: Lini Belakang Jadi Sumber Bencana!
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 06:58
-
Man of the Match Man City vs Newcastle: Nico OReilly
Liga Inggris 22 Februari 2026, 06:45
-
Jelang Arsenal Lawan Tottenham, Pesan Bukayo Saka ke Skuad The Gunners Diingat Lagi!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 06:00
-
Arsenal Tersandung dan Dituding Kena Mental, Arteta Membantah!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 05:30
-
Hasil Man City vs Newcastle: City Pepet Arsenal Berkat Nico OReilly
Liga Inggris 22 Februari 2026, 05:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR