
Bola.net - Manajer Tim LCR Honda, Lucio Cecchinello, mengaku pihaknya lebih memilih meneruskan kerja sama dengan Alex Marquez di MotoGP 2023-2024 ketimbang berkolaborasi kembali dengan Jack Miller, meski belum ada kontrak yang mereka resmikan. Hal ini dikatakan Cecchinello kepada Speedweek, Selasa (26/4/2022).
Saat ini, LCR Honda sedang menaungi Takaaki Nakagami dan Alex Marquez, yang sama-sama belum konsisten menunjukkan tajinya di lintasan. Sejak akhir tahun lalu, Nakagami sangat santer digosipkan bakal digantikan rider Jepang lainnya yang saat ini turun di Moto2, Ai Ogura. Di lain sisi, ia berencana mempertahankan Marquez.
Namun, di sela Seri Portugal akhir pekan lalu, LCR Honda mendadak digosipkan melakukan negosiasi dengan Miller, yang membela mereka pada 2015 lalu. Baik Cecchinello maupun Miller sama-sama membantah gosip itu. Cecchinello bahkan menyebut bahwa pihaknya saat ini masih santai saja karena silly season baru saja berjalan.
Sebut Semua Tim Masih Santai Saja
Bos LCR Honda, Lucio Cecchinello, bersama Takaaki Nakagami dan Alex Marquez (c) LCR Honda
Cecchinello yakin keputusan baru akan diambil pada pertengahan musim nanti. "Saya kira pergerakan 'pasar' bakal terbuka lebih awal. Nyatanya, hanya sedikit yang berubah sejauh ini. Semua masih sunyi. Fabio Quartararo belum memutuskan di mana ia akan balapan, jadi Yamaha belum melakukan pergerakan apa pun," tuturnya.
"Ducati juga sudah punya arah yang jelas. Kecuali Pecco Bagnaia, tiga rider pabrikan mereka belum punya kontrak baru. Pada pertengahan atau akhir Juni, kita semua akan mendapatkan gambaran yang lebih baik. Sebelum sampai ke sana, banyak hal yang tak menentu," lanjut eks pembalap GP125 ini.
Cecchinello menyebut bahwa pada awal 2021, Marquez memiliki kontrak dua musim plus opsi lanjutan selama dua musim dengan Honda dan LCR. Kontrak utamanya akan habis akhir musim ini, dan opsi lanjutan bisa dipakai tergantung pada hasil balapnya. Jika memenuhi target, maka kontraknya otomatis diperpanjang.
Sebut Jack Miller Kuat, Tapi Lebih Pilih Alex Marquez

Sejauh ini, hasil terbaik Marquez adalah finis ketujuh di Portugal, namun Cecchinello belum menyerah mempertahankannya, meski ia punya pengalaman yang menyenangkan saat bekerja dengan Miller. "Jack melaju cepat dan jelas rider yang kuat. Kami juga bekerja sama dengan cukup baik bersamanya pada 2015," ungkapnya.
"Namun, target kami adalah terus mendukung Alex dengan cara terbaik. Kami tak mau kehilangan fokus ini dan kami tak mau terdistraksi oleh solusi lain. Ketika kami membuat rencana, kami ingin melihatnya berhasil. Skenario favorit saya adalah melanjutkan kerja sama dua tahun lagi dengan Alex," pungkas Cecchinello.
Marquez sendiri mengaku belum mau memikirkan masa depannya mengingat ia terseok-seok pada awal musim ini. Di lain sisi, Miller menyatakan keinginannya bertahan di lingkup Ducati, dan bahkan merasa tak keberatan jika dikembalikan ke Pramac Racing.
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
- Start Terbuncit, Finis Ke-8: Pecco Bagnaia Akui Lemah karena Cedera Bahu
- Duel dengan Alex Marquez, Marc Marquez: Saya Nggak Peduli Dia Adik Saya atau Bukan
- Salip 19 Rival, Alex Rins Bangga Tapi Ngaku 'Hilang Memori' di Portugal
- Video: Ngeri, 12 Rider Moto2 Kecelakaan Bareng Akibat Hujan di Portugal
- Jack Miller: LCR Honda Harus Kerja Keras Rayu Saya Tinggalkan Ducati
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
LCR Honda Lebih Pilih Kerja Bareng Alex Marquez Ketimbang Jack Miller
Otomotif 26 April 2022, 15:48
-
Aleix Espargaro: Agresif Banget, Alex Marquez Bikin Saya Gila!
Otomotif 25 April 2022, 15:30
-
Bekuk Adik di Garis Finis, Marc Marquez: Seru, Tapi Nggak Sesuai Target
Otomotif 25 April 2022, 12:52
-
Sambut MotoGP Mandalika, Givi Gelar Meet & Greet Alex Marquez-Taka Nakagami
Otomotif 17 Maret 2022, 17:55
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58



















KOMENTAR