Bola.net - Pebalap muda berbakat Indonesia, Rio Haryanto mengaku masih beradaptasi dengan mobil barunya sejak bergabung dengan tim Addax Barwa setelah pada GP2 Series 2012 lalu berada di tim Carlin.
"Saya masih harus beradaptasi dengan mobil baru karena selama enam hari uji coba di Spanyol, saya cukup susah payah untuk mencapai hasil terbaik," kata Rio dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (15/3).
Uji coba tersebut berlangsung di Jerez, 26-28 Februari dan di Catalunya, 5-7 Maret. Uji coba itu dilakukan menjelang musim baru GP2 2013 yang akan dibuka dengan seri balap pertama di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 22-24 Maret.
Rio juga mengaku belum puas atas hasil uji coba tersebut, namun tidak melupakan adanya kemungkinan terganggu cuaca. "Saya kurang puas, karena susah mencari grip optimal, mungkin salah satunya akibat cuaca dingin di sana yang mencapai lima derajat celcius," ujar Rio.
Meski demikian, Rio berharap timnya dapat menemukan settingan terbaik untuk balapan di Sepang nanti. "Di Sepang akan berbeda lagi, karena suhu aspal bisa mencapai belasan derajat, tentunya setting mobil akan berubah lagi. Yang jelas saya masih mencari grip optimal terutama di ban," tambahnya.
Musim ini merupakan musim kedua Rio bersaing di GP2 dan ia akan bertanding dengan menggunakan nomor urut 17, sementara rekan satu timnya, Jake Rosenzweig mengenakan nomor urut 16.
Musim lalu, Rio menduduki peringkat 14 di klasemen akhir GP2 dengan memperoleh 38 poin bersama tim Carlin. Mantan rekan setimnya di Carlin, Max Chilton musim ini akan bersaing di Formula 1 membela Marussia. (ant/kny)
"Saya masih harus beradaptasi dengan mobil baru karena selama enam hari uji coba di Spanyol, saya cukup susah payah untuk mencapai hasil terbaik," kata Rio dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (15/3).
Uji coba tersebut berlangsung di Jerez, 26-28 Februari dan di Catalunya, 5-7 Maret. Uji coba itu dilakukan menjelang musim baru GP2 2013 yang akan dibuka dengan seri balap pertama di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 22-24 Maret.
Rio juga mengaku belum puas atas hasil uji coba tersebut, namun tidak melupakan adanya kemungkinan terganggu cuaca. "Saya kurang puas, karena susah mencari grip optimal, mungkin salah satunya akibat cuaca dingin di sana yang mencapai lima derajat celcius," ujar Rio.
Meski demikian, Rio berharap timnya dapat menemukan settingan terbaik untuk balapan di Sepang nanti. "Di Sepang akan berbeda lagi, karena suhu aspal bisa mencapai belasan derajat, tentunya setting mobil akan berubah lagi. Yang jelas saya masih mencari grip optimal terutama di ban," tambahnya.
Musim ini merupakan musim kedua Rio bersaing di GP2 dan ia akan bertanding dengan menggunakan nomor urut 17, sementara rekan satu timnya, Jake Rosenzweig mengenakan nomor urut 16.
Musim lalu, Rio menduduki peringkat 14 di klasemen akhir GP2 dengan memperoleh 38 poin bersama tim Carlin. Mantan rekan setimnya di Carlin, Max Chilton musim ini akan bersaing di Formula 1 membela Marussia. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Demi Formula 1, Rio Haryanto Bidik Lima Besar GP2 2013
Otomotif 15 Maret 2013, 21:15
-
Adhyaksa Dault Minta Negara Dukung Rio Haryanto
Otomotif 15 Maret 2013, 20:45
-
Jelang GP2 2013, Rio Haryanto Akui Masih Adaptasi
Otomotif 15 Maret 2013, 20:10
-
Rio Haryanto Masih di Luar 20 Besar dalam Latihan GP2 2013
Otomotif 8 Maret 2013, 18:00
-
Rio Haryanto Masih Terlempar dari 20 Besar
Otomotif 7 Maret 2013, 18:00
LATEST UPDATE
-
AC Milan Rugi Besar: Belanja Rp10 Triliun dan Gagal ke Liga Champions
Liga Italia 27 Mei 2026, 01:19
-
Bek Ini Siap Tinggalkan Real Madrid setelah Minim Menit Bermain
Liga Spanyol 27 Mei 2026, 00:46
-
Bruno Fernandes Gak Kemana-mana! Tetap di MU Musim Depan!
Liga Inggris 26 Mei 2026, 22:07
-
Belum Menyerah, Barcelona Nego MU Sekali Lagi untuk Marcus Rashford
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 21:56
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
























KOMENTAR