Fabio di Giannantonio dan Marco Bezzecchi Patah Hati di MotoGP Jerman, Tapi Tetap Happy Karena Kompetitif

Bola.net - Fabio di Giannantonio dan Marco Bezzecchi terpaksa 'patah hati' usai sama-sama gagal finis akibat kecelakaan di Tikungan 1 Sachsenring dalam MotoGP Jerman 2025, Minggu (13/7/2025). Uniknya, keduanya juga pulang ke Italia dengan rasa puas atas performa mereka yang terbukti kompetitif.
Start dari pole, Marc Marquez langsung memimpin dan tak terjamah sampai finis. Di lain sisi, Bezzecchi melakukan holeshot dan melaju di posisi kedua, tetapi segera tersalip oleh Giannantonio pada Lap 2. Posisi tiga besar pun tak berubah sampai Lap 18, di mana Giannantonio jatuh di Tikungan 1.
Insiden 'Diggia' membuat Bezzecchi naik ke posisi kedua, tetapi ia dapat giliran kecelakaan di tikungan yang sama pada Lap 21 dan gagal finis. Keduanya pun kompak merasa kecewa karena gagal merebut podium setelah menunjukkan performa yang kuat sepanjang akhir pekan.
Fabio Diggia Janji Bakal Lebih Kuat di Balapan Berikutnya

Lewat program 'After The Flag' di MotoGP.com, Giannantonio pun mengaku sudah berusaha mengerahkan yang terbaik demi menyabet trofi. Namun, harapannya sirna setelah ban depannya selip di Tikungan 1. Beruntung, meski mengalami kecelakaan hebat, ia lolos dari cedera.
"Saya sangat ingin finis dengan cara yang hebat, seperti yang saya coba. Saya ingin menciptakan ritme. Saya sempat melakukannya. Saya mencoba sedikit ngotot, untuk membuat jarak dari Bez, tapi ban depan saya selip. Kecelakaan itu besar di gravel, tetapi saya baik-baik saja," curhatnya.
"Kami harus mengambil hal positifnya. Kami cepat, kami di depan. Saya rider terdekat dengan Marc, yang tidak terjangkau di sini. Ini berarti kami makin kuat. Kami harus merasa supersenang, dengan senyuman besar, dan kami akan kembali lebih kuat di Brno," lanjut rider berusia 26 tahun ini.
Marco Bezzecchi Lakukan Kesalahan Gara-Gara Kurang Ngotot

Bezzecchi juga mengakui melakukan kesalahan di pengereman. Lewat GPOne, ia menyatakan dirinya mengerem dengan cara yang sama seperti lap pembuka, tetapi tidak terlalu agresif. Sekalinya ban depan dan belakang melaju sejajar, ia mengalami understeer tepat di titik aspal tikungan pertama melaju turun.
"Saya jelas kecewa pada diri sendiri, meski ini bisa terjadi dalam balapan macam itu, di mana Anda tak bisa ngotot sepanjang waktu. Ban dan motor ini, segalanya dibuat untuk mencapai limit performa. Ketika Anda tak melakukannya, mudah bikin kesalahan. Jika melihat ke belakang, seharusnya saya tetap mengerem agresif," tuturnya.
"Saya senang atas akhir pekan ini. Performa saya hari ini lebih baik dari dugaan. Marc melenggang, tetapi saya mengejar Diggia sebelum ia terjatuh, dan mengendalikan jarak di depan Alex. Saya pun puas. Tim saya bekerja luar biasa seperti biasa, dan saya mengalami kemajuan. Kami akan coba mulai lagi dari sini," pungkas 'Bez'.
Sumber: MotoGP, GPOne
Baca Juga:
- Marc Marquez Kaget Langsung Dominasi MotoGP 2025, Sempat Waspadai Pecco Bagnaia Bakal Jadi Rival Terberat
- Lampaui Rekor Kemenangan Giacomo Agostini, Marc Marquez: Inilah Hasil Bersenang-senang
- Hanya 10 Pembalap Finis di MotoGP Jerman 2025, Ini Daftar Balapan dengan Finisher Paling Sedikit dalam Sejarah
- Potret Aksi Veda Ega Pratama dan Kiandra Ramadhipa Bikin Bangga Indonesia di Red Bull Rookies Cup Jerman 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR