Lorenzo yang sudah sembilan musim membela Yamaha, tahun depan untuk pertama kalinya membela tim berbeda sejak debutnya di MotoGP 2008 silam. Sejak dipimpin oleh sang general manager, Luigi 'Gigi' Dall'Igna pada akhir 2013, Ducati mulai bangkit dari keterpurukan, dan inilah yang membuat Lorenzo tertarik membela mereka.
"Ducati adalah tantangan yang sangat siap saya hadapi. Saya selalu bersama Yamaha sejak menjalani debut di MotoGP. Jadi sesuatu dalam hati saya berkata bahwa saya membutuhkan tantangan besar dan baru. Saya rasa ini adalah waktu yang tepat untuk pindah ke Ducati, karena motor mereka kian membaik dan ada Gigi di sana," ujarnya kepada MotoGP.com.
Cristian Gabbarini saat masih menjadi kepala mekanik Casey Stoner di Ducati Corse. (c) MotoGP
Bagi Gabbarini, tahun depan akan menjadi periode keduanya bekerja untuk Ducati, setelah menjadi crew chief Casey Stoner pada 2007-2010. Pria yang juga pernah menjadi penasihat teknis Marc Marquez di Repsol Honda ini pun yakin Lorenzo akan mampu langsung memperebutkan gelar dunia di tahun pertamanya membela Ducati.
"Yang membuat saya tertantang adalah kombinasi Jorge dan Ducati, serta kerjasama dengan Jorge, yang merupakan rider hebat. Rasanya sangat terhormat akan bekerja dengannya. Saya tak paham Ducati yang sekarang, namun motor mereka jelas kompetitif. Jika melihat Ducati sekarang, saya rasa Jorge bisa langsung memperebutkan gelar tahun depan," pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lorenzo-Gabbarini Siap Jawab Tantangan di Ducati
Otomotif 6 Oktober 2016, 15:45
-
Jorge Lorenzo Dijadwalkan Kendarai Mobil F1 Lewis Hamilton
Otomotif 5 Oktober 2016, 10:00
-
'Lorenzo Secepat Stoner-Marquez, Tapi Lebih Kuat Mental'
Otomotif 4 Oktober 2016, 16:45
-
Marquez: Rossi vs Lorenzo Bakal Untungkan Saya
Otomotif 4 Oktober 2016, 15:45
-
Lorenzo: Semoga Saya Tidak Rindu Yamaha!
Otomotif 4 Oktober 2016, 13:45
LATEST UPDATE
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
-
Man of the Match Nottingham vs Liverpool: Alexis Mac Allister
Liga Inggris 22 Februari 2026, 23:47
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Bali United 23 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 23:35
-
Hasil Dewa United vs Borneo FC: Alex Martins Cetak 2 Gol
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 22:26
-
Kylian Mbappe Bermain Hanya dengan Kondisi Fisik 70 Persen
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 20:54
-
Surabaya Samator Tutup Babak Reguler Proliga 2026 dengan Kemenangan
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 20:23
-
Juventus Amburadul di Bursa Transfer: 3 Musim, Hanya 2 Pemain yang Sukses!
Liga Italia 22 Februari 2026, 20:22
-
Gagal ke Final Four, Bandung BJB Tandamata Kejar Kemenangan atas Jakarta Livin Mandiri
Voli 22 Februari 2026, 20:01
-
Persis Solo Terpuruk: 300 Hari Tanpa Kemenangan di Laga Kandang!
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 18:32
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR