Bola.net - - Juara dunia GP500 1993, Kevin Schwantz lagi-lagi melempar kritik tajam kepada Suzuki Ecstar, yang ia anggap lelet mengatasi masalah yang mendera motor GSX-RR di MotoGP musim ini. Dalam wawancaranya dengan Speedweek, pria asal Texas ini yakin Suzuki justru mengalami kemunduran dibanding dua pabrikan baru, KTM dan Aprilia.
Sejak kembali ke MotoGP 2015, Suzuki sejatinya mengalami perkembangan positif bersama Maverick Vinales dan Aleix Espargaro. Usai ditinggal Vinales ke Yamaha dan mendepak Espargaro ke Aprilia, Suzuki justru mengalami kemunduran signifikan musim ini, meski telah menggaet Andrea Iannone.
Iannone kerap mengalami masalah elektronik dan tak cocok dengan karakter sasis GSX-RR usai empat tahun membela Ducati Corse. Nasib Suzuki makin malang setelah ridernya yang berstatus debutan, Alex Rins cedera pergelangan tangan dan sempat harus absen lima seri.
Kevin Schwantz, Alex Rins dan Andrea Iannone (c) Suzuki
"Masalah Suzuki harusnya sudah harus diatasi sebelum situasi semakin buruk. Kini mereka sudah memasuki pertengahan musim, dan berapa poin yang mereka raih? Sesungguhnya tidak ada!" sindir Schwantz. "KTM dan Aprilia memang pabrikan baru, tapi para petinggi sudah lama tahu apa yang terjadi dalam tim mereka."
Schwantz juga yakin bahwa Suzuki seharusnya belajar dari pabrikan Jepang lainnya, Honda dan Yamaha. Walau tak sebesar kedua pabrikan ini, Suzuki diyakini Schwantz masih punya potensi besar menjadi pabrikan papan atas MotoGP.
"Saya selalu yakin semua pabrikan Jepang sama-sama bekerja keras. Suzuki memang tak sebesar Honda dan Yamaha, tapi ini keuntungan mereka. Suzuki seharusnya bisa bereaksi cepat jika tim mereka butuh sasis, swingarm atau perangkat baru lainnya. Semua tahu Suzuki punya kemampuan dan kapasitas merakit motor yang bisa memperebutkan gelar dunia," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kevin Schwantz Sebut Suzuki Lelet Atasi Masalah
Otomotif 27 Juli 2017, 11:45
-
'Suzuki Harusnya Pertahankan Aleix Espargaro'
Otomotif 25 Juli 2017, 12:30
-
Crutchlow Sebut Iannone Tak Termotivasi, Rins Membela
Otomotif 24 Juli 2017, 11:45
-
Suzuki: Alex Rins Bakal Jadi Rider Papan Atas MotoGP
Otomotif 14 Juli 2017, 14:00
-
Tangan Membaik, Alex Rins Puas Uji Coba Catalunya
Otomotif 16 Juni 2017, 12:00
LATEST UPDATE
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR