
Bola.net - Leopard Racing, tim yang menaungi Dennis Foggia, membeberkan alasan krunya mengusir Darryn Binder dari garasi mereka usai sesi balap Moto3 Algarve di Portimao, Portugal, Minggu (7/11/2021). Seperti yang diketahui, Binder menabrak Foggia pada lap terakhir dan memupuskan kans rider Italia itu untuk merebut gelar.
Tiba di Algarve, Foggia tertinggal 21 poin dari Red Bull KTM Ajo, Pedro Acosta. Sama kuat dan berduel memperebutkan kemenangan, ada kans perebutan gelar berlanjut di Seri Valencia pada 12-14 November. Namun, kontroversi terjadi pada awal lap terakhir, di mana Acosta memimpin sementara Foggia ada di posisi kedua.
Binder hendak menyalip Sergio Garcia yang ada di posisi ketiga dari jalur dalam, namun justru menabrak bagian belakang motor Foggia. Foggia dan Garcia jatuh dan gagal finis, sementara Acosta menang dan mengunci gelar. Binder yang melewati garis finis di posisi keempat akhirnya didiskualifikasi oleh FIM Stewards.
Juga Minta Maaf Secara Publik
This dramatic moment brought a controversial conclusion to the #Moto3 title battle! 💥@dennisfoggia71's hopes ended following this collision with @DarrynBinder40! 💢#AlgarveGP 🏁 pic.twitter.com/JCgsHh64N5
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) November 7, 2021
Usai balap, Binder pun segera pergi ke garasi Leopard Racing, didampingi Direktur Tim Petronas Sprinta Racing, Johan 'Stiggy' Stigefelt. Sesampainya di sana, Binder diusir oleh anggota tim Leopard Racing sekaligus Foggia. Dalam pernyataan resmi di situs timnya sendiri, Binder menyampaikan permintaan maaf secara publik.
"Saya hanya ingin minta maaf. Saya coba menyalip Sergio Garcia, mengerem, dan tiba-tiba melihat Dennis Foggia di depan saya. Tak ada ruang bagi saya untuk menghindar. Saya sungguh minta maaf padanya, timnya, dan Garcia atas kecelakaan itu," tulis rider yang musim depan naik ke MotoGP bersama WithU Yamaha RNF ini.
"Sudah jelas ini hal terakhir yang saya inginkan terjadi, terutama dengan Dennis yang memperebutkan gelar dunia, dan itu jelas bukan maksud saya. Sekali lagi, saya hanya ingin meminta aaf kepada semua orang yang terlibat," lanjut Binder, yang juga merupakan adik dari Red Bull KTM Factory Racing, Brad Binder.
Bukan Waktu yang Tepat untuk Minta Maaf
Beberapa waktu setelah drama yang terjadi di garasi mereka, Leopard Racing pun merilis pernyataan resmi soal pengusiran pada Binder. Mereka menyatakan bahwa waktu yang dipilih Binder untuk datang dan meminta maaf tidaklah tepat, karena seluruh anggota tim dalam keadaan panas dan emosional.
"Kami tak menginginkan kehadiran Darryn Binder di garasi kami karena jelas, usai memutuskan kans Dennis Foggia memperebutkan gelar, bisa dimaklumi bahwa kami berpikir momen tersebut tidaklah tepat," tulis tim yang pernah menjuarai Moto3 dengan Danny Kent dan Joan Mir itu.
"Darryn Binder telah membuang segala usaha dan kerja keras tim kami tahun ini. Itu bukan sekadar insiden balap. Terima kasih karena sudah memahaminya. Yang terpenting adalah Dennis Foggia baik-baik saja usai kecelakaan itu," pungkas Leopard Racing.
Sumber: Petronas Sprinta Racing, Leopard Racing
Baca Juga:
- Hampir Podium di Algarve, Alex Marquez: Saya Selalu Percaya Proyek Honda
- Gagal Finis di Algarve, Fabio Quartararo: Bukti Top Speed Yamaha Mimpi Buruk
- Duel Lawan Alex Marquez, Jack Miller Sempat Deja vu Moto3 2014
- Leganya Joan Mir Kembali ke Podium: Akhir Pekan yang Sulit Dipercaya
- Fakta-Fakta Unik Pedro Acosta: Tinggalkan Sekolah, Kini Jadi Juara Dunia Moto3
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Leopard Racing Jelaskan Alasan Usir Darryn Binder dari Garasi di Moto3 Algarve
Otomotif 8 November 2021, 16:10
-
Fakta-Fakta Unik Pedro Acosta: Tinggalkan Sekolah, Kini Jadi Juara Dunia Moto3
Otomotif 8 November 2021, 09:40
-
Klasemen Sementara Moto3 2021 Usai Seri Algarve di Portimao
Otomotif 7 November 2021, 19:33
-
Hasil Balap Moto3 Algarve: Pedro Acosta Menang dan Kunci Gelar, Foggia-Binder Tabrakan
Otomotif 7 November 2021, 19:27
-
Hasil Pemanasan Moto3 Algarve: Pedro Acosta Tercepat, Dennis Foggia Ketiga
Otomotif 7 November 2021, 16:28
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


















KOMENTAR