
Bola.net - Timnas Kanada harus memulai perjuangannya di Piala Dunia 2026 tanpa sosok kapten sekaligus pemain andalan mereka, Alphonso Davies. Bek kiri Bayern Munchen itu dipastikan tidak akan tampil pada laga pembuka melawan Timnas Bosnia dan Herzegovina.
Kabar tersebut menjadi pukulan tersendiri bagi tuan rumah bersama turnamen. Pasalnya, Davies sudah bergulat dengan berbagai masalah cedera dalam beberapa bulan terakhir yang membuat menit bermainnya sangat terbatas.
Cedera hamstring yang dialaminya saat membela Bayern pada semifinal Liga Champions melawan PSG menjadi hambatan terbaru dalam perjalanan sang pemain. Sebelumnya, ia juga sempat menepi akibat cedera ligamen anterior cruciate yang mengganggu kontinuitas penampilannya.
Sejak bergabung dengan pemusatan latihan Kanada pada 1 Juni lalu, Davies menjalani program pemulihan khusus di luar aktivitas utama skuad. Kini, fokus utama tim medis adalah memastikan proses pemulihannya berjalan sempurna sebelum ia kembali ke lapangan.
Kondisi Davies Terus Dipantau Tim Medis

Pelatih Kanada Jesse Marsch mengonfirmasi bahwa Davies belum siap dimainkan pada pertandingan pertama fase grup. Meski demikian, hasil pemeriksaan terakhir memberikan perkembangan yang cukup menggembirakan.
Menurut Marsch, tim medis baru saja melakukan pemeriksaan MRI untuk melihat perkembangan cedera yang dialami sang kapten. Hasilnya menunjukkan bahwa proses penyembuhan berjalan sesuai harapan.
Davies juga disebut semakin dekat dengan tahap akhir rehabilitasi. Dalam waktu dekat, intensitas latihan pemain berusia 25 tahun itu akan mulai ditingkatkan untuk menguji kesiapan fisiknya.
"Kami melakukan MRI padanya (pada hari Rabu). Hasilnya menunjukkan tanda-tanda yang sangat positif bahwa ia pulih dengan sangat baik, hampir sepenuhnya. Kami sedang bersiap untuk meningkatkan intensitas latihan. Saya pikir ia menunjukkan, seperti yang selalu ia tunjukkan, kemampuan yang sangat baik untuk pulih dari cedera otot," ungkapnya, dilansir dari Goal.
Peluang Tampil di Laga Berikutnya Masih Terbuka

Meskipun harus melewatkan duel melawan Bosnia-Herzegovina, Marsch tidak ingin buru-buru mencoret peluang Davies tampil pada pertandingan berikutnya. Kanada masih memiliki agenda penting menghadapi Qatar dan Swiss di fase grup.
Kehadiran Davies dinilai akan sangat penting bagi keseimbangan permainan Kanada. Pengalamannya sebagai kapten dan kualitasnya di sisi kiri lapangan menjadi elemen yang sulit tergantikan.
Marsch mengungkapkan bahwa Davies terus menjalani program pemulihan yang sangat terstruktur. Bahkan, fisioterapis pribadi sang pemain turut mendampingi proses rehabilitasi selama berada di kamp tim nasional.
"Saya rasa kehadiran fisioterapis pribadinya di sini sangat membantu, dan fokus pada kebutuhan tubuhnya setiap hari. Jadi kami sangat berharap bahwa dalam beberapa hari dan minggu ke depan kami dapat mempercepat proses pemulihan dan memberinya kesempatan untuk berkontribusi segera," seru Marsch.
Marsch Bawa Kabar Positif dari Moise Bombito

Di tengah absennya Davies, Kanada setidaknya menerima kabar baik dari sektor pertahanan. Bek tengah Moise Bombito dipastikan tetap masuk dalam skuad dan siap membantu tim sepanjang turnamen.
Bombito sebelumnya sempat mengalami patah kaki saat membela klubnya pada Oktober lalu. Cedera tersebut sempat menimbulkan keraguan mengenai peluangnya tampil di Piala Dunia.
Namun perkembangan pemulihannya dalam beberapa pekan terakhir membuat staf pelatih optimistis. Marsch bahkan menyebut keputusan mempertahankan Bombito di dalam skuad menjadi hal yang cukup mudah berkat kemajuan yang ditunjukkan sang pemain.
"Ia telah membuat kemajuan luar biasa selama sebulan terakhir, dan tentu saja selama seminggu terakhir, dan itu membuat keputusan relatif mudah bahwa kami harus tetap memasukkannya ke dalam tim. Ia akan siap berkontribusi besok. Ia belum sepenuhnya 100 persen tetapi ia telah mencapai kecepatan puncaknya. Ia telah menunjukkan dalam latihan bahwa setiap hari ia semakin kuat dan lebih baik, dan dapat lebih fokus pada perilaku sepak bola," beber sang pelatih.
Klasemen Grup B Piala Dunia 2026
(Goal)
Baca Juga:
- Tiket Belum Habis, Laga Perdana Inggris di Piala Dunia 2026 Terancam Kursi Kosong!
- Jadwal dan Live Streaming Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026 Hari Ini, 13 Juni 2026
- Link Live Streaming Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026
- 4 Teka-Teki Jelang Brasil vs Maroko, Siapa Jadi Striker Pilihan Ancelotti?
- 5 Alasan Inggris Bisa Juara Piala Dunia 2026: Harry Kane dan Thomas Tuchel Jadi Kunci
- Ada Iklan di Tengah Laga, Tayangan Piala Dunia 2026 Langsung Tuai Kritik
- Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bukan Cuma Soal Taktik, Ancelotti Ubah Total Suasana Timnas Brasil
Piala Dunia 12 Juni 2026, 23:32
-
Nonton Live Streaming Piala Dunia 2026: Kanada vs Bosnia dan Herzegovina
Piala Dunia 12 Juni 2026, 23:25
-
Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini Waktu Indonesia
Piala Dunia 12 Juni 2026, 23:06
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Amerika Serikat vs Paraguay: Kick Off Jam Berapa?
Piala Dunia 13 Juni 2026, 00:01
-
Bukan Cuma Soal Taktik, Ancelotti Ubah Total Suasana Timnas Brasil
Piala Dunia 12 Juni 2026, 23:32
-
Nonton Live Streaming Piala Dunia 2026: Kanada vs Bosnia dan Herzegovina
Piala Dunia 12 Juni 2026, 23:25
-
Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini Waktu Indonesia
Piala Dunia 12 Juni 2026, 23:06
-
Link Live Streaming Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 22:29
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 22:29
-
Ada Iklan di Tengah Laga, Tayangan Piala Dunia 2026 Langsung Tuai Kritik
Piala Dunia 12 Juni 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28




















KOMENTAR