Bola.net - - Debutan Monster Yamaha Tech 3, Jonas Folger tengah berusaha mengubah gaya balapnya yang agresif menjadi gaya yang smooth. Ia pun mengaku bahwa Jorge Lorenzo merupakan panutan yang tepat, dan ia mendapat kesempatan belajar dalam uji coba pascamusim MotoGP Valencia, November lalu.
Lulus dari Moto2, Folger pun mengendarai motor Yamaha YZR-M1 yang dikendarai Lorenzo sepanjang musim 2016. Menurut rider asal Jerman ini, Por Fuera memiliki gaya balap yang sangat cocok untuk M1, dan ia senang bisa memiliki kesempatan membuntuti Lorenzo yang mengendarai Ducati Desmosedici saat uji coba.
"Saya tak berusaha mencari orang untuk dibuntuti, tapi saya punya kesempatan mengikuti Jorge, dan sangat menarik. Catatan waktu kami mirip dan saya bisa melihat perbedaan saat ia berkendara. Ia pembalap yang sangat smooth, saya masih harus mempelajari gaya itu dan itulah yang selalu dikatakan crew chief saya," ujar Folger.
Jorge Lorenzo (c) Istimewa
Kepada Autosport, Folger juga menyatakan betapa berbedanya handling motor Moto2 dan MotoGP. Ia juga mengaku kaget merasakan tarikan mesin yang begitu halus dari sebuah motor MotoGP yang notabene memiliki tenaga dan kecepatan yang cukup tinggi.
"Cara menutup gas, serta menyentuh dan melepas rem di MotoGP sangat berbeda dibanding Moto2 dan Moto3. Biasanya, jika ingin melaju cepat, Anda terlambat mengerem dan menyentuh gas lebih keras. Tapi di atas motor MotoGP, segalanya berbeda dan sangat sulit untuk mendapat mindset untuk berkendara smooth, dan ini adalah hal terberat saat ini," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lorenzo: Wajar Bila Fans Rossi Takkan Maafkan Saya
Otomotif 3 Januari 2017, 16:00
-
Jonas Folger Takjub Pelajari Gaya Balap Jorge Lorenzo
Otomotif 3 Januari 2017, 13:00
-
Resmi Pisah, Yamaha Pamer Prestasi Gemilang Lorenzo
Otomotif 3 Januari 2017, 12:00
-
Soal Kasus Rossi, Lorenzo: MotoGP Harus Belajar dari F1
Otomotif 3 Januari 2017, 10:00
-
Pol Espargaro 'Comot' Pelatih Fisik Jorge Lorenzo
Otomotif 30 Desember 2016, 12:45
LATEST UPDATE
-
AC Milan Rugi Besar: Belanja Rp10 Triliun dan Gagal ke Liga Champions
Liga Italia 27 Mei 2026, 01:19
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00




















KOMENTAR