
Bola.net - Direktut KTM Motorsport, Pit Beirer, sangat tersanjung ketika sang test rider, Dani Pedrosa, akhirnya mengajukan diri untuk balapan lagi di MotoGP 2021 sebagai pembalap wildcard, tepatnya di seri kandang KTM sendiri, yakni Seri Styria di Red Bull Ring, Spielberg, Austria, 6-8 Agustus. Hal ini ia katakan via Motorsport German, Rabu (4/8/2021).
Selama berkarier di Grand Prix, Pedrosa tak sekalipun pernah membela pabrikan selain Honda. Usai pensiun dari kompetisi pada akhir 2018, ia mengejutkan banyak pihak dengan banting setir ke KTM sebagai test rider dan menjadi ujung tombak pengembangan motor RC16. Namun, ia berkali-kali menolak untuk turun balapan lagi.
Beirer bahkan sempat blak-blakan menyatakan rasa sedih karena Pedrosa tak mau menerima tawaran wildcard dari KTM. Padahal, test rider pabrikan lain seperti Ducati, Honda, dan Suzuki, konsisten turun balapan dengan fasilitas wildcard, karena itu adalah kesempatan emas untuk membandingkan performa motor dengan para rival.
Mau Balapan Ketika Motornya Sudah 'Tepat'

Tampaknya, pikiran Pedrosa berubah usai KTM sukses meraih delapan podium dan tiga kemenangan pada 2020, serta meraih tiga podium dan satu kemenangan pada sembilan seri pertama 2021. Pada pertengahan Juni, Beirer pun mengakui bahwa Pedrosa akhirnya mau balapan lagi di MotoGP dengan fasilitas wildcard.
"Saat menjalani uji coba, kami sadar bahwa semakin baik motor kami, semakin sering pula ia bicara soal balapan. Ia selalu bekerja keras di atas motor untuk musim berikutnya. Kemudian, ia bilang bahwa ia ingin balapan lagi jika motor kami sudah tepat untuknya. Di lain sisi, balapan juga 'uji coba' tingkat tinggi bagi kami," tutur Beirer.
Pria Jerman ini menegaskan, meski dikembangkan oleh Pedrosa, RC16 tidaklah dikembangkan untuknya. Namun, uniknya masukan-masukan sang tiga kali juara dunia justru cocok untuk KTM dan para pembalapnya. Ia sangat bekerja keras untuk mewujudkan ini semua, dan tahu-tahu mulai melunak dan ingin balapan lagi.
Tahu-Tahu Ingin Balapan

"Lebih dari sekadar 'terbukti' bahwa Dani menciptakan komunikasi yang sangat baik dengan para insinyur soal bagaimana motor kami harus dikembangkan. Kami tak mengembangkan motor ini untuk Dani. Tugasnya adalah mengembangkan motor untuk para rider muda. Ia berpikir dan menganalisa cara mereka berkendara," kisah Beirer.
"Dani test rider dengan kualitas menakjubkan, karena ia tak memikirkan catatan waktu. Hal yang menyenangkan pun terjadi dalam perjalanan ini. Tahu-tahu ia merasa ingin balapan. Ini bagaikan pujian tinggi di mata saya, bagi skuad dan motor kami. Dani merasa siap dan motor kami kompetitif. Balapan juga kans terbaik bagi kami untuk membandingkan diri," tutupnya.
Sebagai pembalap wildcard, Pedrosa bisa menjajal beberapa perangkat baru yang dikembangkan untuk 2022. KTM menyatakan, RC16 Pedrosa nantinya 85% mirip dengan motor rider KTM lainnya. Perbedaannya ada pada sasis dan suspensi. Selain itu, jika mau, Pedrosa juga bisa diturunkan lagi di Seri Misano pada September nanti.
Sumber: Motorsport German
Video: Momen-Momen Menarik di MotoGP Catalunya 2021
Baca Juga:
- Belum Pernah Menang di Austria, Marc Marquez Masih Tanpa Strategi Terjitu
- Duet Suzuki Tekad Tambah Koleksi Podium di MotoGP Styria
- Tahun Lalu Absen, Pecco Bagnaia Buru Kemenangan Perdana di MotoGP Styria
- Tahun Lalu Nyaris Menang, Jack Miller Semangat Sambut MotoGP Styria
- Jelang MotoGP Styria, Maverick Vinales Lupakan 2 Insiden Mengerikan Tahun Lalu
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
KTM 'Berbunga-bunga' Dani Pedrosa Akhirnya Mau Balapan Lagi di MotoGP
Otomotif 5 Agustus 2021, 14:50
-
Kompak Comeback di MotoGP Styria, Pedrosa-Crutchlow Juga Kompak Ogah Sesumbar
Otomotif 3 Agustus 2021, 16:27
-
KTM Sudah Daftar Wildcard Kedua, Dani Pedrosa Bakal Dievaluasi Lagi
Otomotif 22 Juli 2021, 12:14
-
KTM Kaget Akhirnya Dani Pedrosa Mau Wildcard di MotoGP
Otomotif 22 Juli 2021, 11:45
-
Michele Pirro Sebut Dani Pedrosa 'Berani' Mau Balapan Lagi di MotoGP
Otomotif 22 Juli 2021, 10:48
LATEST UPDATE
-
Nasib Sial AC Milan di San Siro
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:12
-
Runtuhnya Rekor Unbeaten AC Milan di Tangan Parma
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:09
-
Rapor Pemain Barcelona vs Levante: Cancelo Gemilang, De Jong Memukau
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:31
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
-
Hasil AS Roma vs Cremonese: Gawang Emil Audero Diberondong Tiga Gol
Liga Italia 23 Februari 2026, 04:59
-
Tottenham vs Arsenal 1-4: Panggung Pembuktian Pemain dan Karakter Juara Meriam London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 04:50
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR