
Bola.net - Pembalap McLaren Mastercard F1 Team, Lando Norris, yakin timnya harus membenahi performa mobil mereka secara signifikan, mengingat ia hanya mampu finis kelima dalam balapan Formula 1, yakni di Sirkuit Albert Park, Australia, Minggu (8/3/2026).
Start keenam, Norris mempertahankan posisinya pada lap pembuka. Namun, ia tersalip oleh Kimi Antonelli pada Lap 6. Usai pit stop dalam periode Virtual Safety Car (VSC) akibat insiden Isack Hadjar pada Lap 12, Norris melorot ke posisi kesembilan.
Pada Lap 18, VSC muncul lagi akibat insiden Valtteri Bottas, dan Norris naik ke posisi kelima usai beberapa pembalap di depannya pit stop. Pada Lap 35, Norris menjalani pit stop kedua, dan kembali turun ke posisi kedelapan.
Performa Tidak Cukup Dekat dengan Para Rival

Beberapa lap kemudian, ia menyalip Ollie Bearman dan Arvid Lindblad dan naik ke posisi keenam. Usai Max Verstappen pit stop pada Lap 42, Norris kembali ke posisi kelima. Ia pun dikejar oleh Verstappen, tetapi mampu mempertahankan posisi sampai finis.
Sang juara bertahan mengakui balapan ini tidaklah mudah. Sebab, mengingat F1 memberlakukan regulasi teknis baru, ia dan para pembalap lainnya masih harus mempelajari banyak hal. Meski begitu, Norris yakin ia dan McLaren sudah memetik banyak hal penting.
"Kami jelas belajar karena di awal balapan kami cukup lambat. Di akhir balapan, kami sedikit lebih baik dan sedikit lebih kompetitif, tetapi jika dibandingkan dengan Max, jika dibandingkan dengan mobil-mobil di depan, bahkan tidak dekat," ujarnya via situs F1.
Kesulitan dengan Banyak Hal
Pembalap Inggris ini menyebut McLaren masih punya banyak hal yang harus diteliti, dan banyak perangkat yang harus di jajal. Ia juga yakin tenaga mesin masih harus dipahami. Mengingat masih ada 23 seri tersisa, Norris yakin McLaren punya banyak waktu.
"Kami perlu memperbaiki mobil secara signifikan. Jujur, ini cenderung soal mobil ketimbang power unit. Namun, saya harus melihat data dan memahami beberapa hal lebih dalam... Saya kesulitan dengan banyak hal," tutupnya.
Norris dan pembalap F1 lainnya akan kembali turun lintasan dalam Grand Prix China di Sirkuit Shanghai Park pada 13-15 Maret 2026.
Sumber: Formula 1
Baca Juga:
- Bangga Bisa Lawan Lewis Hamilton, Arvid Lindblad Sajikan Debut Mentereng di F1 GP Australia 2026
- Start dari Posisi 20, Max Verstappen Pelajari Aksi Comeback Gemilangnya di F1 GP Australia 2026
- Puji Performa Ferrari di Formula 1 GP Australia 2026, Lewis Hamilton Senang Balapannya Seru
- Finis Ketiga di Formula 1 GP Australia 2026, Charles Leclerc Sebut Podium Sesuai Ekspektasi Ferrari
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
RESMI: Eddie Howe Mundur dari Posisi Manajer Newcastle
Liga Inggris 31 Juli 2026, 23:13
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Persebaya vs Port FC 1 Agustus 2026
Bola Indonesia 31 Juli 2026, 22:34
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Persija vs PSMS Medan 1 Agustus 2026
Bola Indonesia 31 Juli 2026, 22:30
-
Link Streaming Piala Presiden 2026: Persib Bandung vs Tampines Rovers
Bola Indonesia 31 Juli 2026, 19:46
-
Mitchell Baker Pimpin Daftar Top Skor Piala AFF 2026
Tim Nasional 31 Juli 2026, 19:31
-
Man of the Match Timor Leste vs Indonesia: Shayne Pattynama
Tim Nasional 31 Juli 2026, 19:19
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16
























KOMENTAR