
Bola.net - Andrea Dovizioso dan Valentino Rossi melemparkan pujian kepada satu sama lain usai menjalani pertarungan sengit dalam balapan MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (3/11/2019). Kedua rider Italia ini memang diketahui berkali-kali menjalani aksi saling salip demi memperebutkan posisi ketiga.
Dovizioso, yang membela Ducati Team pun menjadi pemenang dalam pertarungan mini ini. Meski gagal menang, Dovizioso tak pelak lagi disenjatai motor Desmosedici GP19 yang tenaganya jauh lebih superior ketimbang motor Yamaha YZR-M1 milik Rossi, apalagi sepang memiliki dua trek lurus panjang.
"Selalu sulit bertarung dengannya, mengingat Vale tak pernah menyerah. Tapi pada akhirnya ini pertarungan yang menyenangkan, karena agresif tapi bersih. Biasanya, ia tak melakukan hal-hal gila, jadi saya juga bisa mengendalikan situasi dengan cara yang normal," tutur Dovizioso via Crash.net.
Rossi Tak Lakukan Hal Bodoh
Sejak start, Rossi menempel Dovizioso dengan ketat. Usai kompak menyalip Jack Miller (Pramac Racing) pada pertengahan balap, barulah mereka kerap menjalani aksi saling salip. Terutama di Tikungan 9. Di tikungan itu, Rossi selalu lebih unggul dari Dovizioso, namun selalu terbalas di tikungan berikutnya.
"Vale sangat agresif, tapi ia juga tak melakukan manuver bodoh, hingga pertarungan kami menyenangkan dan saya bisa menjawab dengan bersih dan cara yang tepat. Ini bagus bagi saya. Kami juga tak kehilangan waktu, karena Alex Rins mendekat. Jadi atas alasan ini Vale tak melakukan hal-hal gila," ujar Dovizioso.
Mungkin Karena Lebih Senior
Lewat GPOne, Rossi juga melempar pujian senada untuk Dovizioso. Menurutnya, pertarungan tersebut sangat menyenangkan karena mereka punya naluri yang sama. Rossi bahkan menyebut hal ini mungkin terjadi karena mereka datang dari era yang berbeda, dibanding para rider lulusan Moto2 yang dikenal agresif.
"Saya suka bertarung dengan Dovi, meski saya lebih senang lagi jika mengalahkannya. Kami punya indera yang sama, karena kami fair, bahkan kadang terlalu fair! Mungkin ini karena kami rider yang lebih tua. Para rider muda lebih agresif. Dulu, Anda menyalip tanpa ingin kelewat mengganggu rival. Kini, jika Anda bisa melakukannya, malah rasanya lebih baik lagi," tutup Rossi.
Salah satu pertarungan Rossi vs Dovizioso yang cukup tak terlupakan oleh penggemar balap adalah Qatar 2008, yakni balapan pertama Dovizioso di MotoGP. Keduanya memperebutkan posisi keempat sepanjang balapan, namun Dovizioso mampu mengasapi Rossi.
Baca Juga:
- Keunggulan Quartararo yang Membuatnya Jadi Rebutan Tim-Tim MotoGP
- Gantikan Oliveira, Lecuona Debut MotoGP Lebih Awal di Valencia
- Ducati Bimbang: Quartararo Rising Star, Vinales Mampu Menang
- Polisi Ciduk Tersangka Pencurian Perangkat Tim MotoGP di Sepang
- 'Kualitas Alex Marquez Bukti Ia Tak Sekadar Adik Marc Marquez'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dovizioso-Rossi Saling Puji Karena Tak Agresif di MotoGP Sepang
Otomotif 8 November 2019, 10:22
-
Pujian Valentino Rossi-Jorge Lorenzo untuk Alex Marquez
Otomotif 6 November 2019, 16:00
-
Valentino Rossi: Semoga Fabio Quartararo Bisa Juara Dunia
Otomotif 6 November 2019, 14:00
-
Marc dan Alex Marquez, Kakak-Adik Tersukses di MotoGP
Otomotif 5 November 2019, 14:55
-
Yamaha Pusing Tentukan Rider, Valentino Rossi Dijamin Dapat Tempat
Otomotif 5 November 2019, 11:38
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR