
Bola.net - MotoGP Legend sekaligus lima kali juara dunia, Jorge Lorenzo, meyakini bahwa Pedro Acosta 'punya segalanya' untuk menguasai MotoGP, tak hanya di dalam trek, melainkan juga luar trek. Menurutnya, selain punya talenta hebat, Acosta juga memiliki karakter yang disukai banyak orang.
Acosta memang langsung membuat kejutan saat pertama kali menginjakkan kaki di paddock Grand Prix pada 2021, yakni langsung menjuarai Moto3. Pada 2022, ia juga langsung naik ke Moto2, mengakhiri musim di peringkat 5 usai dirundung cedera kaki. Pada 2023, ia pun jadi juara dunia lagi.
Pada 2024, Acosta akan naik ke MotoGP dalam usia 19 tahun, membela GASGAS Factory Racing Tech 3. Lewat DAZN pada Senin (12/11/2023), Lorenzo mengaku sangat mengagumi kompatriotnya tersebut sampai sulit berkomentar. Menurutnya, Acosta sudah digariskan jadi rider hebat di MotoGP.
Termasuk Pembalap yang Langka

"Brutal, brutal. Saya tak bisa banyak omong soal apa yang dilakukan Pedro selama tiga tahun terakhir. Tahun lalu ia tak berebut gelar karena cedera, tapi saya percaya ia sudah ditakdirkan jadi juara dunia. Ia sudah jadi juara di Moto3 dan Moto2, dan ia akan juara di MotoGP," ujar Lorenzo.
Pembalap yang pensiun dari MotoGP pada akhir 2019 ini juga menyatakan bahwa Acosta merupakan talenta unik dan langka, yang jarang muncul di dunia balap motor. Yang bikin Lorenzo kagum, Acosta tak hanya bertalenta hebat, tetapi juga punya etos kerja yang sangat baik sehingga kesuksesan mudah diraih.
"Para rider seperti Pedro, hanya lahir 1-2 kali dalam setiap 10 tahun. Ia sungguh punya segalanya. Ia punya talenta, sangat disiplin, pekerja keras, mendorong dirinya sendiri. Ia memenangi balapan seolah-olah seperti makan atau jalan kaki. Ia melihatnya sebagai hal normal," ucap Lorenzo.
Juga Punya Karakter Hebat

Pria berusia 36 tahun ini juga mengaku kagum pada Acosta karena karakternya yang flamboyan. Sejak menjalani debutnya di Moto3 2021 lalu, Acosta memang dinilai sebagai salah satu pembalap dengan karakter yang sangat kuat di paddock Grand Prix.
"Ia punya ambisi luar biasa, dan ia punya karakter hebat di luar trek. Ia orang yang sangat baik, rendah hati, natural, humoris, semua orang menyukainya. Ia punya segalanya," pungkas Lorenzo, yang kini menjadi salah satu komentator dan pundit DAZN bersama Dani Pedrosa.
Berikut statistik prestasi Pedro Acosta selama berkarier di dunia balap motor internasional.
2018: Moto3 Junior World Championship (KTM) - Peringkat 33
2019: Moto3 Junior World Championship (KTM) - Peringkat 16
2019: Red Bull Rookies Cup - Runner up
2020: Moto3 Junior World Championship (KTM) - Peringkat 3
2020: Red Bull Rookies Cup - Juara
2021: Moto3 Red Bull KTM Ajo - Juara
2022: Moto2 Red Bull KTM Ajo - Peringkat 5
2023: Moto2 Red Bull KTM Ajo - Juara
Sumber: DAZN
Baca juga:
- Sempat Ogah Kerja Bareng, VR46 Kini Justru Puas Pilih Fabio di Giannantonio
- Enea Bastianini Sebut Marc Marquez Tak Perlu Kerja Keras Adaptasi di Ducati, Bakal Mengancam
- 'Marc Marquez Tak Banyak Komentar Soal Ducati, Tapi Senyumannya Jadi Bukti'
- Test Rider Ducati: Marc Marquez Langsung Cepat? Orang yang Paham Nggak akan Heran!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Honda Takkan Kehilangan Marc Marquez Andai Gaet Gigi Dall'Igna 3 Tahun Lalu'
Otomotif 5 Desember 2023, 15:23
-
Jorge Lorenzo: Brutal! Pedro Acosta Bakal Kuasai MotoGP dari Dalam dan Luar Trek
Otomotif 5 Desember 2023, 09:52
-
Jorge Lorenzo Yakin Luca Marini Ingin ke Repsol Honda Gara-Gara Gaji Selangit
Otomotif 17 November 2023, 11:28
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR