
Bola.net - Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, mengaku sangat bisa memaklumi mengapa Pol Espargaro ingin membela Repsol Honda dan bertandem dengan Marc Marquez di MotoGP 2021. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan GPOne, Kamis (25/6/2020).
Espargaro membuat heboh paddock MotoGP karena bertekad meninggalkan Red Bull KTM Factory Racing, tim yang selama ini justru memanjakannya sebagai pebalap utama. Meski belum resmi diumumkan pindah ke Repsol Honda, ia telah dikonfirmasi oleh akan hengkang.
Honda mengakui Espargaro punya gaya balap yang cocok untuk RC213V, karena sama agresifnya dengan Marquez. Espargaro juga mengaku ingin pindah ke Honda karena ia ingin cepat-cepat dapat peluang menjuarai MotoGP, apalagi usianya sudah mencapai 29 tahun.
Pol Espargaro Agresif, Cocok di Honda
Quartararo sendiri ditanya apakah ia mau mengambil tantangan bertandem dengan Marquez seperti yang dilakukan Espargaro. Rider Prancis ini mengaku lebih baik dirinya bertahan di Yamaha karena gaya balapnya yang mulus lebih cocok dengan YZR-M1.
Di lain sisi, ia bisa memaklumi Espargaro tertarik membela Honda meski konsekuensinya berbagi garasi dengan 8 kali juara dunia. Quartararo menilai gaya balap Espargaro yang agresif bisa memudahkannya menjinakkan RCV, hal yang selama ini sulit dilakukan para rider Honda selain Marquez.
"Tergantung situasi. Saya sendiri tidak mau, karena saya nyaman di Yamaha dan saya tahu motor saya bagus. Tapi Pol punya gaya balap agresif, cocok untuk Honda. Jika Marc meraih enam gelar dalam tujuh tahun, maka berarti motor itu memang bagus. Jika jadi Pol, saya tentu akan melakukannya juga," ungkapnya.
Yakin Ada Peluang Juara Meski di Tim Satelit
Jadi mana yang dirasa lebih mudah untuk mengalahkan Marquez: dengan motor yang sama atau dengan motor berbeda? "Jelas pakai motor yang berbeda," ungkap Quartararo, senada dengan opini Jack Miller yang tahun depan akan membela Ducati Team.
Quartararo juga yakin dirinya punya peluang memperebutkan gelar tahun ini, karena ia akan mendapatkan YZR-M1 spek pabrikan meski membela tim satelit. Menurutnya, masih memungkinkan jadi juara meski belum mendapatkan dukungan teknis penuh dari Yamaha.
"Menurut saya merebut gelar tahun ini memungkinkan, meski ini semua tergantung dukungan yang diberikan pabrikan. Saya rasa jika saya bertarung dengan Marc pada dua seri terakhir, Yamaha akan memberikan yang terbaik kepada saya," pungkasnya.
Video: Pembangunan Sirkuit MotoGP Indonesia 2021 di Mandalika
Baca Juga:
- Quartararo: Sempurna Jika Rossi Balapan Sampai Usia 50 Tahun
- Fabio Quartararo Tak Mau Jemawa Dianggap 'Anti-Marquez'
- Kembali ke Eropa, Jack Miller Langsung Latihan Bareng Alex Rins di Catalunya
- Kehilangan Pol Espargaro, KTM: Kami Harus Terima Kenyataan
- Aleix Espargaro Samai Lap KTM pada Hari Ketiga Uji Coba MotoGP Misano
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Fabio Quartararo: Wajar Jika Pol Espargaro Setim dengan Marc Marquez
Otomotif 26 Juni 2020, 12:40
-
Fabio Quartararo Tak Mau Jemawa Dianggap 'Anti-Marquez'
Otomotif 26 Juni 2020, 11:20
-
Ducati Gagal Gaet Marc Marquez Akibat Tak Bisa Bayar Gaji 20 Juta Euro
Otomotif 24 Juni 2020, 11:40
-
Bahu Pulih 100%, Marc Marquez Akui Diuntungkan Masa Karantina
Otomotif 24 Juni 2020, 11:00
-
'Vinales-Quartararo Bakal Jadi Rival Terberat Marc Marquez'
Otomotif 23 Juni 2020, 12:10
LATEST UPDATE
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
-
Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:44
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 18:26
-
Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:14
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
-
Michael Carrick Diberi Tiga Laga untuk Selamatkan Pekerjaannya di Manchester United
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR