
Bola.net - - Manajer Tim Suzuki Ecstar, Davide Brivio meyakini bahwa komposisi pebalap dan tim MotoGP 2017 terjadi berdasarkan performa mereka pada tahun 2015, bukannya musim 2016. Hal ini disampaikan mantan manajer tim Yamaha Factory Racing tersebut kepada Autosport.
Pengumuman perpanjangan kontrak Valentino Rossi dan Yamaha pada pertengahan Maret, membuat Jorge Lorenzo merasa harus mengambil sikap tegas atas tawaran Ducati. Perpindahan Lorenzo pun diumumkan pada pertengahan April, hingga semua tim harus bergerak cepat dalam menggaet pebalap yang mereka inginkan.
Hengkangnya Lorenzo memaksa Yamaha cepat-cepat merayu Maverick Vinales untuk meninggalkan Suzuki, yang pada akhirnya berhasil. Brivio dan Suzuki memaklumi keputusan Vinales ini, meski merasa kecewa karena Suzuki mengalami situasi sulit dalam meneruskan proses pengembangan.

"Kami berada dalam situasi yang tak biasa, di mana kami merupakan tim baru, dan dikarenakan perpindahan pebalap, ada satu kursi kosong di Yamaha. Mack memutuskan untuk mengisinya, dan saya dapat memaklumi. Kami memang sedikit rugi, karena masih terlalu dini menunjukkan potensi, dan ini baru musim kedua kami," ujar Brivio.
Silly season MotoGP biasanya baru terjadi di pertengahan musim, dan berakhir pada sekitar bulan September. Meski begitu, mayoritas pebalap telah mengantongi kontrak baru pada bulan Mei. Brivio pun yakin line up MotoGP 2017 tidaklah murni ditentukan oleh performa mereka sepanjang 2016.
"Silly season yang dimulai terlalu awal membuat semua orang terpaksa mengambil keputusan berdasar performa 2015. Ini karena semua terjadi begitu dini, dan Anda hanya bisa menilai dari apa yang sudah ada. Semua orang sudah mengambil keputusan pada bulan Mei, dan kala itu musim baru berjalan lima seri," pungkas Brivio.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Komposisi MotoGP 2017 Tersusun Berkat Performa 2015'
Otomotif 27 Desember 2016, 12:15
-
Yamaha MotoGP Rilis Video 'Season's Greeting', Kreatif!
Open Play 22 Desember 2016, 13:00
-
Satu Lagi Anak Didik Valentino Rossi Turun di Moto3 2017
Otomotif 22 Desember 2016, 12:00
-
Valentino Rossi Ikut Jadi Korban Om Telolet Om
Open Play 21 Desember 2016, 15:06
-
Marquez Penasaran Rivalitas Rossi-Vinales di Yamaha
Otomotif 20 Desember 2016, 14:30
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Takjub dengan Momen Arsenal Angkat Trofi Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 13:14
-
Menanti Dinasti Arsenal di Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 12:40
-
Melihat di Balik Proses Perginya Pep Guardiola dari Manchester City
Liga Inggris 25 Mei 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR