Jadi Murid Valentino Rossi Tak Halangi Pecco Bagnaia Akur dengan Marc Marquez, Justru Sering Dapat Nasihat

Bola.net - Pecco Bagnaia menyatakan bahwa menjadi anak didik Valentino Rossi tak pernah menghalanginya untuk punya hubungan baik dengan Marc Marquez. Rider Ducati Lenovo Team ini bahkan senang bisa akur dengan rekan setimnya tersebut di MotoGP.
Marquez dan Rossi tadinya berteman baik, tapi berselisih sejak akhir 2015 akibat Rossi menuduh Marquez sengaja membantu Jorge Lorenzo mengalahkannya dalam perebutan gelar. Sampai kini, kedua sembilan kali juara dunia ini belum juga berbaikan.
Uniknya, semua anak didik Rossi yang ada di MotoGP, yakni Bagnaia, Marco Bezzecchi, Franco Morbidelli, dan Luca Marini justru punya hubungan baik dengan Marquez. Bagnaia bahkan memetik pelajaran penting sejak setim dengan Marquez pada 2025 lalu.
Sering Ngobrol dengan Marc Marquez

Dalam siniar The BSMT by Gianluca Gazzoli pada Senin (2/3/2026), Bagnaia bahkan salut melihat kegigihan Marquez untuk bangkit dari keterpurukan usai cedera parah pada 2020. Menurutnya, Marquez menghadirkan motivasi baginya.
"Dia adalah Marc Marquez. Dia dan Vale adalah pembalap terbaik dalam sejarah. Anda hanya bisa belajar dari orang seperti itu. Dia mengalami tahun-tahun sulit, dia ingin kembali bertarung, dan saya rasa dia bisa jadi motivasi," ujar Bagnaia.
"Ketika mereka (Ducati) bilang bahwa dia akan datang, saya bilang saya oke saja. Saya tak pernah punya masalah dengan tandem saya. Marc orang yang cerdas, dan kami punya hubungan baik sejak awal, kami sering ngobrol. Dia bahkan memberi saya nasihat," lanjutnya.
Risiko Jadi Anggota VR46 Riders Academy
Di lain sisi, Bagnaia tahu betul posisinya tidak biasa. Sebab, sebagai anggota VR46 Riders Academy, fans Rossi juga mendukungnya, sementara haters Rossi juga membencinya. Namun, rider Italia ini senang hal-hal ini tak memengaruhi hubungannya dengan Marquez.
"Sebagai bagian dari Academy, saya membawa serta semua fans berat Vale, dan para haters-nya, yang jumlahnya lebih sedikit tetapi lebih berisik," ungkap tiga kali juara dunia ini.
"Saya juga membawa serta apa yang terjadi pada 2015, meski itu tak adil. Saya rasa, hal yang sama bisa terjadi pada Marc. Dialah yang berselisih dengan Vale, dan saya hanya bagian dari Academy," pungkas Bagnaia.
Sumber: YouTube The BSMT by Gianluca Gazzoli
Baca Juga:
- Daftar Pemenang Formula 1 GP Australia, Ternyata Michael Schumacher Masih Paling Sukses!
- Kenan Sofuoglu Sebut Toprak Razgatlioglu 99% Tetap Bela Pramac-Yamaha di MotoGP 2027
- Ducati Absen dari Podium MotoGP Thailand 2026, Pecco Bagnaia Sebut Desmosedici Bukan Lagi Motor Tercepat
- Serunya Kunjungan Luca Marini dan Joan Mir ke Bali, Belajar Budaya Lokal Bareng Honda
- Formula 1 dan WEC Utamakan Keselamatan Terkait Konflik Timur Tengah, Bagaimana dengan MotoGP?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
RESMI: Eddie Howe Mundur dari Posisi Manajer Newcastle
Liga Inggris 31 Juli 2026, 23:13
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Persebaya vs Port FC 1 Agustus 2026
Bola Indonesia 31 Juli 2026, 22:34
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Persija vs PSMS Medan 1 Agustus 2026
Bola Indonesia 31 Juli 2026, 22:30
-
Link Streaming Piala Presiden 2026: Persib Bandung vs Tampines Rovers
Bola Indonesia 31 Juli 2026, 19:46
-
Mitchell Baker Pimpin Daftar Top Skor Piala AFF 2026
Tim Nasional 31 Juli 2026, 19:31
-
Man of the Match Timor Leste vs Indonesia: Shayne Pattynama
Tim Nasional 31 Juli 2026, 19:19
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16
























KOMENTAR