Bola.net - Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, menyatakan pihaknya sama sekali tak sakit hati atau marah melihat Jorge Lorenzo menerima tawaran menjadi test rider Yamaha di MotoGP musim ini. Hal tersebut ia sampaikan kepada GPOne, Minggu (9/2/2020).
Lorenzo yang harusnya membela Repsol Honda untuk 2019-2020, mengakhiri kontrak setahun lebih awal untuk pensiun akibat cedera punggung berkepanjangan. Nyatanya, kini Lorenzo kembali ke Yamaha sebagai test rider, dan bisa kembali balapan dengan fasilitas wildcard.
"Jorge resmi pensiun di Valencia, kita semua hadir di sana. Kemudian atas alasan tertentu, ia berubah pikiran dan kami harus menghormatinya. Saat itu (di Valencia), ia memutuskan pensiun, dan menurut kami ia ambil keputusan yang tepat," tutur Puig.
Lorenzo Boleh Ambil Keputusan Apa pun
Puig juga menyatakan bahwa Honda sudah berusaha sebaik mungkin demi mendukung Lorenzo tampil kompetitif sepanjang 2019. Meski begitu, mereka sama sekali tak merasa dikhianati oleh Lorenzo. Menurut Puig, Lorenzo bisa mengambil keputusan apa pun yang ia mau.
"Saat Jorge bersama kami, kami sudah melakukan segalanya, meski jelas tak cukup. Honda juga telah melakukan hal yang tepat, dan jika Jorge memutuskan jadi test rider Yamaha, itu kehidupannya. Kami tak ikut campur. Semua orang boleh melakukan semua hal yang mereka mau untuk hidup mereka," ungkapnya.
Harapkan Keberuntungan untuk Lorenzo
Puig juga mengaku senang Lorenzo secara publik telah berterima kasih kepada Honda, yang tak memveto dan menghalanginya untuk mengendarai motor lain pada 2020, terutama Yamaha, yang selama ini merupakan musuh bebuyutan Honda.
"Kami bahagia untuknya dan Jorge bilang secara publik bahwa ia berterima kasih kepada kami. Kami tak mengharapkan hal-hal buruk, malah kami harap ia bahagia dan menemukan keberuntungan yang tak ia temukan tahun lalu," tutup Puig.
Lorenzo telah bertugas sebagai test rider Yamaha pada uji coba shakedown dan pramusim MotoGP Sepang, Malaysia, pada Selasa (4/2/2020) dan Minggu (9/2/2020). Ia akan kembali turun lintasan bersama YZR-M1 pada April mendatang, meski sirkuitnya belum ditentukan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Lorenzo: Ini Pertama Kali Saya Ingin Rider Lain Menang
Otomotif 10 Februari 2020, 16:40
-
Jorge Lorenzo: Kini Saya dan Valentino Rossi Makin Dekat
Otomotif 10 Februari 2020, 16:20
-
Jorge Lorenzo 'Menderita' Tak Bisa Menang dengan Honda
Otomotif 10 Februari 2020, 16:00
-
Jorge Lorenzo Akui Nyaris Bela Petronas Sebelum Honda Datang
Otomotif 10 Februari 2020, 15:15
-
Honda Tak Cemas Jorge Lorenzo Bocorkan Info ke Yamaha
Otomotif 10 Februari 2020, 12:20
LATEST UPDATE
-
5 Pertandingan Penentu Arsenal Juara Premier League
Liga Inggris 20 Mei 2026, 11:37
-
Rahasia Kemenangan Chelsea Atas Tottenham Ada di Tribune, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Mei 2026, 11:19
LATEST EDITORIAL
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
-
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Editorial 18 Mei 2026, 12:13


























KOMENTAR