
Bola.net - CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali, menyatakan bahwa citra pihaknya sempat mengalami kerusakan usai gagal membantu Valentino Rossi menjuarai MotoGP pada 2011 dan 2012 lalu. Ia menyatakan bahwa kegagalan mereka tersebut adalah tamparan besar, apalagi Rossi adalah sembilan kali juara dunia.
Rossi menerima rayuan Ducati setelah 'ngambek' pada Yamaha karena ditandemkan dengan Jorge Lorenzo, rider yang ia anggap sama kuat dengannya, selama tiga musim. The Doctor ingin menjadi rider nomor satu di Yamaha, tetapi pabrikan Garpu Tala yakin Lorenzo yang kala itu berstatus rider muda, cocok untuk masa depan mereka.
Rossi pun memboyong seluruh krunya dari Yamaha ke Ducati, termasuk sang crew chief legendaris, Jeremy Burgess. Berkolaborasi dengan General Manager Ducati Corse saat itu, Filippo Preziosi, Rossi dan Burgess yakin bisa membuat Ducati tangguh, seperti yang mereka lakukan pada Yamaha usai berpisah dari Honda.
Citra yang Tercoreng
CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali (c) Ducati
Sayang, kombinasi Rossi-Ducati justru tak sesuai harapan. Mereka hanya mampu meraih tiga podium dalam kurun dua musim, bahkan paceklik kemenangan. Akhirnya, kedua belah pihak memutuskan berpisah pada akhir 2012, di mana Rossi memilih kembali ke Yamaha dan Ducati memilih menggaet Andrea Dovizioso.
Domenicali, yang saat itu menjabat sebagai Manajer Ducati Team, menyadari bahwa pihaknya mengendalikan situasi dengan cara yang kurang ideal. Jebloknya performa Rossi sepanjang dua musim tersebut membuat nama Ducati tercela di dunia balap motor, dan mereka butuh waktu lama untuk bangkit.
"Kami tak bisa mengurus Vale dan kami pun kena tamparan. Saat Anda menggaet pembalap paling ternama di Italia, dengan sembilan gelar dunia, tetapi tak bisa menang, maka Anda juga mendapati citra yang tercoreng," curhat Domenicali kepada La Repubblica, seperti yang dikutip oleh GPOne, Senin (28/11/2022).
Dua Tahun Kerja Keras Perbaiki Citra

Setelah Rossi hengkang, Domenicali naik pangkat menjadi CEO Ducati, menggantikan Gabriele del Torchio. Demi memperbaiki semua kekacauan, Domenicali pun menggaet eks Direktur Teknis Aprilia Racing, Gigi Dall'Igna, sebagai pengganti Preziosi. Sejak itulah Ducati terus berinovasi menghadirkan motor yang tangguh.
Uniknya, satu dekade berselang, Ducati sukses meraih gelar dunia bersama murid Rossi sendiri, yakni Pecco Bagnaia. "Saya menjadi CEO pada 2013, saat Vale pergi. Saya pun mengumpulkan semua pecahan yang tercipta," kisah Domenicali, yang juga merekrut Paolo Ciabatti pada 2013 dan Davide Tardozzi pada 2014.
"Saat itulah Anda baru bisa kembali bekerja dan memulai dari awal. Selama dua tahun kami bekerja keras demi menghadirkan perubahan. Jika Anda tidak melakukan riset dengan cara yang baik, apalagi dengan cara yang terburu-buru, maka Anda akan kehilangan pandangan yang jelas," pungkas pria berusia 57 tahun ini.
Sumber: GPOne
Baca juga:
- Alex Marquez Jaga Rahasia Ducati dari Marc Marquez: Saya Kan Juga Ingin Menang!
- Senang Pindah ke Ducati, Alex Marquez: Tapi Ada Beban Wajib Menang
- VR46 Riders Academy Ditinggalkan 3 Rider, Valentino Rossi Ogah Rekrut Murid Baru
- Sengit Tapi Sportif: Marc Marquez Terharu Didukung Para Rival Selama Pemulihan Cedera Lengan
- Andrea Dovizioso: Motor Ranch Valentino Rossi Itu Sirkuit Surgawi!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ducati Ngaku Namanya Tercoreng Usai Gagal Bantu Valentino Rossi Juarai MotoGP
Otomotif 29 November 2022, 14:01
-
VR46 Riders Academy Ditinggalkan 3 Rider, Valentino Rossi Ogah Rekrut Murid Baru
Otomotif 28 November 2022, 16:38
-
Andrea Dovizioso: Motor Ranch Valentino Rossi Itu Sirkuit Surgawi!
Otomotif 28 November 2022, 12:04
-
Akankah Ducati Lepas Tim Balap Valentino Rossi ke Yamaha di MotoGP 2025?
Otomotif 27 November 2022, 19:02
LATEST UPDATE
-
Catatan Menarik Arsenal Coventry: Arteta Cetak Rekor, Havertz Makin Tajam
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 06:55
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 22-25 Agustus 2026
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 06:38
-
Jadwal Timnas Voli Putri Indonesia di AVC Womens Continental 2026: Disiarkan MOJI dan Vidio
Voli 22 Agustus 2026, 06:35
-
Manchester United Sepakat Datangkan Carlos Baleba dari Brighton
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 05:39
-
Inter Milan Resmi Rekrut Curtis Jones dari Liverpool
Liga Italia 22 Agustus 2026, 05:09
-
Hasil Liga Arab Saudi: Cristiano Ronaldo Cetak Gol, Al-Nassr Hajar Al-Riyadh 4-0
Asia 22 Agustus 2026, 04:57
-
Man of the Match Arsenal vs Coventry City: Martin Odegaard
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 04:33
-
Hasil Arsenal vs Coventry City: The Gunners Langsung Tancap Gas di Pekan Pembuka
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 04:07
-
Link Streaming Arsenal vs Coventry City 22 Agustus 2026
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 23:59
-
Andoni Iraola Waspadai Wajah Baru Newcastle bersama Matthias Jaissle
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 23:30
-
Barcelona Kesusahan, Arsenal Tancap Gas untuk Transfer Julian Alvarez
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 23:00
-
Resmi! Arsenal Datangkan Ezri Konsa dari Aston Villa
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 22:26
-
Mengungkap Misteri Menghilangnya Mason Mount dari Skuad MU
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 22:05
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR