
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, merasa sedih melihat sang tandem, Pecco Bagnaia tampil kesulitan menjelang akhir musim MotoGP 2025. Ia pun makin sedih lagi gara-gara hanya bisa menonton dari rumah untuk pemulihan cedera bahu kanan dan tak bisa membantu Bagnaia.
Sejak Juli lalu, Bagnaia sulit konsisten masuk lima besar, selagi Marquez melenggang menuju gelar dunia dengan mudah. Bagnaia sempat menggebrak lewat kemenangan ganda di Jepang, juga memenangi Sprint di Malaysia, tetapi mengalami kebocoran ban di balapan utama ketika melaju di posisi tiga besar.
Setelah itu, yakni di Seri Portugal, performa Bagnaia kembali merosot. Kini, tiga kali juara dunia itu terancam hanya bisa mengakhiri musim di peringkat kelima klasemen pembalap. Sebab, dua rivalnya dalam perebutan peringkat ketiga, yakni Marco Bezzecchi dan Pedro Acosta tampil jauh lebih garang.
Marc Marquez Masih Yakin Soal Potensi Pecco Bagnaia

Dalam jumpa pers Estrella Galicia 0,0 di Madrid, Spanyol, Selasa (11/11/2025), Marquez mengaku ingin Bagnaia kembali unjuk gigi di Seri Valencia, 14-16 November 2025. "Saya sedih melihatnya seperti ini. Pecco mengalami rollercoaster total tahun ini, yang saya rasa bahkan ia sendiri tak bisa menjelaskan perbedaan perasaannya," ujarnya.
"Hal terbaik yang bisa terjadi padanya adalah musim dingin segera tiba, dan ia bisa melakukan reset. Ia tidak lupa cara mengendarai motor. Kita melihatnya di Motegi. Itu akan menjadi hal terbaik untuk proyek Ducati," lanjut sang sembilan kali juara dunia.
Marc Marquez Fokus Rehabilitasi Cedera Bahu
Marquez sendiri tak bisa berbuat apa-apa karena harus absen di lima seri terakhir musim 2025 akibat cedera bahu usai tertabrak Marco Bezzecchi di Mandalika. Ketika ditanya apakah ia mulai bosan di rumah, rider Spanyol ini mengaku sudah rindu naik motor tetapi harus fokus menjalani rehabilitasi.
"Saya tak punya waktu untuk bosan. Beberapa hari ini kami fokus menurunkan aktivitas dan kemudian memulai rehabilitasi. Semua berjalan baik. Saya menjalani pemeriksaan dengan dokter, dan sudah melepas penyangga lengan. Kami mulai melakukan gerakan lengan yang biasa dilakukan sehari-hari," pungkasnya.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
- Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo Masih Jadi Raja MotoGP Valencia, Siapa Pemenang Edisi 2025?
- Tetap Balapan di WorldSSP, Aldi Satya Mahendra Sebut 2026 Jadi Kans Buktikan Kapasitas sebagai Rider Kelas Dunia
- Jadwal Live Streaming MotoGP Valencia 2025 di Vidio, 14-16 November 2025
- Kagum, Yamaha Eropa Berharap Aldi Satya Mahendra Bisa Rebut Podium di WorldSSP 2026
- Resmi Bela Yamaha AS Racing di WorldSSP 2026, Aldi Satya Mahendra Janji Tampil Sebaik Mungkin
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Paraguay vs Prancis 5 Juli 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kanada vs Maroko 5 Juli 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:49
-
Testimoni Cristiano Ronaldo untuk Luka Modric: Dia Legenda!
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:23
-
Rekap Transfer Persib Hari Ini: 3 Pemain Baru, 9 Resmi Dilepas
Bola Indonesia 3 Juli 2026, 20:12
-
RESMI: Real Madrid Bantah Rumor Transfer Enzo Fernandez dari Chelsea
Liga Spanyol 3 Juli 2026, 20:01
-
Granit Xhaka Pamer Levelnya di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 19:19
-
Mengintip Tren Social Run, Saat Lari Tak Lagi Sekadar Olahraga
Olahraga Lain-Lain 3 Juli 2026, 19:05
-
Akhir Perjalanan Riyad Mahrez Bersama Aljazair
Piala Dunia 3 Juli 2026, 18:08
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR