
Bola.net - Manajer Tim Red Bull KTM Factory Racing, Mike Leitner, dan Direktur Teknis KTM, Sebastian Risse, mengacungkan jempol pada kerja keras Dani Pedrosa sebagai test rider mereka di MotoGP selama dua musim terakhir. Lewat Superbike Italia, Leitner dan Risse mengaku kagum ia sama sekali tak egois dalam mengembangkan RC16.
Seperti diketahui, usai pensiun dari MotoGP pada akhir 2018, Pedrosa melepaskan statusnya sebagai rider yang paling setia pada Honda, dan justru banting setir ke KTM demi jadi test rider mereka. Program uji coba KTM pun menjadi jauh lebih serius dibandingkan saat Mika Kallio masih jadi satu-satunya test rider mereka.
Pedrosa bekerja keras mengembangkan RC16 baik di lintasan maupun markas KTM di Austria, dan buah manis pun mulai dipetik pada 2020, lewat delapan podium, yang termasuk tiga kemenangan dari Brad Binder dan Miguel Oliveira. Leitner, yang merupakan crew chief Pedrosa di Repsol Honda sampai 2013, tak heran atas ini semua.
Dani Pedrosa Selalu Punya Gagasan Jelas

"Ada banyak hal berharga yang telah dilakukan Dani. Ia salah satu kunci dalam proyek ini. Pada tahun-tahun pertama, kami mengembangkan motor ini nyaris hanya di pekan balap. Kami tak punya kapasitas dan pengalaman untuk menggelar uji coba secara mendalam," ujar Leitner seperti yang dikutip MotosanGP, Selasa (16/2/2021).
"Saat Dani tiba, motor kami pun siap untuk balapan dengan level tinggi. Ia memahami semua detail, punya gagasan jelas soal bagaimana motor kami harusnya berevolusi, soal apa yang harus dilakukan para insinyur. Kami kerap melakukan diskusi panjang soal perangkat apa yang ia rasa harus kami perbaiki," lanjutnya.
Senada dengan Leitner, Risse juga mengagumi etos kerja Pedrosa selama dua tahun bekerja sama. Hal yang paling bikin Risse takjub adalah, Pedrosa tak pernah menggiring para insinyur KTM untuk menyesuaikan karakter motor RC16 dengan gaya balapnya yang unik dibandingkan kebanyakan rider karena tubuhnya yang mungil.
Lebih Pentingkan Para Pembalap KTM
"Dani adalah orang yang sangat cerdas dan punya begitu banyak pengalaman. Jika ia membuat motor kami beradaptasi pada dirinya dan tinggi tubuhnya, mungkin kami akan punya masalah dengan rider kami yang lain," ungkap Risse.
"Namun, Dani tak pernah berpikir begitu, ia selalu bekerja agar motor kami cocok untuk semua orang. Lebih dari sekali ia bilang, 'Ini bukan arah yang tepat untukku, tapi aku tahu 90% bahwa para rider KTM bisa lebih cepat dengan ini," pungkasnya.
Pedrosa, yang baru-baru ini memperpanjang kontraknya dengan KTM, akan turun lintasan dengan test rider dari pabrikan lain dalam uji coba shakedown di Losail, Qatar, pada 5 Maret, dan kemungkinan besar akan kembali beraksi di uji coba pramusim pada 6-7 Maret.
Sumber: Superbike Italia, MotosanGP
Video: Kebakaran Besar di Sirkuit MotoGP Argentina
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
KTM: Tak Egois, Dani Pedrosa Tekad Bikin RC16 Cocok untuk Semua Rider
Otomotif 17 Februari 2021, 13:48
-
Ducati Akui Kekuatan KTM, Angkat Topi untuk Dani Pedrosa
Otomotif 4 Januari 2021, 17:28
-
Dovizioso: Stoner Tandem Terhebat, Pedrosa Paling Menginspirasi
Otomotif 27 Desember 2020, 13:09
-
KTM Resmi Perpanjang Kontrak Dani Pedrosa dan Mika Kallio
Otomotif 17 Desember 2020, 08:28
-
Dani Pedrosa: Tanpa Marc Marquez, MotoGP Tetap Oke Kok
Otomotif 8 Oktober 2020, 12:09
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Chelsea Lawan Fulham: Cucurella Mengecewakan, Palmer Kembali Senyap
Liga Inggris 8 Januari 2026, 08:27
-
Pusing Tujuh Keliling ala Pep Guardiola
Liga Inggris 8 Januari 2026, 08:23
-
Barcelona vs Athletic Club: Rating Pemain Barcelona usai Menang Telak 5-0
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 08:09
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 08:08
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:56
-
Burnley vs Man Utd: Misteri Menit 61, Mengapa Bruno Fernandes Ditarik Keluar?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:44
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58






















KOMENTAR