Bola.net - - Kemarahan Aleix Espargaro soal insiden kontroversial di MotoGP Argentina dua pekan lalu tampaknya belum menyurut. Menjelang MotoGP Austin, Texas, akhir pekan ini, rider Aprilia Racing Team Gresini tersebut kembali melempar sindiran tajam kepada Race Direction dan Stewards Panel, yang ia nilai menjatuhkan hukuman kelewat lembek pada Marc Marquez.
Marquez diketahui menabrak Espargaro di Tikungan 13 pada Lap 9 dan membuatnya keluar lintasan. Akibatnya, Marquez dihukum mundur satu posisi. Hukuman 30 detik pun diberikan usai Marquez melakukan manuver serupa kepada Valentino Rossi di tempat yang sama pada Lap 21. Banyak pihak, termasuk Espargaro sungguh heran Marquez tak dapat kibaran bendera hitam yang berarti diskualifikasi.
"Memangnya apa lagi sih yang harus ia lakukan untuk dapat bendera hitram? Hapus saja bendera hitam dari regulasi, toh kami tidak menggunakannya. Sungguh sia-sia membawanya keliling dunia. Kami tidak membutuhkannya. Aturan harus berubah," sindir Espargaro lewat wawancaranya dengan Crash.net di sela MotoGP Austin, Kamis (19/4).
Espargaro pun yakin ada perbedaan besar antara kontak akibat persaingan sengit dan kontak akibat tabrakan dari rival. "Kontak dalam laga yang panas bukan hal buruk, dan memang harus ada. Jika tidak, malah membosankan. Tapi menabrak rider lain adalah masalah lain. Ini dua hal yang berbeda dan saya rasa tak sulit membedakannya," ungkapnya.
Rider Spanyol ini pun menyebut aksi Marquez tergolong dalam kategori 'menabrak', dan bukan senggolan biasa. "Usai balap, ia menelepon saya, 'Aku minta maaf, aku salah melakukan kalkukasi'. Saya bilang, 'Jika kau menyenggolku, tak masalah. Tapi kalkulasimu benar-benar buruk dan kau menabrakku saat kau jauh lebih cepat.' Jadi yang Marc lakukan adalah menabrak saya," tutur Espargaro.
Espargaro pun mengingatkan Race Direction dan Stewards Panel soal insiden antara Jorge Lorenzo dan Alex de Angelis di GP250 Jepang 2005, di mana Lorenzo membuat de Angelis terjatuh dan mendapat larangan satu kali balapan di Malaysia. "Menurut saya ini hukuman bagus, tapi kenapa sekarang kami tak melakukannya lagi? Apa yang harus kami lakukan?" ujarnya.
"Bendera hitam berfungsi untuk aksi yang sangat keras. Jika punya bendera hitam, kami harus memakainya. Marc sendiri benar-benar tahu itu, karena saya sudah bicara dengannya. Ia tahu benar ia melakukan cukup banyak kesalahan untuk dapat bendera hitam. Jadi mengapa ia dijatuhi hukuman 30 detik? Jika tak mau pakai bendera hitam, hapus saja!" tukas Espargaro.
Di sisi lain, kakak kandung Pol Espargaro ini yakin Marquez takkan mengubah karakter, tak peduli apa pun hukumannya. Meski begitu, ia menyebut bahwa bendera hitam bisa menjadi bukti rasa hormat Race Direction dan Stewards Panel kepada rider lain.
"Marc rider yang sangat, sangat cerdas. Ia tahu apa yang telah ia lakukan di Argentina dan ia tahu hukuman yang layak untuknya. Jadi saya rasa ia sudah cukup belajar, tapi rider lain juga harus dihormati. Jadi saya rasa bendera hitam adalah bentuk hormat yang layak untuk rider lain," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marquez Tercepat di Latihan Perdana MotoGP Austin
Otomotif 20 April 2018, 23:10
-
Marquez Siap Hadapi Rossi di Rapat Safety Commission
Otomotif 20 April 2018, 13:30
-
Lorenzo: Hanya Hukuman Berat yang Bisa Stop Rider Agresif
Otomotif 20 April 2018, 12:30
-
Rossi Bersikeras Tak Ubah Pendapatnya Soal Marquez
Otomotif 20 April 2018, 11:30
-
Marquez Hindari Topik Soal Insiden Rossi di Media Debrief Austin
Otomotif 20 April 2018, 10:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inter vs Napoli 12 Januari 2026
Liga Italia 11 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Barcelona vs Real Madrid 12 Januari 2026
Liga Spanyol 11 Januari 2026, 02:00
-
Man of the Match Man City vs Exeter City: Antoine Semenyo
Liga Inggris 11 Januari 2026, 01:49
-
Head-to-Head Barcelona vs Real Madrid Jelang Final Piala Super Spanyol 2026
Liga Spanyol 11 Januari 2026, 00:10
-
Joan Garcia Siap Jalani Debut El Clasico Sebagai Kiper Terbaik Eropa
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 23:57
-
Prediksi Bayern vs Wolfsburg 11 Januari 2026
Bundesliga 10 Januari 2026, 23:56
-
Prediksi Man United vs Brighton 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 23:51
-
Rodrygo Goes Dipastikan Fit, Siap Guncang El Clasico Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 23:48
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52





















KOMENTAR