
Bola.net - Bos Red Bull KTM Tech 3, Herve Poncharal, memang kecewa batal menandemkan Miguel Oliveira dan Brad Binder di MotoGP tahun ini. Namun, ia merasa ikut bahagia karena kedua rider ini sukses menang di Ceko dan Styria, bukti bahwa mereka bisa memberi jaminan masa depan cerah kepada KTM.
Oliveira yang telah membela Tech 3 sejak 2019, seharusnya bertandem dengan Binder tahun ini. Namun, akibat Johann Zarco mendadak hengkang dari tim pabrikan KTM akhir tahun lalu, Binder dialihkan untuk jadi penggantinya. Poncharal kecewa, dan akhirnya menggaet Iker Lecuona sebagai tandem Oliveira.
Meski begitu, Oliveira dan Binder dipastikan bertandem tahun depan di Red Bull KTM Factory Racing, karena Oliveira diminta menggantikan Pol Espargaro yang hengkang ke Repsol Honda. Itu akan jadi ketiga kalinya mereka bertandem. Sebelumnya, mereka pernah setim di Red Bull KTM Ajo Moto3 2015 dan Moto2 2017-2018.
Akur, Kompetitif, dan Cepat

"Bagi saya, Brad dan Miguel adalah dream team. Harusnya mereka jadi rider saya tahun ini, tapi batal karena Johann hengkang. Kedua rider ini sudah saya perhatikan sejak di Moto3. Saya juga mengamati performa mereka di Moto2. Inilah alasan saya selalu bilang pada Aki Ajo bahwa ia beruntung punya dream team ini," ujar Poncharal via Motorsport Total, Minggu (30/8/2020).
"Brad dan Miguel pun akan reuni di tim pabrikan KTM tahun depan. Saya bilang pada mereka, betapa beruntungnya mereka punya dua rider yang cepat luar biasa. Mereka juga orang-orang baik dengan potensi besar. Mereka sangat akur, tapi tentu akan saling memotivasi dan saling mengalahkan. Ini fantastis," lanjutnya.
Poncharal juga mengomentari ironi bahwa Binder lah yang menjadi rider KTM pertama yang mampu menang di MotoGP, justru bukan Espargaro yang telah membela KTM sejak 2017, dan juga bukan Oliveira yang turun di MotoGP lebih dulu. Pria Prancis ini yakin Oliveira kecewa, namun angkat topi karena rider Portugal itu bertindak sportif.
Meski Bersikap Sportif, Oliveira Pasti Sempat Kecewa

"Miguel tentu bahagia untuk Brad. Saya rasa ia tak iri hanya karena Brad langsung menang pada tahun pertama sedangkan ia harus menunggu sampai tahun kedua. Mereka saling menghormati, tapi setiap rider punya ego masing-masing, dan Miguel pasti sulit menerimanya," kisah Poncharal.
Oliveira diketahui sempat menunggu Binder di belakang garasi KTM usai rider Afrika Selatan itu memenangi balapan di Ceko. Oliveira memberikan selamat untuknya, dan keduanya bahkan berpelukan menunjukkan hubungan yang harmonis. "Tentu Miguel bersikap baik, datang memberi selamat pada Brad dan tersenyum, menunjukkan sisi baiknya," lanjut Poncharal.
"Tapi saya tahu perasaan terdalamnya, ia pasti ingin mengalahkan Brad walau mereka punya hubungan yang sangat baik. Bagaimana pun saya senang memberi kesempatan pada Miguel untuk menjadi bagian dari sejarah KTM beberapa hari setelah kemenangan Brad. Keduanya menakjubkan dan fantastis," tutupnya.
Sumber: Motorsport Total
Video: MotoGP 2020 Takkan Mampir Negara Non-Eropa
Baca Juga:
- Makin Kompetitif, Takaaki Nakagami Belum Dapat Kontrak Baru dari Honda
- Takaaki Nakagami: Motor Lama Honda Lebih Unggul? Omong Kosong!
- Tenggelam Usai Menang, Fabio Quartararo: Tak Ada yang Minta Saya Jadi Juara
- 'Jorge Lorenzo Sudah Tak Punya Kans Kembali ke Ducati'
- Miguel Oliveira Soal Nikahi Saudara Tiri Sendiri: Cinta Kami Sangat Kuat
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ahli Tikungan Terakhir, Dovizioso Sebut Espargaro 'Tak Cerdas' di MotoGP Styria
Otomotif 1 September 2020, 16:13
-
'Dream Team, KTM Beruntung Punya Miguel Oliveira dan Brad Binder'
Otomotif 1 September 2020, 14:34
-
Miguel Oliveira Soal Nikahi Saudara Tiri Sendiri: Cinta Kami Sangat Kuat
Bolatainment 1 September 2020, 09:55
-
Usai Menangi MotoGP Styria, Miguel Oliveira Segera Nikahi Saudara Tirinya Sendiri
Bolatainment 30 Agustus 2020, 17:20
-
Miguel Oliveira: Kebangkitan Ini Juga Berkat Kerja Keras KTM
Otomotif 28 Agustus 2020, 10:38
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Bermain Hanya dengan Kondisi Fisik 70 Persen
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 20:54
-
Surabaya Samator Tutup Babak Reguler Proliga 2026 dengan Kemenangan
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 20:23
-
Juventus Amburadul di Bursa Transfer: 3 Musim, Hanya 2 Pemain yang Sukses!
Liga Italia 22 Februari 2026, 20:22
-
Gagal ke Final Four, Bandung BJB Tandamata Kejar Kemenangan atas Jakarta Livin Mandiri
Voli 22 Februari 2026, 20:01
-
Persis Solo Terpuruk: 300 Hari Tanpa Kemenangan di Laga Kandang!
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 18:32
-
Nonton Live Streaming Persib vs Persita di Indosiar - BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 18:01
-
Inter Milan di Serie A: 92,6 Persen Scudetto!
Liga Italia 22 Februari 2026, 17:41
-
Bek Mereka Masuk Incaran MU, Juventus: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 17:00
-
5 Laga Tanpa Menang, Ada Apa dengan Juventus?
Liga Italia 22 Februari 2026, 16:46
-
Kata Michael Carrick soal Kobbie Mainoo: Dia Tulang Punggung Masa Depan MU!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 16:22
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Minggu 22 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 16:07
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 22 Februari 2026, 15:53
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR