
Bola.net - Direktur Motorsport KTM, Pit Beirer, menyatakan Johann Zarco sangat sedih saat memberitahunya soal keputusan hengkang pada akhir musim ini. Kepada Speedweek, Beirer bahkan menyebut rider Prancis tersebut sempat menangis di sela rapat dengannya dan Manajer Tim Red Bull KTM Factory Racing, Mike Leitner.
Pertemuan ini dilakukan di Red Bull Ring pada Sabtu (10/8/2019) malam, usai Zarco menduduki posisi 16 pada sesi kualifikasi MotoGP Austria. Beirer dan Leitner pun terkejut saat Zarco meminta bertemu, karena biasanya pertemuan-pertemuan penting hanya dilakukan pada hari Kamis dan Jumat.
"Pemutusan kontrak usai satu dari dua musim sejatinya bukan keputusan kami. Johann ingin bertemu dengan saya dan Mike Leitner pada Sabtu malam. Kami pun terkejut, karena waktu yang ia pilih tak biasa untuk rapat kecil. Ia pun terlihat tegang, duduk depan kami dengan air mata yang menggenang," ungkap Beirer.
Masih Ingin Bantu Zarco
Usai mendapat izin dari CEO KTM, Stefan Peirer, Zarco diketahui merasa sangat lega, dan menjalani balapan lebih baik. Meski hanya finis di posisi 12, ia mampu bertarung sengit dengan rider lain dan tak melakukan kesalahan apa pun. Meski begitu, Beirer menyatakan keputusan Zarco sudah tak bisa diganggu gugat.
"Johann ingin keluar dari ikatan kontrak. Tak ada banyak waktu berdiskusi, meski kami masih berambisi keluar dari sudut kelam ini bersamanya. Tapi keputusannya sudah bulat. Ia sangat sedih. Tapi kami masih ingin membantu, jadi ia bisa membebaskan diri dari situasi buruk ini. Kami tak ingin memberinya beban," ujarnya.
Rasa sedih dan frustrasi yang dialami Zarco pun semakin nyata terlihat saat pebalap berusia 29 tahun ini mengaku rela diberi penalti oleh KTM karena tak menaati kontrak. Ia bahkan bersedia membayar ganti rugi kepada KTM atas keputusannya ini.
KTM Bisa Memaklumi
"Johann bilang kami bisa memberinya hukuman. Pada suatu titik ia bahkan menawarkan uang terakhirnya demi keluar dari kontrak ini. Itu adalah diskusi gila yang justru membuat kami tersentuh. Rasanya sungguh sedih melihat Johann duduk di sana sebagai manusia biasa," ungkap Beirer.
"Di lain sisi, situasi macam ini sungguh bisa dimaklumi dalam dunia olahraga. Johann melihat kami berada di tempat yang tak bisa ia gapai lagi. Ia pun ingin menata ulang dirinya untuk masa depan. Kami harus memaklumi ini," pungkas mantan pebalap motocross asal Jerman tersebut.
Zarco yang merupakan juara dunia Moto2 2015 dan 2016, naik ke MotoGP pada 2017 bersama Monster Yamaha Tech 3. Bersama Yamaha, ia sukses meraih tiga pole dan enam podium. Ia pindah ke KTM pada awal tahun ini, dan baru sekali finis di posisi 10, yakni di Catalunya, Spanyol pada Juni lalu.
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
KTM: Johann Zarco Menangis Saat Minta Pemutusan Kontrak
Otomotif 13 Agustus 2019, 15:05
-
KTM Kantongi Tiga Nama Kandidat Pengganti Johann Zarco
Otomotif 13 Agustus 2019, 13:30
-
Johann Zarco Akui Berat Putuskan Hengkang dari KTM
Otomotif 13 Agustus 2019, 11:39
-
Johann Zarco dan KTM Resmi Putuskan Kerja Sama
Otomotif 12 Agustus 2019, 14:12
-
CEO KTM Akui Johann Zarco Minta Putus Kontrak
Otomotif 12 Agustus 2019, 10:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Man City vs Exeter City 10 Januari 2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 22:00
-
Transformasi Sisi Kanan Real Madrid: Valverde dan Rodrygo Menggila!
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 21:56
-
Man United Cari Manajer Baru, Nama Eddie Howe Terus Disebut-sebut
Liga Inggris 9 Januari 2026, 19:58
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 19:39
-
Melihat Arsenal Frustrasi Ditahan Liverpool, Bukti Alotnya Perburuan Gelar!
Liga Inggris 9 Januari 2026, 19:31
-
Viktor Gyokeres Justru Jadi Tanda Tanya di Lini Depan Arsenal
Liga Inggris 9 Januari 2026, 18:57
-
2 Hal yang Bikin Milan Kehilangan Poin Lawan Genoa: Blunder dan Kurang Sabar
Liga Italia 9 Januari 2026, 18:15
-
FIFA Gandeng TikTok, Konten Live Piala Dunia 2026 Hadir dan Bisa Diakses Langsung
Piala Dunia 9 Januari 2026, 17:58
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52

























KOMENTAR