Seperti yang diketahui, aturan ini mulai diberlakukan di kelas MotoGP sejak tahun 2010, yang mana tidak membolehkan seorang pebalap pendatang baru membela tim pabrikan di tahun pertama keikutsertaannya.
Tujuan dari aturan rookie ini adalah untuk melakukan 'perkenalan awal' dengan teknologi MotoGP dan membantu tim-tim satelit untuk mengembangkan motornya.
Sejak Stoner mengumumkan keputusannya untuk pensiun akhir musim ini, aturan tersebut mulai dipertanyakan beberapa pihak karena Marquez digadang-gadang merupakan satu-satunya pebalap yang cocok untuk menggantikan posisinya.
Didukung oleh Repsol, Marquez yang masih membalap di kelas Moto2, diperkirakan akan naik ke kelas MotoGP tahun depan. Melihat prestasinya yang begitu gemilang di beberapa tahun terakhir, Repsol Honda jelas merupakan target utamanya.
Namun jika aturan rookie tersebut masih berlaku tahun depan, sepertinya Marquez harus bersabar untuk menunggu setidaknya selama satu tahun dengan membalap bersama sebuah tim satelit.
Ezpeleta pun memberi isyarat pihaknya akan 'melunakkan' aturan tersebut agar Marquez dapat masuk ke MotoGP dengan mudah dan bisa menggantikan posisi Stoner.
"Aturan rookie diberlakukan untuk membantu tim satelit mengembangkan motor-motor mereka. Ini juga merupakan sebuah 'perkenalan' sebelum pebalap muda bertalenta beralih ke tim pabrikan," ujarnya.
"Namun seperti aturan-aturan lainnya, aturan ini tidak harus diberlakukan terlalu kaku. Jika aturan ini tidak cocok, maka bisa saja ditinjau ulang," tambahnya.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan Marquez naik ke kelas MotoGP musim depan, Ezpeleta menjawab, "Ada jalan pintas untuk itu, dan Honda tahu betul caranya. Lihat saja ketika Valentino Rossi menjalani debut bersama mereka di tahun 2000, motor seperti apa yang dikendarainya?"
"Jika Honda memang menginginkannya (Marquez), mereka hanya membutuhkan satu detik untuk memperolehnya," pungkas Ezpeleta.
Di tahun 2000 dan 2001, Rossi membela tim satelit Nastro Azzurro Honda dengan mengendarai motor spesifikasi pabrikan. Setelah berhasil meraih gelar dunia pertamanya, ia berpindah ke Repsol Honda di tahun 2002.
Jika aturan rookie masih diberlakukan musim depan, ada kemungkinan bahwa Marquez akan mengalami perlakuan yang sama seperti Rossi. (ss/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Crutchlow: Kontrak Baru Lorenzo Tak Mengubah Apapun
Otomotif 14 Juni 2012, 20:15
-
Ezpeleta: Marquez Bisa Saja Diperlakukan Seperti Rossi
Otomotif 14 Juni 2012, 19:00
-
Stoner Dapat Jatah Balap Tahun Depan?
Otomotif 14 Juni 2012, 17:15
-
Masih Terikat Kontrak Dengan Honda, Bradl Diincar Ducati?
Otomotif 13 Juni 2012, 19:30
-
'Jika Regulasi Beralih ke CRT, Kami Keluar Dari MotoGP'
Otomotif 12 Juni 2012, 21:45
LATEST UPDATE
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR