
Bola.net - Pembalap Pramac Racing MotoGP, Jack Miller, turut prihatin Andrea Iannone dijatuhi larangan balap empat tahun akibat kasus doping. Namun, ia tak percaya pada pengakuan The Maniac yang menyebut steroid drostanolone masuk ke dalam tubuhnya akibat kontaminasi daging di Malaysia tahun lalu.
Hukuman Iannone ini diumumkan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) pada Selasa (10/11/2020), usai ia dan kuasa hukumnya tak bisa membuktikan drostanolone pada sampel urinnya memang merupakan hasil kontaminasi daging. Hukuman ini otomatis mengakhiri karier balap Iannone, yang kini berusia 31 tahun.
Rider Italia ini pun mendapatkan banyak simpati dari penghuni paddock MotoGP, termasuk para rivalnya. Namun, Miller yakin Agen Anti-Doping Dunia (WADA) takkan asal-asal menuntut hukuman empat tahun pada Iannone. Menurutnya, ada alasan kuat mengapa hukuman seberat ini merundung Iannone.
Punya Peternakan Sapi di Australia

"Andrea dapat hukuman empat tahun, dan tak banyak yang bisa saya katakan. Jika ia dapat penalti seperti itu, maka kasusnya pasti sangat kuat. Beginilah hidup kami, itu sudah aturannya. Sangat disayangkan bagi Andrea karena ia ada di sisi yang salah, dan saya mengharapkan yang terbaik untuknya," ujar Miller via The Race, Kamis (12/11/2020).
Rider berusia 25 tahun ini menyatakan, keluarganya punya peternakan sapi di Australia, dan mereka tak pernah menyuntikkan steroid kepada sapi-sapi mereka. "Kami semua tahu apa yang boleh dan tak boleh kami lakukan, dan sayangnya Andrea 'tertangkap' berada di sisi yang salah," tuturnya.
"Tapi jika Anda tanya apa saya percaya itu akibat kontaminasi daging, jawabannya tidak. Keluarga saya punya sapi di peternakan, dan saya bisa bilang kami tak menyuntik mereka dengan steroid. Kalaupun kami melakukannya, saya tak yakin Andrea bakal dites positif usai sekadar makan stik daging," lanjut Miller.
WADA Adakan Kursus, Tes Doping Lebih Sering
Miller pun menyatakan, bahwa kini para rider MotoGP telah mendapatkan pengarahan lebih intensif dari WADA mengenai hal-hal terkait doping. Tutorial secara daring pun harus diikuti para pembalap sebelum diperbolehkan berkompetisi, dan tes doping juga telah diperbanyak sepanjang musim 2020.
"Kami dapat buku yang menunjukkan apa yang boleh dan tak boleh kami lakukan. Saya juga dalam pantauan WADA sejak tiba di MotoGP, dan saya dites sekali-dua kali tiap tahun. Tahun ini, saya dites lebih sering daripada sebelum-sebelumnya. Untuk dapat lisensi, kami juga harus ikut kursus sepanjang 3,5 jam dengan WADA," kisah Miller.
"Anda harus baca cara-cara demi menghindari hal macam ini. Kami sudah dapat materi, jadi para rider tahu apa yang bisa kami dapat. Saya paranoid soal protein dan suplemen, karena sedikit kontaminasi bisa bikin masalah, dan saya sangat hati-hati mengonsumsinya. Sebuah kesalahan kecil bisa bikin rugi besar, tapi sudah begitu aturannya," pungkasnya.
Sumber: The Race
Video: Joan Mir Sukses Rebut Kemenangan di MotoGP Eropa
Baca Juga:
- Aleix Espargaro Mau Setim dengan Bezzecchi-di Giannantonio, Tapi...
- Valentino Rossi: Marc Marquez Harus Pikirkan Masa Depan Jangka Panjang
- Prihatin, Aleix Espargaro Minta Andrea Iannone Hadir di MotoGP Valencia
- Tolak Kerja Sama, Andrea Dovizioso Tetap Angkat Topi untuk Aprilia
- Andrea Dovizioso Tepis Dugaan Gantikan Marc Marquez di MotoGP 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jack Miller Tak Percaya Kontaminasi Daging Sebabkan Kasus Doping Andrea Iannone
Otomotif 13 November 2020, 15:10
-
Prihatin, Aleix Espargaro Minta Andrea Iannone Hadir di MotoGP Valencia
Otomotif 13 November 2020, 13:38
-
Andrea Iannone Sudah Menduga Dilarang Balapan 4 Tahun, Tetap 'Patah Hati'
Otomotif 12 November 2020, 13:45
-
Rider Muda atau Veteran? Aprilia Siapkan 3 Calon Pengganti Andrea Iannone
Otomotif 12 November 2020, 09:54
-
Para Rider MotoGP Ramai-Ramai Beri Dukungan pada Andrea Iannone
Otomotif 11 November 2020, 10:28
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR