Setelah sembilan seri berlalu, Marquez berhasil meraih delapan podium, termasuk tiga kemenangan yang ia raih di Austin, Jerman dan Laguna Seca. Bahkan, menjelang MotoGP Indianapolis akhir pekan ini, pebalap berusia 20 tahun ini memimpin klasemen pebalap dengan 163 poin.
Performa mengagumkan Marquez inipun menarik perhatian beberapa legenda MotoGP. Salah satu di antaranya pun yakin Marquez bisa menjadi yang terhebat dalam sejarah Grand Prix.
Berikut komentar lima legenda MotoGP tentang aksi Marc Marquez. (mcn/mgp/kny)
Kenny Roberts, Sr.

Roberts merupakan pebalap terakhir dalam sejarah Grand Prix yang mampu memenangkan gelar dunia pada musim debutnya, yakni pada tahun 1978. Ia berpendapat bisa saja rekornya itu bisa patah tahun ini.
"Marc punya kecepatan tikungan dan kemiringan yang sangat baik. Awalnya saya meragukannya karena memang sulit mempertahankan gaya balap seperti itu. Jika ia mampu tampil konsisten seperti itu, maka ia bisa meraih gelar dunia. Marc bisa menjadi game changer. Saya sedikit terkejut melihat performanya, namun sama sekali tak ada pikiran negatif tentangnya dalam benak saya."
Kevin Schwantz

Schwantz merupakan juara dunia GP500 pada tahun 1993. Meski nyaris berusia 50 tahun, bulan Juli lalu ia masih sempat turun di Kejuaraan Suzuka 8 Hours. Pria asal Texas, Amerika Serikat ini juga dikenal dekat dengan Nicky Hayden, Ben Spies, Valentino Rossi dan juga mendiang Marco Simoncelli.
"Marc bagaikan anak-anak dengan semangat dan kepercayaan diri tinggi, namun itulah yang harus ia miliki. Saya rasa ia belum memikirkan gelar dunia dan tak pernah memikirkan balapan berikutnya. Ia hanya mau menghadapi apa yang 'tersaji' di hadapannya, dan itulah sisi unik Marc. Ia punya tingkat kemiringan yang gila dan berani. Ia bagaikan anak-anak yang selalu ingin berada di depan dan ingin memenangkan semua balapan. Hingga kini, ia belum membuktikan bahwa kami salah."
Wayne Rainey

Rainey merupakan tiga kali juara dunia GP500, yakni pada tahun 1990, 1991 dan 1992. Mantan pebalap Yamaha ini yakin Marquez bisa mendominasi MotoGP dalam jangka waktu yang lama.
"Marc tak peduli bila motornya bergerak liar, dan sangat menyenangkan melihatnya. Jika motor Anda bergerak liar, maka Anda tidak mengendarainya dengan maksimal. Marc sendiri penuh antusiasme, muda dan sangat bertalenta. Ia menikmati segalanya. Ia adalah masa depan MotoGP dan akan selalu menjadi kandidat kuat juara dunia untuk waktu yang lama."
Wayne Gardner

Garder merupakan mantan pebalap asal Australia dan pernah memenangkan gelar dunia GP500 pada tahun 1987. Pria berusia 53 tahun ini mengaku cukup terkejut selama mengamati performa Marquez musim ini.
"Saya cukup terkejut. Saya tahu Marc sangat bertalenta dan ia merupakan sensasi terbaru Spanyol. Saya tak meragukan kehebatannya, namun saya terkejut melihat betapa cepatnya ia beradaptasi. Marc masih terlalu banyak mengambil resiko, namun ia memanfaatkan motornya dengan baik. Saya rasa ia adalah bencana bagi Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo. Yang jelas Marc sangat mengagumkan."
Valentino Rossi

Hingga kini, Rossi yang merupakan sembilan kali juara dunia, masih aktif membalap di MotoGP untuk Yamaha Factory Racing. Berbeda dengan para legenda Grand Prix yang sudah pensiun, pebalap Italia berusia 34 tahun ini bahkan merasakan sendiri sulitnya menghadapi Marquez di lintasan.
"Marc telah melakukan hal-hal luar biasa. Saya sudah mengiranya, namun tak menyangka akan sehebat ini. Marc mirip dengan saya, namun dengan kemampuan yang telah ter-upgrade. Ia punya segala potensi untuk menjadi yang terhebat sepanjang masa. Ia bisa jadi lebih hebat ketimbang saya. Ia bisa meraih lebih banyak kemenangan ketimbang saya. Ia punya talenta hebat. Ia juga masih sangat muda. Namun terlalu dini untuk membicarakannya karena perjalanan Marc masih panjang. Yang jelas ia punya kemungkinan 100 persen untuk melakukannya."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rossi Senang Kembali ke Indianapolis Bersama Yamaha
Otomotif 14 Agustus 2013, 20:00
-
Komentar Lima Legenda MotoGP Tentang Aksi Marc Marquez
Otomotif 14 Agustus 2013, 11:00
-
Adik Tiri Rossi Jagokan Marquez Raih Gelar MotoGP 2013
Otomotif 13 Agustus 2013, 21:45
-
Adik Tiri Valentino Rossi Siap Tampil di Moto3 San Marino
Otomotif 13 Agustus 2013, 09:00
-
Rossi Berencana Pensiun dari MotoGP Akhir 2016
Otomotif 3 Agustus 2013, 07:00
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR