
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, pasrah finis kedelapan usai start terbuncit dalam MotoGP Portugal di Algarve, Portugal, Minggu (24/4/2022). Lewat Corsedimoto, 'Pecco' mengakui hasil ini sesuai target usai kecelakaan hebat sehari sebelumnya. Namun, ia tetap kecewa karena lagi-lagi gagal naik podium.
Bagnaia diketahui terjatuh keras di Tikungan 3 pada sesi Kualifikasi 1 (Q1) pada Sabtu. Kala itu, hujan tidak lagi turun, dan sebagian besar area trek sudah kering. Seperti pembalap lainnya, Bagnaia pun menggunakan ban kering. Sayangnya, bannya menyentuh area yang masih basah, dan ia mengalami kecelakaan hebat.
Usai insiden itu, Bagnaia dilarikan ke Medical Center karena bahunya kesakitan. Pemeriksaan x-ray menyatakan ia tak mengalami keretakan tulang apa pun, namun ia dikirim ke rumah sakit di Portimao untuk pemeriksaan lebih jauh, yang mengonfirmasi tak ada keretakan. Ia pun dinyatakan bugar untuk ikut balapan.
Sayang, kecelakaan di Q1 itu membuatnya gagal lolos ke Q2, sehingga ia dinyatakan harus start dari posisi 25. Namun, Raul Fernandez yang mendadak absen karena cedera lengan, membuat Bagnaia naik satu posisi start. Tapi ia tetap harus kerja ekstra keras demi memperbaiki posisi, dan akhirnya finis kedelapan.
Puas, Tapi Tak Senang
Grande, @PeccoBagnaia 🙌🏼 #PortugueseGP #ForzaDucati #DucatiLenovoTeam@MotoGP pic.twitter.com/RdQCiG4hyC
— Ducati Corse (@ducaticorse) April 24, 2022
"Pada pagi hari, saya berkata, 'agar senang, aku harus finis di posisi delapan besar'. Balapan ini terasa sangat panjang, saya pun merasa sangat tak nyaman dalam beberapa lap terakhir. Saya tak punya kekuatan pada lengan saya. Namun, saya mampu berkendara dengan sangat baik, ritme saya juga baik," ujarnya.
"Pada beberapa lap pertama, saya merasa tak nyaman mengambil banyak risiko. Menurut saya sangat penting untuk finis dalam balapan ini dan saya pun tak terlalu agresif. Finis kedelapan bikin saya puas, tapi saya tak senang, apalagi jika mengingat apa yang terjadi pada Sabtu," lanjut runner up MotoGP 2021 ini.
Bagnaia menyebut keputusannya pakai ban kering dalam sesi Q1 sudah tepat, dan yakin dirinya hanya kena sial. Pasalnya, Alex Marquez dan Luca Marini, yang lolos ke Q2 juga menjalani Q1 dengan ban kering. Bagnaia juga menyatakan, memakai ban basah justru bakal membuat seorang rider tak bisa mencatat waktu ideal.
Posisi Bahu Kanan Bergeser Beberapa Sentimeter
Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia (c) Twitter/Ducati Corse
"Maro memulai Q1 satu menit setelah saya, pakai ban kering, dan lolos ke Q2. Anda memang harus ambil risiko. Kalau pakai ban basah, sudah jelas saya takkan lolos ke Q2 karena cuacanya kering. Toh rider-rider yang lolos ke Q2 memakai ban kering. Saya sendiri tak beruntung karena ban saya menyentuh genangan air," tutur Bagnaia.
Juara dunia Moto2 2018 ini pun senang balapan selanjutnya, yakni di Jerez, Spanyol, hanya berjarak sepekan. Meski begitu, Bagnaia lebih dulu akan menjalani pemeriksaan medis lanjutan pada bahu kanannya di Italia, mengingat posisi bahu kanannya terlihat bergeser beberapa sentimeter dari posisi semula.
"Saya senang kami langsung balapan di Jerez. Pada Selasa, saya akan menjalani pemeriksaan bahu, karena pada Sabtu kami tak bisa melihat ligamennya. Semuanya tampak baik-baik saja. Tapi ketika dilihat, posisi bahu kanan saya berbeda dari bahu yang satunya, jadi harus diperiksa," pungkas anggota VR46 Riders Academy ini.
Klasemen Pembalap MotoGP 2022 Usai Seri Portugal
- Fabio Quartararo - Monster Energy Yamaha - Yamaha - 69
- Alex Rins - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 69
- Aleix Espargaro - Aprilia Racing - Aprilia - 66
- Enea Bastianini - Gresini Racing - Ducati - 61
- Johann Zarco - Pramac Racing - Ducati - 51
- Joan Mir - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 46
- Brad Binder - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 42
- Miguel Oliveira - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 39
- Jack Miller - Ducati Lenovo Team - Ducati - 31
- Francesco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - Ducati - 31
- Marc Marquez - Repsol Honda Team - Honda - 31
- Pol Espargaro - Repsol Honda Team - Honda - 30
- Jorge Martin - Pramac Racing - Ducati - 28
- Maverick Viñales - Aprilia Racing - Aprilia - 25
- Franco Morbidelli - Monster Energy Yamaha - Yamaha - 17
- Luca Marini - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 14
- Alex Marquez - LCR Honda Castrol - Honda - 13
- Takaaki Nakagami - LCR Honda IDEMITSU - Honda - 12
- Marco Bezzecchi - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 8
- Andrea Dovizioso - WithU Yamaha RNF - Yamaha - 8
- Darryn Binder - WithU Yamaha RNF - Yamaha - 6
- Remy Gardner - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 3
- Raul Fernandez - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 0
- Fabio Di Giannantonio - Gresini Racing - Ducati - 0
- Lorenzo Savadori - Aprilia Racing - Aprilia - 0
- Stefan Bradl - Repsol Honda Team - Honda - 0
Sumber: Corsedimoto
Baca Juga:
- Duel dengan Alex Marquez, Marc Marquez: Saya Nggak Peduli Dia Adik Saya atau Bukan
- Salip 19 Rival, Alex Rins Bangga Tapi Ngaku 'Hilang Memori' di Portugal
- Video: Ngeri, 12 Rider Moto2 Kecelakaan Bareng Akibat Hujan di Portugal
- Jack Miller: LCR Honda Harus Kerja Keras Rayu Saya Tinggalkan Ducati
- Aleix Espargaro: Agresif Banget, Alex Marquez Bikin Saya Gila!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
LCR Honda Lebih Pilih Kerja Bareng Alex Marquez Ketimbang Jack Miller
Otomotif 26 April 2022, 15:48
-
Start Terbuncit, Finis Ke-8: Pecco Bagnaia Akui Lemah karena Cedera Bahu
Otomotif 26 April 2022, 14:33
-
Salip 19 Rival, Alex Rins Bangga Tapi Ngaku 'Hilang Memori' di Portugal
Otomotif 26 April 2022, 12:09
-
Video: Ngeri, 12 Rider Moto2 Kecelakaan Bareng Akibat Hujan di Portugal
Open Play 26 April 2022, 09:31
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR