
Bola.net - Juventus sedang berada dalam periode yang jauh dari kata ideal. Rentetan hasil negatif membuat tekanan terhadap skuad Bianconeri kian memuncak dalam beberapa pekan terakhir.
Sepanjang Februari, Si Nyonya Tua berkali-kali tersungkur di berbagai ajang. Kekalahan demi kekalahan itu bukan hanya mengguncang posisi tim, tetapi juga memicu kemarahan besar dari para pendukungnya.
Tersingkir 3-0 dari Atalanta di Coppa Italia menjadi pukulan awal yang menyakitkan. Setelah itu, mereka tumbang 3-2 dari Inter dalam Derby d’Italia yang kontroversial.
Belum berhenti di situ, Juventus dihajar 5-2 oleh Galatasaray di Liga Champions dan takluk 2-0 dari Como di Serie A. Situasi ini membuat atmosfer di sekitar klub semakin panas dan penuh tekanan jelang duel lawan Gala di leg kedua playoff UCL di Allianz Stadium, Kamis (26/02/2026).
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Sorotan Tajam ke Bawah Mistar

Di tengah badai hasil buruk tersebut, nama Michele Di Gregorio ikut terseret dalam pusaran kritik. Penampilannya di bawah mistar gawang dinilai belum mampu memberikan rasa aman bagi lini belakang Juventus.
Dalam beberapa pertandingan musim ini, Juventus kebobolan gol-gol yang dianggap seharusnya bisa dicegah. Momen-momen itu terjadi saat menghadapi Inter, Borussia Dortmund, Sporting CP, Fiorentina, Lazio, Galatasaray, hingga Como.
Kritik terhadap Di Gregorio pun semakin keras setelah rangkaian hasil negatif tersebut. Setiap kesalahan kecil kini seperti diperbesar, dan sorotan terhadap performanya menjadi semakin tajam dari pekan ke pekan.
Hujatan Membanjiri Media Sosial

Tekanan tak hanya datang dari dalam lapangan, tetapi juga dari dunia maya. Di media sosial, Football Italia menyebut Di Gregorio disebut menerima berbagai hinaan dari pendukung Juventus sendiri.
Sebagian oknum menyebutnya sebagai “Interista” karena ia lahir di Milan dan menghabiskan hampir 20 tahun di akademi Inter saat masih muda. Tuduhan itu semakin memperkeruh situasi, seolah-olah latar belakangnya menjadi alasan atas performa tim yang menurun.
Selain itu, ada pula yang melabelinya sebagai “beban” hingga “sampah” di kolom komentar. Gelombang hujatan tersebut akhirnya membuat situasi di akun pribadinya semakin tidak terkendali.
Ancaman Serius dan Langkah Drastis
Situasi memanas ketika muncul laporan bahwa Di Gregorio tidak hanya menerima hinaan, tetapi juga ancaman yang lebih serius. Ancaman tersebut disebut-sebut menyasar dirinya dan keluarganya.
Menurut berbagai media pada Selasa pagi, kondisi itu memaksa sang kiper mengambil langkah tegas. Ia memutuskan untuk menonaktifkan kolom komentar di profil Instagram pribadinya demi melindungi diri dan keluarganya.
Kasus ini mengingatkan pada situasi yang dialami Alessandro Bastoni usai Derby d’Italia yang kontroversial awal bulan ini. Bek Inter tersebut juga menutup kolom komentar media sosialnya setelah menjadi sasaran pelecehan dari oknum yang mengatasnamakan diri sebagai penggemar.
Klasemen Liga Champions
(Football Italia)
Baca Juga:
- Juventus vs Galatasaray: Tertinggal 2-5, Del Piero Ragu Bianconeri Bisa Lewati Cimbom?
- Prediksi Susunan Pemain Juventus Lawan Galatasaray: Bianconeri Butuh Keajaiban di Turin
- Juventus Hadapi Misi Sulit Lawan Galatasaray, Spalletti Minta Doa Restu Juventini!
- Main di Kandang, Juventus Pede Bisa Comeback Lawan Galatasaray
- Jadwal Liga Champions Minggu Ini: Misi Berat Juventus dan Inter
- Prediksi Juventus vs Galatasaray 26 Februari 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Napoli dan Inter Sudah, Juventus dan Atalanta Menyusul Out dari Liga Champions?
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:50
-
Juventus vs Galatasaray: Hanya Kenan Yildiz yang Bisa Diandalkan
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Juventus vs Galatasaray - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 25-26 Februari 2026
Liga Champions 25 Februari 2026, 17:17
LATEST UPDATE
-
Prediksi Atletico Madrid vs Barcelona 15 April 2026
Liga Champions 13 April 2026, 11:15
-
Jadwal Lengkap Balapan WorldSBK 2026
Otomotif 13 April 2026, 10:55
-
Jadwal Live Streaming WorldSBK Belanda 2026 di Vidio, 17-19 April 2026
Otomotif 13 April 2026, 10:52
-
Optimisme Real Madrid: Pede Balikkan Keadaan dan Menang di Munich!
Liga Champions 13 April 2026, 10:45
-
Dumfries Jelaskan Rahasia Inter Milan Tetap Ganas di Markas Como
Liga Italia 13 April 2026, 10:35
-
Inter Menang Dramatis 4-3, Marcus Thuram Ungkap Rahasia Ketajamannya
Liga Italia 13 April 2026, 10:06
-
Man City vs Arsenal Pekan Depan: Penentuan Juara Liga Inggris
Liga Inggris 13 April 2026, 09:47
-
Real Madrid Murka! Insiden Berdarah Mbappe Picu Tuntutan Transparansi VAR
Liga Spanyol 13 April 2026, 09:47
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45

























KOMENTAR