Bola.net - CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta berpendapat bahwa alasan Valentino Rossi kembali ke Yamaha adalah karena pebalap Italia itu yakin bisa tampil lebih baik daripada saat membela Ducati.
Sejak membela Ducati pada awal tahun 2011 silam, Rossi hanya mampu meraih tiga podium tanpa satupun kemenangan. Ia pun memutuskan kembali ke Yamaha, yakni di mana ia sukses meraih empat gelar dunia sejak tahun 2004.
"Saya rasa Vale sangat menyadari potensi performanya. Ia juga pasti memahami performa Yamaha. Jika Vale kembali ke sana, itu karena ia merasa mampu tampil baik," ujar Ezpeleta.
Pria asal Spanyol itu juga mengaku ragu Rossi yang Februari mendatang akan berusia 34 tahun mau kembali ke Yamaha jika tak memahami potensinya meraih kemenangan lagi seperti dulu.
"Saya ragu Vale mau kembali ke Yamaha jika ia merasa tak bisa melakukan pekerjaan dengan baik. Menurut saya, Vale sangat yakin bisa tampil bagus. Jika tidak merasa begitu, ia tidak akan melanjutkan karirnya," pungkas Ezpeleta.
Setelah hengkang dari Ducati akhir tahun lalu, kini Rossi menggenggam kontrak Yamaha berdurasi dua tahun yang akan habis pada akhir tahun 2014. (mcn/kny)
Sejak membela Ducati pada awal tahun 2011 silam, Rossi hanya mampu meraih tiga podium tanpa satupun kemenangan. Ia pun memutuskan kembali ke Yamaha, yakni di mana ia sukses meraih empat gelar dunia sejak tahun 2004.
"Saya rasa Vale sangat menyadari potensi performanya. Ia juga pasti memahami performa Yamaha. Jika Vale kembali ke sana, itu karena ia merasa mampu tampil baik," ujar Ezpeleta.
Pria asal Spanyol itu juga mengaku ragu Rossi yang Februari mendatang akan berusia 34 tahun mau kembali ke Yamaha jika tak memahami potensinya meraih kemenangan lagi seperti dulu.
"Saya ragu Vale mau kembali ke Yamaha jika ia merasa tak bisa melakukan pekerjaan dengan baik. Menurut saya, Vale sangat yakin bisa tampil bagus. Jika tidak merasa begitu, ia tidak akan melanjutkan karirnya," pungkas Ezpeleta.
Setelah hengkang dari Ducati akhir tahun lalu, kini Rossi menggenggam kontrak Yamaha berdurasi dua tahun yang akan habis pada akhir tahun 2014. (mcn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ezpeleta Yakin Rossi Paham Potensi Yamaha
Otomotif 28 Januari 2013, 20:00
-
Lorenzo Dan Rossi Anggap Indonesia Seperti Rumah Sendiri
Otomotif 27 Januari 2013, 13:44
-
Lorenzo Optimis, Rossi Pilih Menenangkan Diri
Otomotif 26 Januari 2013, 15:00
-
Foto: Lorenzo-Rossi Resmikan 'Semakin di Depan' di Jakarta
Open Play 26 Januari 2013, 11:00
-
Video: Lorenzo-Rossi Resmikan Logo Baru Yamaha di Jakarta
Open Play 25 Januari 2013, 19:00
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR