
Bola.net - General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, kini memahami mengapa pihaknya harus menunggu lama demi mengakhiri puasa gelar dunia MotoGP. Sebab, sebelum Pecco Bagnaia menjuarai musim 2022, Marquez selalu tampil tangguh, terutama ketika melawan Andrea Dovizioso pada 2017, 2018, dan 2019.
Usai mengunci gelar dunia 2025 di Jepang, Minggu (28/9/2025), Marquez kini berstatus sebagai 7 kali juara dunia MotoGP dan 9 kali juara dunia Grand Prix. Ia juga menjadi pembalap Ducati keempat yang mampu menjuarai MotoGP. Tak hanya itu, ini juga merupakan gelar dunia pembalap Ducati yang kelima.
Marquez meraih gelar ini dengan performa superior sepanjang musim. Sejauh ini, rider Ducati Lenovo Team itu meraih 15 podium Sprint termasuk 14 kemenangan, serta 14 podium Grand Prix termasuk 11 kemenangan. Lewat MotoGP.com, Dall'Igna pun mengaku tak menyangka akan menyaksikan dominasi seperti ini.
Marc Marquez Mudah Diajak Kerja Sama

"Ketika saya merekrut Marc, saya cukup yakin itu adalah hal terbaik untuk Ducati, tetapi saya tidak pernah membayangkan sesuatu seperti ini. Dia mendominasi musim dan melakukan pekerjaan yang luar biasa," ungkap Dall'Igna, yang sebelumnya juga merebut gelar dunia dengan Bagnaia dan Jorge Martin.
Pria asal Italia ini juga menyatakan Marquez merupakan salah satu pembalap yang mudah untuk diajak bekerja sama. Menurutnya, rider berusia 32 tahun itu juga sangat jelas dalam memberikan umpan balik dalam pengembangan motor, sehingga mempermudah kinerja insinyur.
"Jujur saja, bekerja dengannya cukup mudah. Sangat jelas ketika ia mengomentari masalah motor. Dia jelas cepat di lintasan dan itu yang paling penting. Sungguh mudah. Bahkan dalam kesulitan, dia tetap tenang dan mencoba menyelesaikan masalah. Jadi, bekerja dengannya sungguh menyenangkan," lanjutnya.
Salut atas Kegigihan Marc Marquez untuk Bangkit
Dall'Igna, yang menjabat sebagai insinyur utama Ducati sejak 2013, harus menunggu sampai 2022 untuk merebut gelar dunianya bersama pabrikan Italia itu di MotoGP. Ia sempat cukup dekat dengan mahkota juara pada 2017, 2018, dan 2019 lewat Dovizioso. Namun, Marquez selalu mengalahkannya.
"Setelah tahun ini, saya sangat paham mengapa kami butuh waktu begitu lama untuk meraih gelar pertama, karena Marc benar-benar luar biasa ketika berada di lintasan dengan motornya. Sangat sulit melawannya. Dia ingin menang. Sesederhana itu. Dia ingin menang," ungkap eks Direktur Teknis Aprilia Racing ini.
Dall’Igna juga mengaku salut atas kegigihan Marquez untuk bangkit dari keterpurukan usai cedera parah berkepanjangan. "Pada akhirnya, ia kembali lagi ke puncak. Ini luar biasa. Saya yakin hanya sedikit atlet di dunia yang melakukan sesuatu seperti yang dilakukan Marc untuk bangkit dari cederanya," pungkasnya.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Jelang MotoGP Mandalika 2025, Menpora Erick Thohir Bidik Perputaran Ekonomi sampai Rp4,8 Triliun
- InJourney Punya Kejutan untuk Marc Marquez di MotoGP Mandalika 2025, Hadiah Juara Dunia?
- Para Rider MotoGP Mulai Tiba di Indonesia, Siap Jumpa Fans dan Ikut Parade di Lombok
- Momen Kocak Pecco Bagnaia Ajak Marc Marquez Makan Hot Dog Bareng untuk Rayakan Gelar Dunia
- Marc Marquez Sudah Kunci Gelar Dunia, Apa yang Menarik Dipantau di MotoGP Mandalika 2025?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ducati Sebut Gelar MotoGP 2025 Pembalasan Marc Marquez pada Cobaan Hidup
Otomotif 30 September 2025, 13:45
-
Juarai MotoGP 2025, Ducati Akhirnya Paham Mengapa Marc Marquez Sulit Dikalahkan
Otomotif 30 September 2025, 12:25
-
InJourney Punya Kejutan untuk Marc Marquez di MotoGP Mandalika 2025, Hadiah Juara Dunia?
Otomotif 30 September 2025, 10:43
-
Momen Kocak Pecco Bagnaia Ajak Marc Marquez Makan Hot Dog Bareng untuk Rayakan Gelar Dunia
Otomotif 29 September 2025, 15:16
-
Marc Marquez Sudah Kunci Gelar Dunia, Apa yang Menarik Dipantau di MotoGP Mandalika 2025?
Otomotif 29 September 2025, 14:46
LATEST UPDATE
-
Hasil Leg 1 Final Piala AFF 2026: Vietnam Menang di Kandang Thailand
Tim Nasional 22 Agustus 2026, 22:36
-
Link Streaming Inter vs Monza di Liga Italia, Sabtu 22 Agustus 2026
Liga Italia 22 Agustus 2026, 22:29
-
Bruno Fernandes Kesal MU Kalah dari Hull City: Gini Aja Terus!
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 22:00
-
5 Biang Kerok Kekalahan Manchester United dari Hull City
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 21:30
-
Kalah dari Hull City, Manchester United Catatkan Dua Rekor yang Memalukan
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:50
-
Man of the Match Hull vs Man United: Konstantinos Tzolakis
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:39
-
Hasil Hull vs Man United: Setan Merah Dipermalukan Tim Promosi!
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:24
-
Brighton Tolak Penawaran Perdana Liverpool untuk Yankuba Minteh
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:00
-
Arsenal Mundur Perlahan dari Transfer Victor Osimhen?
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 19:40
-
Tinggalkan AC Milan, Christopher Nkunku CLBK dengan Mantan Klubnya Ini?
Liga Italia 22 Agustus 2026, 19:20
-
Didekati Arsenal, Atletico Madrid Tegaskan Julian Alvarez Tidak Kemana-mana!
Liga Spanyol 22 Agustus 2026, 19:00
-
Barcelona Gigit Jari, Joao Pedro Resmi Teken Kontrak Baru di Chelsea
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 18:33
-
Arsenal Digosipkan Dekati Julian Alvarez, Begini Respon Mikel Arteta
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 18:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR