
Bola.net - Seperti Jack Miller pada 2015, Darryn Binder harus menghadapi opini pro-kontra soal keputusannya menerima tawaran untuk melompat langsung dari Moto3 ke MotoGP pada 2022 mendatang. Meski begitu, Miller yang kini menjalani musimnya yang ketujuh di kelas para raja, sangat mendukung langkah Binder ini.
Meski sudah jadi rumor sejak pertengahan tahun, Binder resmi diumumkan membela WithU Yamaha RNF MotoGP Team musim depan pada Kamis (21/10/2021). Ia dapat kontrak pabrikan langsung dari Yamaha Motor Racing, berdurasi setahun dan punya opsi lanjutan untuk 2022. Namun, langkah ini menuai kontroversi.
Binder dinilai terlalu dini ke MotoGP, apalagi belum konsisten di papan atas Moto3. Namun, Miller punya opini berbeda. Rider Australia ini meyakini rider berusia 23 tahun itu memang harus menyambar tawaran dari Yamaha, karena kesempatan naik ke MotoGP tak didapat oleh semua orang dan tak datang dua kali.
Kesempatan yang Tak Datang 2 Kali

Miller sendiri kerap menegaskan bahwa dirinya merasa tak perlu turun di Moto2 lebih dulu, seperti Binder. "Saya rasa, segala kekuatan ada pada Daz. Seperti yang saya yakini selama berkarier di MotoGP, jika Anda dapat kesempatan, lebih baik Anda mengambil dan mencobanya," ujarnya via Crash.net.
"'Kereta' ini tidak datang dua kali untuk banyak orang, jika Anda tahu maksud saya. Banyak orang tak dapat kans macam ini, mereka tak dapat kans mengendarai motor tercepat di dunia sembari melawan para rider terbaik dunia," lanjut Miller, yang kini membela Ducati Lenovo Team dan tengah duduk di peringkat 4 pada klasemen.
Rider 26 tahun ini juga menyatakan, gaya balap agresif Binder bakal membantunya beradaptasi pada motor-motor MotoGP yang tenaganya jauh lebih besar. Tak hanya itu, Miller juga menilai Binder sudah kerap mengendarai motor-motor besar, tak seperti dirinya pada 2015, ketika ia bahkan belum pernah mengendarai motor 600cc sekalipun.
Sudah Sering Naik Motor-Motor Besar

"Jika Anda dapat kesempatan, mengapa tak ambil saja? Jika ada yang bisa melakukannya, saya rasa itu Daz. Ia punya gaya balap yang liar, bisa berkendara saat motornya bergerak-gerak. Jadi, saya tak merasa ini bakal jadi masalah. Ia punya lebih banyak pengalaman di atas motor besar ketimbang saya saat naik ke MotoGP," tutur Miller.
"Ia sudah sering naik superbike, 600cc, dan lainnya, meski tak ada yang bisa mempersiapkan diri Anda untuk MotoGP, karena motor-motor ini sangat jauh berbeda dari apa pun hingga Anda takkan pernah tahu apa yang terjadi sebelum Anda benar-benar mengendarainya. Jadi, lebih baik mencoba dan bergabung kemari," pungkasnya.
Pada Agustus lalu, Binder juga sudah diundang oleh YART untuk menjajal motor superbike YZF-R1 di Brno, Ceko, yakni saat rumornya ke MotoGP mulai menyeruak ke publik. Saat ini, ia tengah duduk di peringkat 6 pada klasemen Moto3 dengan 123 poin. Sepanjang kariernya, ia mengoleksi 6 podium, 1 kemenangan, dan 3 pole.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
- Jadwal Siaran Langsung MotoGP, Moto2, dan Moto3 Emilia Romagna 2021 di Misano
- Gantikan Energica, Ducati Resmi Jadi Suplier Motor MotoE Mulai 2023
- RNF Racing Resmi Jadi Tim Satelit 'Baru' Yamaha di MotoGP 2022
- Daftar Pembalap MotoGP 2022: Darryn Binder Gabung, Satu Slot Masih Kosong
- Ikuti Jejak Jack Miller, Darryn Binder Resmi ke MotoGP 2022 Bareng Yamaha
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil FP2 Moto3 Emilia Romagna: Pedro Acosta Terdepan, Ungguli Alberto Surra
Otomotif 22 Oktober 2021, 19:09
-
Brad Binder Sambut Darryn Binder di MotoGP: Kalau Kau Mengalahkanku, Pergi dari Rumahku!
Otomotif 22 Oktober 2021, 09:03
-
Jack Miller Dukung Darryn Binder ke MotoGP: Dia Lebih Berpengalaman daripada Saya
Otomotif 22 Oktober 2021, 08:40
-
Jadwal Siaran Langsung MotoGP, Moto2, dan Moto3 Emilia Romagna 2021 di Misano
Otomotif 22 Oktober 2021, 08:13
LATEST UPDATE
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR