
Bola.net - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, sangat takjub melihat aksi pebalapnya, Andrea Dovizioso, dalam mengalahkan Marc Marquez di MotoGP Austria yang digelar di Sirkuit Red Bull Ring pada Minggu (11/8/2019) lalu. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan La Gazzetta dello Sport.
Dovizioso sukses meraih kemenangan di Austria, membuat Ducati mempertahankan kekuasaannya di Red Bull Ring sejak 2016. Tak hanya itu, Dovizioso berhasil merebut kemenangan kali ini dengan lagi-lagi mengalahkan Marquez tepat di tikungan terakhir, usai menjalani duel sengit sepanjang balapan.
"Dovi kerap dinilai tak mampu melakukan manuver-manuver tertentu. Ia dianggap terlalu perhitungan, dianggap tak mengerahkan seluruh hati dalam duel-duel sengit. Tapi pada Minggu, ia melakukan hal gila yang tak dipikirkan orang, dan ia melakukannya dengan sempurna," ujar Ciabatti seperti yang dikutip Corsedimoto.
Rasa Puas Berlipat Ganda
Rasa puas Ducati atas kemenangan Dovizioso kali ini pun semakin berlipat ganda atas fakta bahwa rider Italia itu mengalahkan Marquez secara fair, mengingat kedua rider sama-sama tak melakukan kesalahan apa pun di sepanjang balapan.
"Dovi tak menang karena Marc melakukan kesalahan, ia menang berkat aksi salip itu. Saya yakin kemenangan ini akan membuatnya semakin yakin bahwa, dengan bekerja keras seperti akhir pekan ini, apa pun memungkinkan," ungkap Ciabatti.
Bisa Pangkas Margin Poin
Berkat kemenangan ini, Dovizioso memang masih berada di peringkat kedua pada klasemen pebalapa dengan koleksi 172 poin, namun ia berhasil memangkas margin poinnya dari Marquez menjadi 58 poin.
MotoGP musim ini pun masih menyisakan delapan seri tersisa, di mana Dovizioso dan Marquez akan kembali turun lintasan dalam pekan balap di Sirkuit Silverstone, Inggris pada 23-25 Agustus mendatang.
Sumber: La Gazzetta dello Sport/Corsedimoto
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Dovizioso Menang Bukan Karena Marquez Lakukan Kesalahan'
Otomotif 14 Agustus 2019, 11:15
-
Kecewa Jatuh di Austria, Miller Kaget Lihat Manuver Dovizioso
Otomotif 14 Agustus 2019, 10:15
-
Kaget Podium di Austria, Quartararo Tak Sabar Tantang Marquez-Dovizioso
Otomotif 13 Agustus 2019, 12:10
-
Marquez: Jika Saya Juara, Tak Ada yang Ingat Kekalahan Saya
Otomotif 13 Agustus 2019, 11:00
-
Dovizioso Akui Tak Siap Lakukan Manuver 'Gila' di Austria
Otomotif 12 Agustus 2019, 11:35
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Siap Bertahan di AC Milan, Ini 2 Syarat Utamanya
Liga Italia 24 Mei 2026, 19:19
-
Jadwal Siaran Langsung Man City vs Aston Villa: Tayang di TV Mana?
Liga Inggris 24 Mei 2026, 18:59
-
Klasemen Pembalap Moto4 European Cup 2026
Otomotif 24 Mei 2026, 18:40
-
Bagaimana Torino dan Juventus Membentuk Bremer Jadi Bek Elite
Liga Italia 24 Mei 2026, 18:31
-
Dusan Vlahovic Masuk Radar Real Madrid, Juventus Hadapi Situasi Sulit
Liga Italia 24 Mei 2026, 18:26
-
Penghargaan Rising Star Serie A untuk Kenan Yildiz
Liga Italia 24 Mei 2026, 18:23
-
Jadwal Siaran Langsung Sunderland vs Chelsea: Tayang di TV Mana?
Liga Inggris 24 Mei 2026, 18:15
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR