Marc Marquez dan Joan Mir Tukar Crew Chief di MotoGP 2024, Ini Profil Frankie Carchedi dan Santi Hernandez

Bola.net - Bukan rahasia lagi bahwa Marc Marquez dan Joan Mir akan menjalani musim balap yang tak biasa di MotoGP 2024. Sementara Marquez pindah dari Repsol Honda ke Gresini Racing, Joan Mir tetap di Repsol Honda, tetapi keduanya sama-sama akan ganti kru secara keseluruhan.
Marquez tak memboyong kru lamanya dari Honda ke Gresini, kecuali sang mekanik, Javi Ortiz. Artinya, ia tak lagi bekerja dengan Santi Hernandez, crew chief yang mendampinginya sejak Moto2 2011. Marquez kini bekerja dengan Frankie Carchedi, yang justru merupakan eks crew chief Joan Mir di Suzuki Ecstar.
Mir dan Carchedi diketahui berpisah pada 2023 usai Suzuki memutuskan mundur dari MotoGP. Sementara Carchedi pindah ke Gresini Racing untuk jadi crew chief Fabio di Giannantonio, Mir pindah ke Repsol Honda dan didampingi oleh crew chief Giacomo Guidotti.
Meski begitu, pada 2024, Mir dipindahkan ke kru yang ditinggalkan Marquez, yang berarti ia berkolaborasi dengan Hernandez, sementara Guidotti digandengkan dengan Luca Marini. Ingin tahu profil Frankie Carchedi dan Santi Hernandez yang sama-sama sarat pengalaman dan prestasi? Berikut ulasannya.
Frankie Carchedi - Crew Chief Marc Marquez

Frankie Carchedi memulai karier profesionalnya sebagai teknisi suspensi dan elektronik pada awal era 2000-an, bekerja di ajang British Superbike (BSB) dan WorldSBK. Pada 2009, pria yang juga manajer pribadi rider Moto2 Jake Dixon ini, berhasil membantu Leon Camier menjuarai BSB bersama Yamaha.
Ia kemudian kembali ke WorldSBK pada 2010 untuk jadi crew chief dua kali juara dunia, James Toseland, yang kala itu menggantikan Ben Spies di Yamaha Sterilgarda. Ia juga merupakan salah satu kru yang membantu Valentino Rossi menjalani tes WorldSBK bersama Yamaha di Misano usai mengalami patah kaki pada 2010.
Ia lalu pindah ke MotoGP, bekerja untuk Aspar Team pada 2017. Namun, setelah Aspar Team memutuskan mundur dari MotoGP, Carchedi pindah ke Suzuki Ecstar dan menjadi crew chief Joan Mir pada 2019. Mereka pun sukses meraih gelar dunia MotoGP pada 2020, gelar yang terakhir kali diraih Suzuki di GP500 2000.
Santi Hernandez - Crew Chief Joan Mir

Santi Hernandez memulai kariernya di GP500 1999 bersama Repsol Honda sebagai teknisi suspensi bagi Alex Criville. Pada tahun yang sama, mereka pun sukses menjadi juara dunia. Hernandez uniknya juga menjadi teknisi suspensi bagi Valentino Rossi di skuad yang sama pada 2002-2003.
Hernandez kemudian mundur ke Moto2 pada 2011 untuk menjadi crew chief Marc Marquez di skuad CatalunyaCaixa Repsol. Pada tahun yang sama, mereka menjadi runner up di belakang Stefan Bradl, sebelum akhirnya menjuarai musim 2012.
Ketika Marquez naik ke MotoGP 2013, Hernandez memutuskan untuk ikut, sehingga ia kembali membela Repsol Honda. Selama bekerja sama di kelas para raja, duet ini pun sukses meraup enam gelar dunia sekaligus, yakni pada 2013, 2014, 2016, 2017, 2018, dan 2019.
Sumber: Honda Racing Corporation, Crashnet, Bike Sport News
Baca juga:
- Madrid Ambil Alih Formula 1 GP Spanyol Mulai 2026, Barcelona Masih Bisa Jadi Tuan Rumah
- Jadwal Siaran Langsung Peluncuran Pertamina Enduro VR46 Racing Team MotoGP 2024
- Kontrak Ducati Bakal Berakhir, Enea Bastianini: Masa Depan Tak Perlu Dicemaskan Sekarang
- Pecco Bagnaia Akui Bantu Putra Sang Crew Chief Masuk Akademi Valentino Rossi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gresini Racing: Punya Rider Seperti Marc dan Alex Marquez Bikin Tim Lain Iri
Otomotif 24 Januari 2024, 14:45
-
Pecco Bagnaia Maklum Marc Marquez Bakal Bikin Heboh Ducati, Prediksi Langsung Gaspol
Otomotif 23 Januari 2024, 12:49
-
Senangnya Marc Marquez Gabung Gresini Racing: Langsung Akrab, Sudah Seperti Keluarga
Otomotif 22 Januari 2024, 14:50
LATEST UPDATE
-
Bukayo Saka Resmi Perpanjang Kontrak Jangka Panjang Bersama Arsenal
Liga Inggris 19 Februari 2026, 23:24
-
Dusan Vlahovic Ingin ke Barcelona, Siap Isi Pos Robert Lewandowski
Liga Italia 19 Februari 2026, 22:17
-
Manchester United Bidik Bek Barcelona, Bersaing dengan Inter
Liga Inggris 19 Februari 2026, 22:09
-
Jadwal Pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026: Semua Laga Dimulai Pukul 20.30 WIB
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:15
-
Arsenal Tergelincir di Markas Wolves, Peluang Juara Premier League Terancam
Liga Inggris 19 Februari 2026, 21:14
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:10
-
Arne Slot Ungkap Kondisi Alexander Isak, Masuki Tahap Akhir Rehabilitasi
Liga Inggris 19 Februari 2026, 20:44
-
AC Milan Gagal Pangkas Jarak, Inter Unggul 7 Poin dalam Perburuan Gelar Serie A
Liga Italia 19 Februari 2026, 20:25
-
Milan vs Como, Davide Bartesaghi: Sudah Main Bagus, Tapi Ada yang Kurang
Liga Italia 19 Februari 2026, 19:14
-
Drama Milan vs Como, Allegri Siapkan Aksi Balasan: Bakal Saya Sleding!
Liga Italia 19 Februari 2026, 18:49
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Malut United 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:34
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs PSM 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
























KOMENTAR