
Bola.net - Para pabrikan MotoGP 2026 harus ketar-ketir dalam menatap peta persaingan gelar dunia. Sebab, Aprilia berpotensi besar menjadi momok baru dalam perburuan mahkota juara, menggulingkan Ducati.
Sejak 2021, Ducati menjadi 'raja' MotoGP. Mereka meraih banyak kemenangan lewat banyak rider berbeda, sampai-sampai MotoGP dijuluki 'Ducati Cup'. Ducati juga sukses jadi kampiun dalam empat musim terakhir.
Namun, dominasi itu terancam pada 2026. Selagi para rider Ducati sulit menjinakkan motor baru mereka, Aprilia justru tampil sangat mentereng, tampil garang di semua sesi, dari latihan, kualifikasi, sampai balapan.
Dari 6 balapan yang digelar di 3 seri pertama, Aprilia meraih 9 kemenangan dan 4 kemenangan. Tak hanya itu, 3 dari 4 pembalapnya sudah naik podium. Mereka juga membubuhkan berbagai rekor gemilang awal musim ini.
Apa saja sih rekor-rekor tersebut? Simak ulasannya berikut ini ya, Bolaneters!
Marco Bezzecchi Kalahkan Rekor Jorge Lorenzo

Dominasi dan kemenangan dalam lima Grand Prix terakhir membuat Bezzecchi tercatat memimpin 121 lap beruntun. Ia menjadi pembalap MotoGP yang mampu memimpin lap terbanyak secara beruntun, mematahkan rekor Jorge Lorenzo (103).
Masuk Deretan Pabrikan Paling Sering Menang

Kemenangan Bezzecchi di COTA juga merupakan kemenangan Aprilia yang ke-11 di MotoGP. Catatan ini membuat Aprilia menjadi pabrikan dengan kemenangan GP500/MotoGP terbanyak kedelapan sepanjang sejarah.
Dekati Podium Ke-40 di MotoGP

Podium yang diraih Martin usai finis kedua di COTA tercatat sebagai podium ke-39 Aprilia dalam sejarah GP500/MotoGP, serta yang ke-34 sejak kembali berlaga di kelas ini pada 2015. Uniknya, 34 podium ini mereka raih dalam enam tahun terakhir, yakni sejak 2021.
Akankah Raih 6 Kemenangan Beruntun?

Aprilia menjadi pabrikan GP500/MotoGP ketujuh yang mampu meraih lima kemenangan beruntun, menyusul Honda, Ducati, MV Agusta, Suzuki, Gilera, dan Yamaha.
Enam pabrikan ini juga tercatat mampu meraih enam kemenangan beruntun, yang bisa disamai oleh Aprilia di Jerez, Spanyol, pada 24-26 April 2026 nanti.
Finis 1-2 Keempat Sepanjang Sejarah

Hasil balapan di COTA membuat Aprilia mencatatkan finis 1-2 keempatnya dalam sejarah MotoGP, dimulai dari GP Catalunya 2023 (Aleix Espargaro dan Maverick Vinales), GP Valencia 2025 (Bezzecchi-Raul Fernandez), serta GP Brasil dan GP Amerika 2026 (Bezzecchi-Martin).
Baca Juga:
- 8 Rider Indonesia Siap Tarung, Ini Daftar Pembalap AP250 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
- Aprilia Ingin Bentuk 'Timnas Italia' Versi MotoGP, Kedatangan Pecco Bagnaia Kian Dekat?
- Aprilia Tak Lagi Mau Disebut 'Underdog' MotoGP, Tapi Menolak Jemawa Duduki Puncak Klasemen
- Sayang Banget, Pedro Acosta Jadi Rider MotoGP dengan Podium Terbanyak Tanpa Pernah Menangi Balapan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs PSBS Biak 23 Mei 2026
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 17:31
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persik 23 Mei 2026
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 17:27
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Semen Padang 23 Mei 2026
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 17:03
-
Jadwal dan Siaran Langsung Serie A 2025/26: Matchweek 38 di Vidio!
Liga Italia 22 Mei 2026, 16:55
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs PSM 23 Mei 2026
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 16:39
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR