Hukuman ini ia terima setelah dinilai bersalah dalam insiden tabrakan dengan pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Jorge Lorenzo di Catalunya, Spanyol awal bulan ini. Melihat ritmenya yang cepat, Iannone pun akan mencari strategi agar bisa melakukan start dengan baik saat balapan nanti.
"Ini pertama kalinya saya akan start terbuncit. Setelah kualifikasi saya akan memeriksa grid di atas kertas untuk memahami siapa yang ada di depan saya, lalu membuat strategi. Saya senang atas hasil latihan, ini sangat baik. Saya sangat cepat dan punya ritme balap yang baik," ujarnya kepada Crash.net.
Meski begitu, dominasi Iannone ternyata tak berarti bahwa Desmosedici GP miliknya tak bermasalah. Pebalap Italia ini mengaku motornya sulit dikendarai ketika melaju untuk mengubah arah di tikungan. Menurutnya, hal ini harus segera ditemukan solusinya.
"Besok akan menjadi hari yang sangat penting. Saya ingin memperbaiki setup dan rasa nyaman, begitu juga saat masuk ke tikungan di mana saya mendapati chatter. Balapan nanti akan menarik. Saya harus ngotot dari lap pertama sampai lap terakhir," pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rossi: Iannone Cepat, Tapi Saya Tak Kalah Kompetitif
Otomotif 25 Juni 2016, 10:45
-
Dominasi Latihan, Iannone Cari Strategi Atasi Penalti
Otomotif 25 Juni 2016, 10:00
-
Iannone Kembali Kuasai Latihan Kedua MotoGP Belanda
Otomotif 24 Juni 2016, 20:25
-
Ini Tanggapan Vinales-Iannone Soal Rins Gabung Suzuki
Otomotif 24 Juni 2016, 17:00
-
Duo Ducati Pimpin Latihan Perdana MotoGP Belanda
Otomotif 24 Juni 2016, 15:54
LATEST UPDATE
-
Bek Tengah Terbaik Versi Jose Mourinho, Ada 2 Nama Ini!
Liga Champions 26 Mei 2026, 14:41
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00





















KOMENTAR