
Bola.net - General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, mengaku sedih Marc Marquez harus mundur dari MotoGP Prancis 2026 di Le Mans, Minggu (10/5/2026), serta harus absen dari Seri Catalunya, Spanyol, 15-17 Mei 2026 nanti.
Marquez mengalami highside di Sprint GP Le Mans, Prancis, Sabtu (9/5/2026). Insiden ini memicu patah tulang metatarsal kelima kaki kanan. Namun, Marquez menyebut insiden itu dipicu kendala saraf bahu kanan.
Kendala saraf ini dipicu sekrup yang patah di bahunya, yang ditanamkan usai dislokasi parsial di MotoGP Malaysia 2019. Sekrup itu patah akibat tertabrak Marco Bezzecchi di MotoGP Indonesia pada Oktober 2025 lalu.
Sebut Le Mans Akhir Pekan yang 'Terkutuk'

Pada Minggu, Marquez pun menjalani dua operasi sekaligus, yakni di bahu dan kaki kanan. Dalam blognya di situs resmi Ducati, Selasa (12/5/2026), Dall'Igna pun curhat bahwa ia sangat prihatin atas situasi Marquez.
"Le Mans menghasilkan situasi yang benar-benar terbalik dibandingkan harapan kami. Tanda-tanda pertama dari akhir pekan 'terkutuk' ini muncul dalam Sprint lewat kecelakaan mengerikan yang dialami Marc," tulisnya.
Di lain sisi, Dall'Igna juga salut atas bakat dan ambisi Marquez. Sebab, meski dilanda cedera bahu berkepanjangan, rider Spanyol ini masih bisa merebut dua kemenangan Sprint, yakni di Brasil dan Jerez.
Patahkan Rekor Lap Le Mans Sebelum Kecelakaan
Tak cuma itu, Marquez bahkan mematahkan rekor lap Le Mans dalam sesi Kualifikasi 1 (Q1) pada Sabtu, hanya beberapa jam sebelum ia kecelakaan dalam Sprint. Atas alasan inilah Dall'Igna berharap Marquez segera kembali.
"Marc belum 100% dan kini kita semua tahu alasannya. Operasi bahu Marc makin menyoroti talentanya yang luar biasa mengingat penampilannya sejauh ini, membuat rekor (lap) baru yang luar biasa di Le Mans makin istimewa. Sungguh luar biasa," tuturnya.
"Kami sedih Marc takkan bersama kami di Montmelo, Kami menantinya kembali di lintasan. Kami mengirimkan doa terbaik untuk kesembuhan yang cepat dan sempurna kepada sang juara kami, disertai pelukan hangat dari seluruh tim," tutup Dall'Igna.
Sumber: Ducati Corse
Baca Juga:
- Marco Bezzecchi dan Jorge Martin Hanya Selisih 1 Poin, Aprilia Tegas Tak Ada Anak Emas dan Anak Tiri
- Pesan Aprilia untuk Jorge Martin Usai Dominasi MotoGP Prancis 2026: Tuh Kan, Kamu Bisa Menang!
- Pecco Bagnaia Sebut Ducati Butuh Marc Marquez, Doakan Cepat Pulih dan Kembali Balapan
- Nestapa Pecco Bagnaia, Mulai Klop dengan GP26 Tapi Malah Apes di MotoGP Prancis 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR