
Bola.net - Pembalap Aprilia Racing Team Gresini MotoGP, Aleix Espargaro, secara blak-blakan mengungkapkan amarahnya pada Agen Anti-Doping Dunia (WADA), yang tuntutannya dikabulkan oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) untuk menghukum sang tandem, Andrea Iannone, dengan larangan balap selama empat tahun akibat kasus doping.
Kabar bahwa Iannone dijatuhi larangan balap empat tahun ini diumumkan secara publik oleh CAS pada Selasa (10/11/202). Hukuman ini dijatuhkan usai Iannone dan kuasa hukumnya tak bisa membuktikan bahwa steroid drostanolone pada sampel urinnya memang merupakan hasil kontaminasi daging selama di Asia tahun lalu.
Hukuman ini otomatis mengakhiri karier balap Iannone, yang kini berusia 31 tahun. Aprilia Racing juga pusing karena harus putar otak mencari pengganti The Maniac. Espargaro juga kecewa, karena sulit mengembangkan RS-GP sendirian tahun depan. Terlebih, ia merasa prihatin karena Iannone sudah bagaikan teman baginya.
Pilih Percaya pada Pengakuan Andrea Iannone
"Saya sungguh kecewa, terutama dari sisi pribadi. Hanya Andrea yang tahu ia melakukan kesalahan atau ini akibat kontaminasi. Tapi larangan empat tahun sungguh tak masuk akal. Satu tahun atau 18 bulan lebih dari cukup. Empat tahun adalah sebuah kekejaman dan sungguh kelewatan. Tapi WADA telah ambil keputusan," ujarnya via Crash.net, Kamis (12/11/2020).
Espargaro pun jadi salah satu orang yang memilih percaya pada pengakuan Iannone bahwa steroid tersebut masuk ke dalam tubuhnya akibat kontaminasi daging. Rider Spanyol berusia 31 tahun ini bahkan menyatakan, kalaupun memang benar Iannone sengaja mengonsumsi streroid, larangan empat tahun tetap berlebihan.
"Jika Andrea bilang ini karena kontaminasi, saya percaya padanya. Mengapa tidak? Toh di MotoGP tak ada keuntungan besar jika Anda pakai obat-obatan atau tidak. Hanya dia yang tahu, tapi empat tahun larangan balap sangat kelewatan. Bahkan jika ia memang benar pakai obat-obatan, tetap saja hukuman ini kelewatan!" ungkapnya.
Tahu Lebih Dulu Sebelum Dirilis ke Publik
Espargaro juga menyatakan bahwa ia merupakan salah satu orang pertama yang telah mengetahui putusan CAS, sebelum dirilis secara publik. Ia mengaku mendapatkan kabar langsung dari CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola. Kakak Pol Espargaro ini pun segera menelepon Iannone untuk memberikan dukungan moral.
Espargaro bahkan menyatakan bahwa dirinya telah meminta Iannone untuk datang ke MotoGP Valencia akhir pekan ini. "Massimo memberitahu saya. Jadi, saya langsung menelepon Andrea dan kami ngobrol selama 10 menit. Ia sungguh sedih," kisahnya.
"Saya coba meyakinkannya untuk datang ke Valencia akhir pekan ini untuk saling sapa. Saya harap ia bisa datang. Kami punya hubungan baik. Kami memang bertengkar di Qatar, tapi kurang lebih kami ini teman. Soal level pribadi, ia orang baik. Saya sangat prihatin karena ia tak bisa balapan lagi," pungkas Espargaro.
Sumber: Crashnet
Video: Joan Mir Sukses Rebut Kemenangan di MotoGP Eropa
Baca Juga:
- Tolak Kerja Sama, Andrea Dovizioso Tetap Angkat Topi untuk Aprilia
- Andrea Dovizioso Tepis Dugaan Gantikan Marc Marquez di MotoGP 2021
- Vakum dari MotoGP 2021, Andrea Dovizioso Banting Setir ke Motocross
- Para Pembalap Yamaha Girang Cal Crutchlow Gabung Jadi Test Rider
- Pensiun dari MotoGP, Cal Crutchlow Punya Perasaan Campur Aduk
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Aleix Espargaro Mau Setim dengan Bezzecchi-di Giannantonio, Tapi...
Otomotif 13 November 2020, 14:37
-
Prihatin, Aleix Espargaro Minta Andrea Iannone Hadir di MotoGP Valencia
Otomotif 13 November 2020, 13:38
-
Aleix Espargaro: Jorge Lorenzo Meragukan, Lebih Baik Aprilia Gaet Andrea Dovizioso
Otomotif 6 November 2020, 14:50
-
Aleix Espargaro Sedih Belum Bisa Samai Level Sang Adik di MotoGP
Otomotif 15 Oktober 2020, 12:49
-
Hasil Uji Coba MotoGP Portimao: Aleix Espargaro Tercepat, Rekor Jonathan Rea Patah
Otomotif 8 Oktober 2020, 08:40
LATEST UPDATE
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
-
Prediksi Arsenal vs Liverpool 9 Januari 2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR