Bola.net - Pebalap nasional asal Solo, Rio Haryanto menempati posisi ke-26 dan ke-21 pada hari kedua latihan resmi pramusim GP2 Series 2013 di Barcelona, Spanyol (6/3).
Rio yang tergabung di tim Addax Barwa menyentuh garis finis dengan catatan waktu 1 menit 55,366 detik pada sesi pagi dan 1 menit 54,662 detik pada sesi sore.
Sesi pagi dikuasai oleh pebalap ART Grand Prix, James Calado dengan 1 menit 50,218 detik, disusul Felipe Nasr (Carlin) dengan 1 menit 50,902 detik. Tempat ketiga diisi oleh Adrian Quaife-Hobbs (MP Motorsport) dengan 1 menit 51,642 detik.
Sementara sesi sore dikuasai pebalap Arden International, Johnny Cecotto dengan 1 menit 52,781 detik, disusul Calado dengan 1 menit 52,878 detik dan Nasr dengan 1 menit 52,892 detik.
Mengenai hasil latihan tersebut, Rio menjelaskan bahwa jarak dirinya dengan pebalap tercepat memang terpaut jauh tetapi yang terpenting adalah mencari penyebabnya.
"Hasil di atas kertas dalam sesi latihan tidak menjadi tolak ukur, justru yang penting adalah menghadapi kemungkinan-kemungkinan ke depan," kata pebalap berusia 20 tahun tersebut. "Menganalisa dan mencari penyebab adalah proses dalam motorsport dan GP2 ini salah satu proses yang menarik."
Pada sesi latihan resmi di Barcelona, Spanyol ini kedua orang tua Rio, Sinyo Haryanto dan Indah Pennywati datang langsung memberikan dukungan kepada putranya.
Sesi pembuka GP2 Series 2013 akan berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia, 22-24 Maret mendatang. (ant/kny)
Rio yang tergabung di tim Addax Barwa menyentuh garis finis dengan catatan waktu 1 menit 55,366 detik pada sesi pagi dan 1 menit 54,662 detik pada sesi sore.
Sesi pagi dikuasai oleh pebalap ART Grand Prix, James Calado dengan 1 menit 50,218 detik, disusul Felipe Nasr (Carlin) dengan 1 menit 50,902 detik. Tempat ketiga diisi oleh Adrian Quaife-Hobbs (MP Motorsport) dengan 1 menit 51,642 detik.
Sementara sesi sore dikuasai pebalap Arden International, Johnny Cecotto dengan 1 menit 52,781 detik, disusul Calado dengan 1 menit 52,878 detik dan Nasr dengan 1 menit 52,892 detik.
Mengenai hasil latihan tersebut, Rio menjelaskan bahwa jarak dirinya dengan pebalap tercepat memang terpaut jauh tetapi yang terpenting adalah mencari penyebabnya.
"Hasil di atas kertas dalam sesi latihan tidak menjadi tolak ukur, justru yang penting adalah menghadapi kemungkinan-kemungkinan ke depan," kata pebalap berusia 20 tahun tersebut. "Menganalisa dan mencari penyebab adalah proses dalam motorsport dan GP2 ini salah satu proses yang menarik."
Pada sesi latihan resmi di Barcelona, Spanyol ini kedua orang tua Rio, Sinyo Haryanto dan Indah Pennywati datang langsung memberikan dukungan kepada putranya.
Sesi pembuka GP2 Series 2013 akan berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia, 22-24 Maret mendatang. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rio Haryanto Masih Terlempar dari 20 Besar
Otomotif 7 Maret 2013, 18:00
-
Latihan GP2, Mobil Rio Haryanto Tabrak Ban Pembatas
Otomotif 6 Maret 2013, 17:00
-
Latihan GP2, Rio Haryanto Masih Terlempar dari 15 Besar
Otomotif 1 Maret 2013, 16:30
-
Latihan Pramusim GP2, Hasil Rio Haryanto Belum Memuaskan
Otomotif 27 Februari 2013, 17:02
-
Settingan Tak Bermasalah, Rio Haryanto Siap Hadapi GP2 2013
Otomotif 25 Februari 2013, 15:30
LATEST UPDATE
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
-
3 Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tersingkir Bersamaan di Babak 16 Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:43
-
Nazriel Alfaro Bidik Kesempatan Emas di Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:40
-
Persib Lepas Andrew Jung dengan Nilai Transfer Sangat Tinggi
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:33
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR