
Bola.net - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, menegaskan sama sekali tak dapat paksaan dari siapa pun untuk mencoba turun di MotoGP Jerez, Andalusia, akhir pekan ini, meski cedera patah tulang lengannya belum pulih dan akhirnya absen dari balapan. Hal ini ia sampaikan via DAZN, Sabtu (25/7/2020).
Marquez mengalami patah tulang humerus kanan usai jatuh di MotoGP Spanyol pada Minggu (19/7/2020), dan menjalani operasi di Barcelona pada Selasa (21/7/2020). Ia lalu memutuskan kembali ke Jerez pada Kamis (23/7/2020) untuk tes medis demi melihat apakah ia cukup fit untuk balapan akhir pekan ini.
"Saya merasa kuat, tangan saya bisa digerakkan, saya juga bisa push up, dan tak kelelahan. Tapi jelas ada rasa sakit. Bersama Honda, kami berdiskusi. Saat di rumah, saya meditasi dan coba naik motor dengan baju balap. Saya pun melihat ada kemungkinan. Saya merasa harus mencoba. Jika tidak, saya takkan memaafkan diri sendiri," ujarnya seperti yang dikutip Marca.
Kesulitan Melakoni 'Time Attack'
Usai menjalani tes medis di sirkuit, Marquez dinyatakan fit, tapi memilih tak turun dalam sesi FP1 dan FP2. Ia pun turun dalam sesi FP3 pada Sabtu (25/7/2020), namun hanya menjalani sedikit lap dan memilih fokus turun di sesi FP4. Dalam sesi tersebut, Marquez hanya menjalani tujuh lap.
Sang delapan kali juara dunia ini sempat nekat turun dalam sesi Kualifikasi 1 (Q1). Namun setelah satu lap, ia kembali ke garasi dan tak kembali ke trek. Setelah pembicaraan serius dengan tim medis dan petinggi tim, akhirnya Marquez memutuskan absen dari balapan. Saat menjalani wawancara dengan media massa, lengan Marquez pun terlihat memar dan bengkak.
Questo è il braccio di @marcmarquez93, ogni commento in merito, positivo o negativo che sia, non può prescindere dalla realtà dei fatti ovvero che Marc è sceso in pista 6 giorni dopo la frattura dell’omero destro. Tutto il resto è ignoranza o malafede #skymotori pic.twitter.com/Md3anvQaXn
— Boss™AntonioBoselli (@antonioboselli) July 26, 2020
"Dengan Honda, kami sepakat soal ini: mencoba pada Sabtu. Saya berkali-kali memohon kepada mereka. Jadi mereka tak pernah memaksa saya. Saya pun coba berkendara pagi ini, saya merasa oke dan mencatat waktu yang baik. Tapi memang lebih sulit ketika melakoni 'time attack', karena saya harus lebih agresif ketimbang saat mencoba mencari ritme," ungkapnya.
Sudah Janji pada Honda Takkan Paksakan Diri
Pada sesi siang, berkat cuaca yang sangat panas, Marquez pun merasa kelelahan usai menjalani tujuh lap beruntun di sesi FP4. Alhasil, ia hanya menjalani satu lap di sesi Q1 dan kemudian kembali ke garasi dan langsung menuju kantor tim. Di sana, ia menyadari lengannya membengkak dan kehilangan kekuatan. Pada momen itulah Marquez merasa dirinya harus realistis.
"Seperti yang saya janjikan pada Honda, saya harus mendengarkan tubuh dan perasaan saya. Saya melihat ini bisa berbahaya. Saat merasa berbahaya, lebih baik mundur saja. Saya turun pada sesi Q1, tapi saya bilang pada tim, jika saya turun lintasan dan merasa tak kuat, saya akan berhenti dan takkan mencoba lebih jauh. Itulah yang saya lakukan," kisahnya.
"Honda selalu menghormati keputusan saya. Saya berterima kasih kepada para dokter, fisioterapis, mekanik, dan tim saya, yang mendukung saya berada di sini, mendukung ambisi dan impian saya terwujud. Kompetisi masih berlanjut, masih ada banyak balapan. Siang ini saya akan melakukan rehabilitasi demi kembali di Brno," tutup Marquez.
Video: Pembangunan Sirkuit MotoGP Indonesia 2021 di Mandalika
Baca Juga:
- Jadwal Live Streaming: Moto3 Jerez, Andalusia 2020
- Jadwal Live Streaming: MotoE Jerez, Andalusia 2020
- Absen Balapan, Marc Marquez: Masih Ada Peluang Juarai MotoGP 2020
- Hasil E-Pole MotoE Jerez, Andalusia: Dominique Aegerter Tercepat
- Hasil Kualifikasi Moto2 Jerez, Andalusia: Marco Bezzecchi Rebut Pole Perdana
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Video: Kenekatan Marc Marquez Balapan Meski Cedera Lengan Belum Pulih
Otomotif 26 Juli 2020, 18:45
-
Dominasi Yamaha dan Fakta Menarik Menjelang Balapan MotoGP Andalusia 2020
Otomotif 26 Juli 2020, 12:01
-
Absen Balapan, Marc Marquez: Masih Ada Peluang Juarai MotoGP 2020
Otomotif 25 Juli 2020, 22:25
-
Marc Marquez Resmi Absen dari MotoGP Jerez, Andalusia
Otomotif 25 Juli 2020, 20:19
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Man City vs Bournemouth: Marc Guehi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 22:12
-
Hasil Man City vs Bournemouth: Dua Bek Bawa City Epic Comeback di Laga Perdana EPL!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:58
-
Al-Hilal Goda Gabriel Martinelli untuk Cabut dari Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:25
-
Here We Go! Man City Keluarkan Rp 2 Triliun untuk Datangkan Ayyoub Bouaddi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:07
-
Wow! Barcelona Bakal Lepas Alejandro Balde ke Manchester United?
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 20:00
-
Dipermalukan Tim Promosi, Luke Shaw Yakin MU Bakal Bersinar di Musim 2026/2027
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 19:30
-
Peringatan Inter Milan untuk Barcelona: Lautaro Martinez Tidak Dijual, Titik!
Liga Italia 23 Agustus 2026, 19:00
-
Mantap! Como Segera Datangkan Mantan Bek Manchester United
Liga Italia 23 Agustus 2026, 18:30
-
Absen Lawan Hull City, Seberapa Parah Cedera Amad Diallo?
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 18:00
-
Bawa Real Madrid Bekuk Espanyol, Jose Mourinho Sanjung Habis Carlos Espi
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 17:30
-
Gabung MU, Ini Nomor Punggung yang Bisa Dikenakan Carlos Baleba
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 17:00
-
Kabar Baik MU! Carlos Baleba Sudah Lolos Tes Medis dan Teken Kontrak!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 16:37
-
Link Streaming Torino vs Milan - Senin 24 Agustus 2026
Liga Italia 23 Agustus 2026, 14:54
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR