Bola.net - - Pebalap Aprilia Racing Team Gresini, Andrea Iannone meyakini bahwa timnya harus lebih fokus memaksimalkan potensi RS-GP yang sudah ada, ketimbang gegabah dan mencemaskan perangkat-perangkat baru demi mengejar ketertinggalan performa dari para rival. Hal ini dinyatakan The Maniac kepada Motorsport.com.
Rider Italia ini untuk pertama kalinya menjalani balapan di atas Aprilia dalam MotoGP Qatar tiga pekan lalu, di mana ia start dari posisi 19 dan finis di posisi 14. Ia pun mengaku bahwa dirinya tak mengharapkan hasil muluk bersama RS-GP yang masih dalam tahap pengembangan, dan bertekad telaten memperbaiki performanya.
"Setiap rider pasti ingin motornya selangkah lebih maju di setiap area. Jadi ini selalu jadi tantangan. Begitu juga saya sendiri. Saya coba memperbaiki diri setiap pekan dan tahun. Tapi kami sudah punya dasar yang baik dan inilah yang terpenting. Dalam masa-masa ini, kami harus memahami lebih baik soal apa saya titik terkuat kami, dan saya rasa justru inilah pondasinya," ungkapnya.
Paket yang Ada Belum Dimaksimalkan
Usai membela Ducati dan Suzuki yang terbukti lebih kompetitif, rider 29 tahun ini pun dapat melihat jelas area mana yang masih menjadi kelemahan Aprilia. Meski begitu, ia yakin timnya tak perlu mendatangkan perangkat-perangkat baru sebelum benar-benar memaksimalkan potensi paket motor yang sudah ada.
"Jelas kami masih harus memperbaiki akselerasi dan performa motor saat menikung. Jika penting terus bekerja seperti ini, karena saya pondasi yang sudah kami punya pun belum dimanfaatkan 100%. Jadi itulah prioritas kami saat ini. Dari sanalah kami akan mengembangkan motor, mempelajarinya dan memahami situasi lebih baik," tuturnya.
Espargaro Tak Sabar Nanti Argentina
Tandem Iannone yang sudah membela Aprilia sejak 2017, Aleix Espargaro pun berhasil finis di posisi 10 dalam balapan di Qatar. Hasil ini membuat rider Spanyol tersebut tak sabar menghadapi MotoGP Argentina di Sirkuit Termas de Rio Hondo akhir pekan nanti, di mana ia kerap tampil menantang selama empat tahun belakangan.
"Saya suka trek Argentina. Saya selalu kompetitif, nyaris meraih pole di sana tiga tahun lalu. Bersama Aprilia, saya juga sangat kompetitif selama dua musim terakhir. Motor kami tahun ini sangat kuat di gigi lima dan enam, dan ada trek lurus panjang di Termas, jadi saya sudah tak sabar. Yang penting adalah terus meraih poin, mencoba finis di 10 besar. Dan jika kami tiba di Jerez dengan koleksi lebih dari 20 poin maka bakal fantastis," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Iannone Minta Aprilia Tak Gegabah Sediakan Perangkat Baru
Otomotif 26 Maret 2019, 16:30
-
Enam Kakak Beradik Bersaudara Tersukses di MotoGP
Otomotif 26 Maret 2019, 14:50
-
Albesiano Sebut Iannone-Espargaro Tandem Terkuat Aprilia
Otomotif 25 Maret 2019, 12:50
-
Bidik Gelar Dunia Ke-55, Aprilia Telaten Kembangkan RS-GP
Otomotif 25 Maret 2019, 12:00
-
Ketika Rider MotoGP Ikut Balap Sepeda Gunung Bergengsi
Otomotif 18 Maret 2019, 11:00
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR