Di Yamaha, Rossi meminta adanya dinding pembatas antara pitbox mereka di tahun 2008 silam dikarenakan penggunaan konstruktor ban yang berbeda. Meski sama-sama mengendarai motor YZR-M1, Rossi menggunakan Bridgestone, sedangkan Lorenzo memakai Michelin.
Namun di tahun 2009 dan 2010, saat keduanya telah sama-sama menggunakan ban Bridgestone, dinding pembatas itu masih ada. Hal inipun membuat beberapa pihak berspekulasi hubungan keduanya tak harmonis.
Meski begitu, hingga kini Lorenzo menganggap dinding pembatas itu tak perlu ada. Bahkan ia mengatakan, jika Rossi kembali ke Yamaha, ia takkan meminta dinding pembatas.
"Jika Valentino kembali bergabung dengan Yamaha, jelas pihak saya tidak akan meminta dinding pembatas seperti dulu," ujar Lorenzo. "Saya selalu menganggap hal itu tidak perlu dilakukan dan hingga kini saya masih meyakininya."
Lorenzo, yang menjadi juara dunia di tahun 2010 telah memperpanjang kontraknya dengan Yamaha hingga akhir tahun 2014 mendatang. Namun ia mengaku Yamaha memegang kendali penuh dalam memilih siapa yang akan menjadi rekan setimnya musim depan.
"Valentino merupakan pebalap yang hebat. Ia telah memenangkan begitu banyak balapan dan gelar dunia. Saya rasa ia masih bisa kompetitif di MotoGP. Ia masih merupakan pebalap yang menarik bagi Yamaha. Tapi bagi mereka pasti ada pebalap lain yang menjadi pilihan, jadi mereka lah yang menentukan," lanjut Lorenzo.
Sejak meninggalkan Yamaha di awal tahun 2011 untuk bergabung dengan Ducati, Rossi belum pernah lagi meraih kemenangan dan hanya mampu meraih dua podium.
Sejak Casey Stoner mengumumkan dirinya akan pensiun di akhir musim ini, Rossi memang dikabarkan akan kembali ke Honda atau Yamaha. (cn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Stoner: Satu Balapan Mengubah Segalanya
Otomotif 30 Juni 2012, 23:55
-
Lorenzo Jatuh, Stoner Kembali Menang di Assen
Otomotif 30 Juni 2012, 20:15
-
Lorenzo: Rossi Kembali, Tak Perlu Pembatas
Otomotif 30 Juni 2012, 19:00
-
Stoner Sarankan Honda Tak Pilih Rossi
Otomotif 30 Juni 2012, 16:45
-
Argentina Makin Siap Gelar MotoGP di 2013
Otomotif 29 Juni 2012, 21:15
LATEST UPDATE
-
Prediksi Le Havre vs PSG 1 Maret 2026
Liga Eropa Lain 28 Februari 2026, 03:05
-
Prediksi Inter vs Genoa 1 Maret 2026
Liga Italia 28 Februari 2026, 02:45
-
Prediksi Dortmund vs Bayern 1 Maret 2026
Bundesliga 28 Februari 2026, 00:30
-
Prediksi Leeds United vs Man City 1 Maret 2026
Liga Inggris 28 Februari 2026, 00:30
-
Prediksi Verona vs Napoli 1 Maret 2026
Liga Italia 28 Februari 2026, 00:00
-
Hasil PSBS Biak vs PSIM: Drama 6 Gol dan Akhir Paceklik Menang Laskar Mataram
Bola Indonesia 27 Februari 2026, 22:30
-
Siap Sapu Bersih! 10 Tim dan 40 Pembalap Yamaha Berambisi Dominasi Kejurnas 2026
Otomotif 27 Februari 2026, 21:02
-
Aldi Satya Mahendra Pimpin Gebrakan, Inilah Formasi Maut Yamaha Racing Indonesia 2026
Otomotif 27 Februari 2026, 20:33
-
Hasil Drawing 16 Besar UEFA Conference League 2025/2026
Liga Eropa UEFA 27 Februari 2026, 20:22
-
Real Madrid vs Manchester City dan Lahirnya Rivalitas Baru Eropa
Liga Champions 27 Februari 2026, 20:07
-
Ini Panduan Lengkap Nonton KLBB Festival 2026
Lain Lain 27 Februari 2026, 18:57
-
Bagan Babak 16 Besar Liga Champions: Siapa Lawan Siapa?
Liga Champions 27 Februari 2026, 18:46
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21

























KOMENTAR